
"Biar kami saja"ucap lauren dan disetujui oleh nyonya siska
"Tadi pagi oliv memang dengan kami pak,kami bertiga berkumpul ditempat kafe biasa buat kita bertemu dan disana kita tadi ngobrol ngobrol dan setelah 2 jam an oliv bilang mau pulang duluan dan setelah oliv pergi kami juga pergi,nah setelah pulang dari cafe kami belum dapat chat dari oliv lagi biasa oliv kalau sudah sampai rumah chat ke kami tapi hari ini tidak ada ,tapi kami kira mungkin oliv ketiduran" terang mauren
"Pak tolong cari anak saya pak saya mohon hiks hiks hiks"
"Baik ibu kami akan segera melakukan pencarian,apakah ibu mempunyai foto anak ibu"
"Yayaya saya sudah bawa pak"nyonya siska menyerahkan foto oliv
"Baiklah kami akan memulai pencarian"
__ADS_1
"Terimakasih pak kalau begitu kami permisi dulu" dan mereka keluar dari kantor polisi
"Tante yang sabar ya kita juga akan bantu buat cari oliv"ucap lauren
"Terimakasih ya nak kalian sudah mau membantu tante"
"Jangan bilang begitu tante oliv kan teman kami dan tante sudah kami anggap sebagai ibu kami" ucap mauren (mereka berdua anak yatim piatu)
"Tante hati hati di jalan" dan nyonya siska masuk ke mobil dia pergi dengan sopir dan dua pengawal yang mengikuti mereka dari belakang.
Kamar alexsa
__ADS_1
Saat ini alexsa sedang melihat vidio nyonya siska saat dirumah sampai di kantor polisi,yah alexsa meretas cctv di mansion abraham dan kantor polisi setelah melihat semuanya alexsa mematika komputernya
"Nama yang sama tetapi dengan nasib yang berbeda,lo punya orang tua lengkap tetapi tidak diakui dan hidup lo menderita setelah orang tua lo mengangkat seorang anak dan bodohnya lo mau saja diperalat sama anak angkat padahal lo yang seharusnya berkuasa,ya itu karna lo anak baik dan sudah terbiasa dimanja jadi tidak tau apa apa,baik boleh tapi jangan bodoh,tapi gue tetep bilang lo manusia bodoh" ucap alexsa
"Sedangkan gue hidup sedari kecil dengan abang karna orang tua gue meninggal,kami berfikir saat itu mungkin hidup kami akan terlantar dijalanan,tetapi kami bahagia karna saat itu tepat setelah 1 bulan kepergian orang tua kami,kakek dari pihak ayah datang membawa kami pergi mereka datang mencari kami karena mendapat kabar bahwa anaknya meninggal karena diserang oleh salah satu musuhnya,dan di italia itu kami dibesarkan oleh kakek dan nenek dengan penuh kasih sayang,ya walaupun kakek mendidik kami dengan cara exstrim dan tiada hari tanpa latihan,tetapi setelah kami besar kami sadar bahwa yang diajarkan kakek itu untuk melindungi diri kita sendiri,karena banyak musuh yang mengicar keluarga alexsander"ucap alexsa panjang
Setelah itu alexsa pergi ke ruang latihan pribadinya,esa memakai sarung tinju nya dan memulai memukul samsak
"Gue tidak berharap masih hidup,gue berfikir setelah gue membunuh orang yang sudah membuat mom dan dad meninggal gue bisa pergi dengan tenang tetapi gue masih diberi kesempatan untuk hidup lagi"alexsa emosi setelah mengingatnya sampai samsak sudah tidak berbentuk lagi (alexsa meninggal karena tertempak di bagian jantung tetapi sebelum dia mati dia menekan tombol aktif bom setelah itu mereka mati bersama karena ledakan bom)
Setelah menenangkan diri alexsa membersihkan tubuhnya dan mulai memainkan komputernya lagi.
__ADS_1