
Hari sudah malam. Adrian Almero Delano tiba dengan mobil mewahnya di rumahnya.
"Selamat malam tuan".Ucap asisten nya Eldon.
Tapi Adrian hanya memasang wajah datarnya dan melangkah memasuki rumahnya. Saat ia memasuki ruangan kepala pelayan lansung menyambutnya, ia adalah Brenda kepala pelayan yang sangat garang dan angkuh yang tunduk kepada Aldric.
"Selamat malam tuan".Ucap Brenda sambil memasang senyum terbaiknya.
"Apakah wanita hama itu telah pulang?".
"Tadi siang dia pulang bersama Marry kemudian pergi entah kemana bersama Marry belum pulang sampai sekarang".
"Hukum dia jika sudah pulang! ".
"Baik Tuan".
Kemudian Adrian pergi meninggalkan Brenda menuju kamarnya. Ia langsung pergi ke kamar mandi dan berendam di bath tub kemudian mengguyur dirinya di shower. Setelah itu dia memakai jubah tidurnya kemudian berbaring di ranjangnya.
Sementara Zwetta sedang menelusuri media sosial ia melihat berita berita tentang dirinya (Rachel) yang berisi tentang foto tidak senonohnya dan berita kecelakaannya. Banyak netizen yang menghina dan menghujatnya. Image dan karir nya telah hancur. 'Awas saja kalian aku akan balas dendam'.
__ADS_1
"Nona apa yang akan anda lakukan besok? ".Tanya Marry yang berbaring di samoing Zwetta karena Marry dan Zwetta tidur bersama.
"Kamu tidak perlu memanghilku Nona. Anggap saja aku temanmu".
"Baiklah aku akan memanggilmu Zwetta saja".
"Itu lebih baik.Dan untuk besok aku akan bekerja di kantor Alex aku masih 24 tahun dan aku dulu sudah lulus kuliah jadi aku akan berkarir sambil balas dendam. Dan untuk Rencana balas dendam masih belum sekarang kita akan mencari kesempatan".
"Ok, aku akan membantumu".Ucap Marry sambil tersenyum.
Marry adalah orang yang dapat di percaya. Dialah satu satu nya teman dan orang yang peduli kepada Zwetta. Ia sudah tidak punya kelurga jadi dia bekerja sebagai pelayan dan tinggal di rumah Aldric. Dia selalu membantu dan membela Zwetta saat Zwetta di tindas oleh Brenda. Brenda tidak berani berbuat macam macam kepada Zwetta ketika Marry berada bersama Zwetta.
* * *
Pagi yang cerah seorang pria tampan dengan tubuh atletisnya terbangun dari tidurnya. Adrian segera masuk ke dalam kamar mandi. Kemudian Memakai celana dan jas elegan yang menambah ketampananya. Kemudian ia keluar kamar dan menuju meja makan. Di sana sudah tersedia berbagai menu makanan. Aldric duduk di salah satu bangku dan langsung memulai sarapannya.
"Apa wanita hama itu sudah kau hukum? ".Tanyanya kepada Brenda.
"Dia belum pulang tuan".
__ADS_1
Adrian yang mendengarnya tak menghiraukan nya dan tetap melanjutkan sarapannya. Setelah sarapan Adrian pergi ke kantornya bersama supir dan asisten yang sudah menunggunya di depan rumah. Ia langsung masuk ke dalam mobil. Sang supir langsung melajukan mobil.
"Eldon segera cari tau kemana wanita pergi! ".
"Baik Tuan".
Kemudian Adrian telah sampai di gedung Delano group. Ia memasuki gedung dengan wibawanya. Semua karyawan langsung menunduk. Dan banyak karywan wanita yang berbisik bisik mengenai ketampanan Adrian
* * *
Sementara Zwetta baru bangun dari tidurnya ia langsung mandi ke mudian bersiap siap untuk berdandan. Ia memakai atasan dan rok yang elegan. Ia menggerai rambut bergelombangnya kemudian memakai make up tipis dan lipstik yang menambah kecantikannya. Ia kemudian menaiki taksi menuju perusahaan Alex yaitu Fulton group. Sampai di sana ia di sambut dengan senyuman para karyawan Zwetta kemudian menuju resepsionis.
"Apa anda Direktur Zwetta?".Tanya salah satu resepsionis dengan ramah.
"Iya".
"Mari ikut saya, saya akan menunjukkan ruangan anda".
Kemudian Zwetta mengikuti resepsionis tadi. Kemudian ia masuk ke ruangan nya dan mulai bekerja.
__ADS_1