BALAS DENDAM

BALAS DENDAM
17


__ADS_3

Selesai sarapan mereka kumpul di ruang tengah


"Jadi apa rencana selanjutnya sa"


"Gua udah suruh mafio buat bawa oliv ke markas"jawab alexsadi


"Jadi lo mau siksa tu anak pungut"tanya aldi


"Umm"


"Daebak ini ni momen yang gua tunggu tunggu" teriak aldi sambil nampol paha rio


"Ba*g*at sakit ogeb" geram rio,aldi cengegesan


"He he he sorry bro sengaja"dan ya mereka kejar kejar an yang lain geleng geleng.


"Sial gue gak bisa bebas sekarang gara gara vidio gue viral"oliv marah marah di dalam mobilnya,dipertengahan jalan yang sepi tiba tiba ada mobil yang melaju dengan cepat dan berenti langsung di depan oliv, buru buru menghentikan mobilnya dan oliv keluar


"Kamu bisa nyetir gak sih kalo gak bisa gak usah bawa mobil"marah oliv,dan 2 orang turun dari mobil,melihat orang yang baru turun oliv tiba tiba merasa takut dan was was


"Siapa kalian"tanya oliv


"Berisik"salah satu mendekat dan tanpa basa basi langsung memukul tengkuk oliv,setelah itu mereka membawa oliv masuk ke mobil.


Kevin,alexsa dan lainnya sampai di markas,mereka memakai topeng

__ADS_1


"Selamat siang king,quen"


"Umm"jawab kevin dan alexsa dengan sikap dingin


"King quen"sapa mereka


"Di mana"tanya alexsa


"Sudah di ruang penyiksaan quen"


Dan mereka pergi keruang penyiksaan,sesampainnya disana mereka melihat oliv belum sadarkan diri


"Ambil air,siram"perintah alexsa


"Sialan siapa yang nyiram gue"teriak oliv


"Siapa kalian,dimana ini dan kenapa gue di iket, lepasin gue, sialan kalian"lanjutnya


"Diam" bentak rio(rio lagi mode serius)


"Lepasin gue" oliv menangis karena saat ini dia ketakukan,sedari tadi dia melihat sekeliling ruangan dan di ruang ini terdapat banyak senjata dan alat penyiksaan.


"Lo mau lepas dari ikatan lo" tanya aldi dan dijawab anggukan oleh oliv


"Mimpi"jawab aldi sarkastik

__ADS_1


"Lo mau tau kenapa lo bisa berada disini biar gue kasih tau karna lo sudah bikin alexsa menderita lo sudah mengambil kebahagiaannya,lo sudah mengambil kasih sayang orang tua nya sampai sampai orang tuanya membenci nya dan mengusirnya"ucap kevin dengan nada tinggi


"Ha ha ha jadi Kalian suruhannya anak sialan itu" ucap oliv,rio yang mendengar ucapan oliv geram,rio menghampiri oliv dan langsung menamparnya tiga kali,plaakkkk plaakkkk plaakkk


"Sekali lagi lo ngatain alexsa lo akan merasakan benda ini"rio menunjukkan katana kepada oliv,oliv melihat katana yang dipegang rio pun langsung diam tidak berani bersuara.


Setelah rio kembali ke tempat duduknya,kevin ingin berbicara kepada adiknya sebelum dia berucap alexsa sudah berbicara terlebih dahulu


"Abang saja yang menyiksa esa lagi malas"jawabnya sambil memejamkan matanya,setelah mendengar ucapan adiknya kevin langsung berdiri dan berjalan menghampiri oliv,oliv yang melihat kevin berjalan kearahnya dengan membawa pisau lipat pun takut


"Mau apa kamu,jangan mendekat,pergi" teriak oliv


"Sstttt jangan teriak gue belum mulai permainannya"bisik kevin ditelinga oliv,badan oliv sudah gemetar sedari tadi


"Oke gue mulai dulu dari muka lo kayaknya perlu dikasih ukiran bunga" kevin langsung menggores pipi oliv dan menggambar bunga darah membaluri tubuh oliv,oliv teriak kesakitan


"Hentikan ku mohon hentikan ini sakit hiks hiks hiks"isak oliv


"Oh mau minta lanjut baiklah dengan senang hati"kevin langsung lanjut dengan menusuk nusuk telapak tangan,paha,dan terakhir telapak kaki oliv,oliv sudah tidak sadarkan diri


"Yah gak seru masak udah pingsan duluan sih" ucap aldi dan rio bersamaan dan 2k hanya mengangguk menyetujui


"Obati dia jangan sampai mati duluan" ucap alexsa kepada mafionya


"Baik quen" setelah itu mereka keluar dari ruang penyiksaan.

__ADS_1


__ADS_2