BALAS DENDAM

BALAS DENDAM
34


__ADS_3

"Tunggu bukankah kalian bilang jika aku menjawab pertanyaan kalian maka aku akan dibebaskan" ucap penyusup itu


"Itu R yang berbicara bukan saya" ucap kenan dengan santai


"Brengsek kalian menipu ku" teriak penyusup itu tidak terima


"Santai oke jangan terburu-buru kami akan melepaskanmu" Kenan mengkode mafio untuk melepaskan penyusup itu dan mafio langsung melaksanakannya,penyusup itu lega akhirnya dia lepas.


Setelah dilepaskan penyusup itu berjalan dengan tertatih menuju pintu keluar,tetapi sebelum dia mencapai pintu keluar terdengar suara dua tembakan


Dor dor


"Aaakkhhhh"teriaknya


"Apakah aku mengizinkanmu untuk keluar" ucap leo sambil mendekat ke penyusup


"Aa apa maksud kamu"


"Ya K dan R mengizinkanmu dilepaskan tetapi tidak melepaskanmu untuk kamu pergi dari ruangan ini" jawabnya


"Br*ngs*k kalian semua menipuku" teriaknya


"Menipu, tidak kami tidak menipu bukankah kami sudah mengabulkan permintaan mu untuk dilepaskan"


"Ikat kembali dia" lanjut leo


"Ja Jangan mendekat a a atau" ucapnya terbata bata


"Atau apa" ucap rio,mafio pun langsung membawa penyusup itu dan langsung di rantai lagi.

__ADS_1


Setelah penyusup itu dirantai kembali, kenan,leo dan rio pun bertatap tatapan, akhirnya kenan dan leo duduk kembali dan rio yang menjalankan penyiksaan.


"Mau apa kamu aku sudah memberi tahu apa yang kalian inginkan jadi lepaskan aku" "Bukankah tadi sudah dilepaskan kenapa meminta lagi"


"Baik kita mulai sekarang saja,kamu mau dari mana dulu umm" tanya leo,penyusup itu diam karna sedari tadi sudah takut.


Markas wolf


"Apakah sudah ada kabar dari A"


"Belum ada bos" jawab kepercayaannya


"Kita tunggu sebentar lagi jika tidak ada kabar anggap saja dia mati dan kita tetap lakukan rencana yang sudah kita buat" ucapnya


"Baik" setelah itu bos pergi.


"Sepertinya jari mu bagus boleh juga" ucap leo


"Baik" mafio yang disuruh pun lalu mengambil meja,setelah di depan penyusup itu kedua tangannya diletakkan di atas meja, penyusup itu ketakutan dan dia memohon untuk dilepaskan


"Mari kita mulai dari jari tangan kanan"


"Mau kamu apakan jari ku lepaskan br*ngs*k" teriaknya,setelah melihat benda yang di pegang leo dia sudah mulai menebak


"Jangan ja.." sebelum dia menyelesaikan ucapannya


Tak tak tak tak tak


"Aaakkkkhhhh hentikan kum.."

__ADS_1


"Apa hem,kamu suka rasanya,mau lagi,baik akan aku kabulkan"


Tak tak tak tak tak


"Aaakkkhhh ba*ji*ga* kalian semua hentikan" teriaknya setelah kehilangan sepuluh jarinya.


"Mari kita lanjutkan lagi oke, kelihatannya kamu suka" ucap leo


Kevin,kenan,rio yang melihat tingkah laku Leo pun geleng-geleng kepala karena mereka sudah terbiasa dengan sikap yang sekenanya,alexsa hanya diam menyaksikan.


Tak tak tak tak tak tak tak tak tak tak


"Aaaaakkkkhhhhh ku mohon hentikan" ucapnya lemas


"Mau lagi oke"


Jleb jleb jleb jleb


Ya leo menusuk kedua paha penyusup itu sebanyak empat kali,disaat leo mau melanjutkan dia berhenti karena mendengar ucapan alexsa.


"Selesaikan Sekarang waktu kita tidak banyak"ucapnya,Kevin dkk pun paham karena saat ini mereka juga harus bersiap karena markas akan diserang,leo pun paham dan langsung mengakhirinya


"Kamu selamat karena tidak mendapatkan penyiksaan yang lebih,Mari kita akhiri" Setelah itu Leo pun mengakhiri dengan memenggal kepala si penyusup itu


"Tida.."belum selesai penyusup berucap katana leo sudah mendahului memenggal kepalanya


Ddduuukkk


Kepala penyusup terpisah dari badannya dan jatuh tepat dihadapan rio.

__ADS_1


"Njirr leo sialan" maki rio,dan leo hanya nyengir di balik topengnya.


__ADS_2