BALAS DENDAM

BALAS DENDAM
33


__ADS_3

Di depan ruang penyiksaan terdapat para mafio yang berjaga


"Queen" sapa para mafio


"Mmm" jawab alexsa,alexsa tahu kevin dkk sedang mengikutinya di belakang jadi dia menunggunya


"King" sapa para mafio yang berjaga


"Mmm" jawaban yang sama denga alexsa,


Alexsa memasuki ruangan diikuti dengan kevin dkk ( mereka sudah memakai topeng)


"seperti biasa siram dengan air" ucap rio kepada mafio


"Baik laksanakan" jawab mafio


Bbyyuurrrrr


"Hah brengsek si..." sebelum penyusup itu mengucapkan kata selanjutnya dia melihat ke depan dan dia sekarang sadar bahwa dia saat ini tahanan, melihat mereka semua memakai topeng dengan hawa dingin penyusup itu bergidik ngeri,ntah mengapa dia merasakan bahwa hidupnya akan berakhir hari ini


"Bagaimana sampai mana mimpinya" tanya rio kepada penyusup itu


"Lepaskan aku"


"Mau lepas heh tidak semudah itu,sebenarnya bisa saja sih kamu bebas asalkan kamu menjawab pertanyaan yang akan kami ajukan" ucap rio

__ADS_1


"Benarkah kalau begitu tanyakan sekarang akan aku jawab" ucap penyusup itu dengan sungguh sungguh karena dia tidak mau mati dengan sia sia,disaat nanti dia bebas dia akan pergi jauh dari tempat ini


"Oh tentu,kalau begitu biar K yang bertanya denganmu" setelah rio selesai berbicara kenan maju kehadapan penyusup itu sedangkan yang lainnya hanya duduk menonton,jangan ditanya alexsa dan kevin mereka kalau tidak mood tidak akan mau berurusan dengan penyiksaan tetapi kalau lagi mood jangan harap selamat dari kesadisan mereka.


"Langsung saja siapa yang menyuruh kamu" ucap kenan dengan kejam


"Ituu..."


"Jawab atau" kenan berjalan mendekat ke arah penyusup itu dengan pisau kesayangannya,tiba tiba


Sreett sreett


"Akkhhh" kevin menyayat pipi sebelah kanan dan kiri


"Terlalu lama,jawab sekarang atau"


"Sudah berapa lama"


"2 hari ini" jawabnya


"Tugas apa yang ketua wolf berikan kepadamu" tidak ada jawaban dari penyusup


"Lama"


Srettt

__ADS_1


"Akkhhh jangan ku mohon aku jawab aku jawab" penyusup itu tersadar dan kesakitan karena telingannya terpotong bagian kanan


"Bukankah K sudah bilang lambat jawab tanggung resiko" ucap leo yang sedari tadi diam menyaksikan


"Baik,ketua meminta saya untuk mematai matai markas kalian dan kegiatan yang dilakukan serta meminta saya memberikan racun kemakanan para mafio"ucap penyusup itu dengan suara gemetar


"Apakah kamu sudah melakukannya" ucap rio dengan suara marah


"Be be belum saya belum melakukannya karna penjaga disini terlalu ketat" jawabnya


Kevin dkk merasa lega mendengar jawaban penyusup itu, karena penyusup itu belum sempat menaruh racun di makanan para mafia jika sampai itu terjadi maka kevin dkk akan mendapatkan amukan dari alexsa,


di saat mereka merasa lega mereka merasakan tatapan yang tajam dan mereka langsung tahu bahwa tatapan tajam itu berasal dari alexsa mereka bergidik ngeri


"Apakah ketua memberi tahu kamu jika tugas kamu sudah selesai maka apa yang akan mereka lakukan"


"Ya ya ketua sudah merencanakan bahwa setelah tugas saya selesai maka rencananya malam ini mereka akan menyerang markas kalian" jawabnya langsung karna takut telingannya akan dipotong lagi jika lambat menjawab


"Begitu ya,lalu bagaimana caranya kamu menyampaikan pesan kepada ketua kalau tugas kamu selesai"


"Dengan mengirim surat atas nama saya"


"Siapa nama kamu"


"Kode saya A"

__ADS_1


"Bagus karena kamu belum melaksanakannya dan sudah menjawab semuanya maka kamu akan mendapatkan penyiksaan yang ringan" ucap K dengan santai.


__ADS_2