
Langit mulai gelap menandakan malam. Zwetta keluar dari kamarnya sambil terus melangkah akhirnya dia memilih untuk pergi ke ruang makan.Kemudian dia duduk di salah satu kursi.
"Pelayan".
"Iya, Nyonya".
'Ada apa dengan pelayan ini tumben nya memanggilku Nyonya. Pasti ini karena Casella Delano'.
"Buatkan aku makanan! ".
"Anda mau di buatkan apa Nyonya? ".
"Emm, apa saja yang penting tidak terlalu berkalori".
"Baik Nyonya".
Pelayan tadi segera ke dapur membuatkan membuatkan Zwetta makanan. Sementara Zwetta menunggu di meja makan dengan sedikit jenuh karena makanan nya belum siap.
__ADS_1
Adrian turun dari lantai atas kemudian berjalan menuju meja makan. Kemudian duduk berseberangan dengan Zwetta. Zwetta hanya diam tak berkutik sekarang dia hanya menunggu makanannya karena lapar.
"Mulai besok berhentilah bekerja!".
Zwetta langsung menatap Adrian dengan jengah karena ia sedang malas berdebat karena dia sedang lapar.
"Memangnya kenapa, bukankah jika aku bekerja sama sekali tak mengganggumu dan untuk apa kau main memerintahku".Ucap Zwetta sedikit kesal karena Adrian menyuruhnya untuk berhenti bekerja.
"Bukankah aku suamimu jadi aku berhak memerintahmu".
Zwetta sudah tak tahan lagi. 'Heh suami sejak kapan dia mengakui dirinya sebagai suami Zwetta'.
'Wanita ini telah berubah tapi bukan berarti dia bisa membantahku'. Ucap Adrian dengan angkuh di hatinya.
*Adrian adalah pria dingin dan angkuh dia dinikahkan dengan Zwetta karena permintaan terakhir kakek Zwetta. Kakeknya Adrian dan kakek Zwetta adalah sahabat. Kakeknya Zwetta sangat menyayangi Zwetta karena dialah satu satunya cucunya dari putrinya mendiang ibu Zwetta. Kakek Zwetta sangat tahu jika cucunya menderita. Karena itu dia meminta sahabatnya yaitu kakeknya Adrian untuk menjaga Zwetta dan berharap jika Zwetta bisa hidup dengan bahagia. Kakeknya Adrian kemudian memutuskan untuk menikahkan Zwetta dengan cucu nya Adrian. Berharap Adrian bisa merubah sifat dinginnya itu. Adrian menyetujui keinginan kakeknya karena pada saat itu kakeknya sedang jatuh sakit. Semua orang tak menyukai Zwetta karena ia dianggap jelek itu karena Zwetta menyembunyikan rupa aslinya menggunakan sebuah riasan yang menampakkan rupanya menjadi sedikit jelek. Itu karena Ibu dan adik tirinya selalu mengancamnya bahkan main fisik kepadanya jika dia tidak menurut. Semua orang tidak hanya meremehkan Zwetta karena rupanya tetapi juga karena rumor yang mengatakan Zwetta tidak berbakat, bodoh, dan tidak modis. Adrian tidak menyukai Zwetta karena itu dia tidak menganggap Zwetta sebagai istrinya dia bahkan menyuruh Zwetta sebagai pelayan untuk tetap tinggal di rumahnya. Zwetta mau tidak mau tetap menerima karena dia sudah di coret dari daftar keluarga Yocelyn. Dia di tuduh merampas kebahagiaan adiknya. Karena adiknya iri Zwetta menikah dengan Adrian. Sebenaranya Zwetta tidaklah bodoh dia sebenarnya pintar dia selalu belajar tapi dia menyembunyikan semua itu lagi lagi karena Zwetta. Dan Zwetta sebenarnya juga berbakat dia pintar tentang bisnis dan dia juga pandai menyanyi. Karena itulah waktu Zwetta (Rachel) menyanyi waktu itu suara Zwetta sangatlah indah. Karena kepintaran Zwetta yang dulu ditambah kepintaran Zwetta yang sekarang hal itulah yang membuat Zwetta yang sekarang memiliki banyak ide. Dan sama sama memiliki dendam yang besar membuat Zwetta yang sekarang tak pernah takut dengan apapun asalkan dia punya cara.
_ kembali ke Adrian dan Zwetta _
__ADS_1
"Ck, kau mengatakan kau suamiku. Sejak kapan kau mengakuiku sebagai istrimu".Sindir Zwetta kepada Adrian.
"Kau berani kepadaku".Ucap Adrian dengan tatapan dingin.
Tapi Zwetta tak mempedulikannya penderitaan Zwetta yang dulu membuatnya sangat membenci laki laki di depannya.
"Untuk apa aku takut padamu. Lagi pula kenapa kau tak menceraikanku. Bukan kah itu rencanamu sejak awal".
"Tapi Jika aku menginginkan seseorang maka dia tidak akan lepas begitu saja".
"Gunakan kartu itu. Berhentilah bekerja atau aku akan membatalkan permintaanmu".
Adrian kemudian berdiri berbalik badan kemudian melangkah tapi dia berhenti ketika Zwetta mengeluarkan suara.
"Kau mengancamku. Tapi aku bukanlah Zwetta yang dulu. Aku bukan Zwetta Feren Yocelyn tapi Zwetta Feren yang tak lagi lemah seperti dulu".
"Terserah dirimu".
__ADS_1
Adrian kemudian melangkah pergi sedangkan Zwetta menunggu makanannya dengan kesal.