BALAS DENDAM

BALAS DENDAM
Hutan gelap


__ADS_3

Angela bangkit mencari jasad ke dua orang tuanya!!


Berlarian berjalan menuju kamar raja.


Di tengah jalan angela bertemu dengan pelayan setia beserta sahabat kecilnya yang bernama cici.


"Tuan putri" panggil cici dengan bahagia karena angela masih hidup.


Angela memeluk cici "terimakasih! Karena kamu masih hidup" ungkap angela dengan senang bercampur haru!


Cici "hamba lebih bahagia, karena tuan putri masih hidup!".


Angela "kita sudahi dulu pembicaraan ini! Ayo bantu aku mencari jasad ke dua orang tuaku" pinta angela.


Cici dan angela berlarian menuju kamar raja!


Saat sampai di kamar tubuh angela kembali lemas cici membantu angela agar tidak jatuh!


Pengawal kerajaan ingin membawa ke dua orang tua angela.


Namun, angela menghentikan nya.


"aku mohon biar! Aku saja yang mengubur ke dua orang tuaku!".


"baiklah" suara pria yang berasal dari belakang angela.


Angela membalikan tubuhnya. Ternyata suara itu adalah suara kai!


Mata angela memerah, menatap kai se akan ingin menancapkan pisau ke jantung kai!.

__ADS_1


Kai memiringkan senyumannya!


"Kenapa? Kau menatap ku seperti itu! Aku sudah baik mengizinkanmu, dan iya! Ambil ini!".


Kai melemparkan kunci jimat ke tangan angela.


"itu adalah kunci untuk masuk ke hutan gelap! Aku rasa sebaiknya kedua orang tuamu di kubur di sana! Dan ini hanya untuk sedekah!".


Setelah selesai berbicara kai pergi keluar kamar.


Cici : tuan putri sebaiknya kita ambil saja kunci itu! Dari pada menguburkan ke dua orang tuamu di sini yang penuh dengan orang jahat!.


Angela : baiklah!


Beberapa pengawal membantu angela pergi ke hutan gelap.


Saat sampai di hutan!



Hutan nya sangat kering dan gelap.


Beberapa pengawal membuat obor api untuk meneranginya.


Tragedi yang tak pernah terjadi di hutan ini saat angela dan rombongan berada di tengah hutan hujan turun begitu deras.


"mungkin kah hujan ini turun seakan memberitahu kesedihan yang di rasakan angela".


Semua obor api mati.

__ADS_1


Untung saja cici membawa dua senter.


Jadi semua orang bisa melihat.


Dua pengawal kerajaan mulai menggali tanah membuat dua kuburan.


Angela menatap ke dua orang tua nya yang tidak bernyawa lagi! Di kehujanan angela membersihkan tubuh ke dua orang tuanya yang berlumuran darah!.


"ayahanda ibunda maaf karena putrimu hanya bisa mengubur kalian di dalam hutan gelap ini. Hujan telah turun mungkin saja hutan ini akan berubah menjadi hijau.


Istirahatlah dengan tenang! Aku berjanji akan membalaskan dendam kalian!"


⚡Duar! Suara langit memarah⚡


Angela menangis tiada henti. Air matanya tertutupi oleh aliran hujan yang berjatuhan.


Cici berusaha menenangkan angela "tuan putri! Sahabatku. Jangan tenggelam dalam kesedihan. Anda harus bangkit! Tersenyumlah aku mohon agar kedua orang tuamu pergi dengan bahagia"


Angela berdiri sambil tersenyum dan berkata "yah! Aku akan tersenyum, jikapun menangis tangisku karena diriku sendiri bukan karena mereka para monster! Aku tidak sudi mengeluarkan air mata untuk mereka bahkan setetespun tidak akan pernah kuberikan!".


Cici bahagia melihat tuan putrinya bangkit.


Dan pengawal segera menguburkan kedua orang tua angela.


Cici memandangi kedua orang tua nya yang di timpa tanah sedikit demi sedikit.


"selamat tinggal ayahanda ibunda istirahatlah dengan tenang, tunggu putrimu di surga aku akan menyusul kalian jika sudah waktunya".


Setelah selesai mengubur angela menaburkan biji mawar "tumbuhlah dengan indah dan segar, jika sudah tumbuh sebarkan ke haruman kalian". 🌹

__ADS_1


__ADS_2