Balas Dendam Nyonya Muda

Balas Dendam Nyonya Muda
Dendam yang mulai terbalaskan


__ADS_3

Zwetta sangat senang langkah balas dendam nya berhasil sekarang dia harus memastikan apakah Adrian telah melakukan hal yang diminta oleh Zwetta tapi sekarang masih bukan waktu yang tepat.


"Ma, Zwetta pulang dulu ya".Ucap Zwetta kepada Casella yang sedang duduk bersamanya di sofa.


"Zwetta kamu adalah istri Adrian jadi kamu berhak tinggal disini".


"Tapi aku lebih nyaman dengan kamarku yang ada di apartemen".Ucap Zwetta yang sengaja memancing Casella tentang kamarnya yang sangat buruk itu.


"Emm, kamu mulai sekarang tidur di kamar yang lain. Ayo mama antarkan! ".Ucap Casella kemudian melangkahkan kakinya. Sedangkan Zwetta mengikutinya.


'Yes berhasil lagi'. Gumam Zwetta di hatinya sambil tetap mengikuti Casella.


Casella membawa Zwetta ke sebuah kamar yang terletak di samping kamar Adrian.


"Zwetta mulai sekarang kamu tidur disini. Kamukan istrinya Adrian jadi kamu juga berhak atas rumah ini".


"Baiklah Ma. Berarti aku juga boleh ikut campur tentang urusan rumah ini".

__ADS_1


"Kamulah Nyonya nya. Baiklah Mama pulang dulu ya. Kalau ada apa apa hubungi Mama".


"Baik Ma, hati hati".


Zwetta kemudian masuk ke dalam kamarnya. Kamar yang rapi dengan kasur king size dan barang barang lainnya. 'Yah ini lebih mewah daripada kamarku yang dulu sewaktu menjadi Rachel'. Pikir Zwetta.


"O, iya bagaimana dengan Marry dan rencanaku. Aku membutuhkan Marry untuk rencanaku".


Kemudian Zwetta mangambil handphone nya dari tas miliknya. Dia menghubungi Marry lalu menyuruh Marry untuk kembali kerumah Adrian. Tapi bukan sebagai pelayan tapi sebagai asisten pribadinya.


Tubuh Zwetta sangat lelah dan hari sudah sore jadi dia memutuskan untuk membersihkan diri. Zwetta berendam di bathtub dengan aroma wewangian yang sengaja ia tuangkan. 30 menit kemudian Zwetta keluar dari kamar mandi kemudian pergi keruang ganti lalu memakai sebuah dress panjang berwarna merah maroon. Semua kebutuhannya sudah di siapkan oleh Casella karena dia memang berniat menyuruh Zwetta tinggal di rumah Adrian. Bahkan beragam perhiasan mewah juga tersedia disana. Zwetta tertarik lalu memakai anting dan kalung dari berlian. Kemudian ia menyisir rambutnya lalu menggerai nya. Ia hanya memakai krim wajah saja karena Zwetta yang sekarang tidak suka memaki make up berlebihan. Zwetta menatap dirinya di cermin yang sangat cantik.


Tok, Tok, Tok.


Suara ketukan pintu mengalihkan pandangan Zwetta dari cermin. Zwetta kemudian melangkah menuju pintu lalu membukanya.


"Marry kamu udah dateng".

__ADS_1


"Iya Zwett, kamu cantik banget".Ucap Marry yang terkagum kagum.


"Udah ah ayo masuk aku mau bicara! ".


Kemudian Marry ikut masuk ke dalam kamr Zwetta. Ia sangat kagum dengan desain dan interior kamar yang sangat elegan.Kemudian Marry duduk bersama Zwetta di sofa.


"Marr sekarang kamu asiaten pribadiku. Jadi sekarang aku lebih mudah melakukan rencana".


"Terus? ".Tanya Marry penasaran dengan apa yang akan dilakukan Zwetta.


"Ikuti aja rencanaku".Kemudian Zwetta mulai berkutat dengan handphone nya.


"Oh, yaudah aku mau ke kamar ku dulu".


"Iya".Jawab Zwetta sambil tetap fokus dengan handphone nya.


Marry keluar dari kamar Zwetta kemudian pergi ke kamarnya karena sekarang dia aaisten Zwetta jadi dia akan tidur di kamar yang lebih layak dari kamar pelayan.

__ADS_1


Sedangkan Zwetta tengah melihat lihat berita di media sosial.Dia menemukan berita tentang hancurnya perusahaan Darrel Davidson dan karir Kimberly yang merosot serta kehancuran kelurga Yocelyn. 'Bagus ini masih permulaan. Tapi keluarga Yocelyn tidak akan menemuiku karena mereka sudah tidak menganggap Zwetta. Jadi mereka tidak akan menghambat pembalasan dendamku'. Batin Zwetta sambil tersenyum senang. Karena dendam nya sebagai Rachel dan dendam Zwetta mulai terbalaskan.


__ADS_2