
Zwetta memulai pekerjaan nya bagi nya tidaklah sulit karena sebelum menjadi artis Rachel kuliah jurusan managemen dan bisnis. Hari sudah siang Zwetta akan pergi makan siang. Ia pergi ke restoran yang dekat dengan kantor. Ia memesan menu kemudian memakannya. Zwetta merasa ada yang memeperhatikannya sejak tadi tapi ia tidak tahu siapa. 'Dari tadi ada orang yang memeperhatikan ku terus.Tapi apa mungkin suruannya Adrian'.Setelah selasai makan Zwetta langsung membayarnya kemudian kembali lagi ke kantor. 'Jangan harap kamu mau menghancurkan karir ku Adrian. Aku bukanlah Zwetta yang lemah aku adalah Rachel'.
"Baiklah kita mulai permainannya".
Zwetta tersenyum kecil kemudian pergi ke ruangannya.
* * *
"Tuan dari penyelidikan saya. Nona Zwetta tinggal di apartemen kelas B di kawasan xxy dan dia bekerja sebagai direktur di Fulton group. Dan saya melihat Nona Zwetta merubah penampilannya".Ucap Eldon asisten Adrian.
"Dari mana dia mendapatkan uang? ".Tanya Adrian sambil fokus ke berkas berkas yang ada di meja nya.
"Kartu Gold atas nama Alex Fulton pewaris dari Fulton group.Dari yang saya tau Nona Zwetta dari dulu tidak mempunyai kenalan dan dia tidal pernah berhubungan dengan Alex Fulton. Tetapi setelah pulang Dari rumah sakit Dia pergi ke mall utama kemudian membeli apartemen menggunakan uang Alex Fulton".
"Jika tidak Karena pertemuan keluarga Aku tidak akan mencarinya.Antar aku Ke apartemen nya sore nanti! ".Ucap Adrian dengan wajah datarnya sambil terus fokus pada berkasnya.
* * *
Hari ayah sore Zwetta Pulang Ke apartemen nya.Dia segera membersihkan diri kemudian berganti pakaian dengan dress elegan yang memperlihatkan lekuk tubuhnya.
Marry sudah menyiapkan makanan Zwetta langsung duduk do sebelah Marry.
__ADS_1
"Sepertinya permainan Alan di mulai".Ucap Zwetta sambil meminum air putih.
"apakah terjadi sesuatu? ".Tanya Marry sambil memandang Zwetta.
"Adrian sepertinya menyuruh orang untuk menyelidiki ku. Pasti akan ada sesuatu, jika. tidak untuk apa dia mencariku".Ucap Zwetta cuek.
"Apa yang akan kita lakukan? ".Tanya Marry ke pada Zwetta sambil melahap makanan nya.
"Ikuti saja alurnya. Lalu kita akan menyusun rencana".
"Baiklah jika begitu".Ucap Marry sambil melanjutkan makannya.
* * *
Tok, Tok, Tok.
"Nona sepertinya ada tamu".
"Bukakan saja".Ucap Zwetta sambil mengerjakan berkas nya di laptop.
Kemudian Membukakan pintu dilihatnya. Adrian bersama Eldon.
__ADS_1
"Tuan Adrian dan Tuan Eldon ada apa ya?".
Tanya Marry dengan sopan.
"Apa Nona Zwetta ada? ".Tanya Eldon.
"Dia sedang mengerjakan berkas".Ucap Marry sambil ber akting sopan.
"Tuan sedang ada keperluan".Ucap Eldon kepada Marry.
"Baiklah silahkan masuk".
Kemudian Marry menemui Zwetta yang ada di kamar.
"Zwetta Tuan Adrian dan Eldon datang kemari".
"Baiklah aku akan menemuinya aku penasaran apa tujuannya".Gumam Zwetta kemudian keluar kamar.
"Ada keperluan apa kalian Mencariku? ".Ucap Zwetta dengan datar. Adrian dan Eldon memperhatikan penampilan Zwetta yang bak model. Eldon kagum tapi Adrian hanya memasang wajah datar nya karena merasa tidak tertarik dengan Zwetta.
Adrian memberi isyarat agar Eldon keluar. Eldon menuruti perintah tuan nya.
__ADS_1
"Pulanglah ke rumah akan di adakan pertemuan keluarga ,jangan membuat masalah".Kemudian Aldrian pergi keluar apartemen. Ia menaiki mobilnya kemudian pulang ke rumahnya.
"Baiklah permainan akan di mulai Adrian Almero Delano. Nantikan kejutan ku".Ucap Zwetta sambil memasang smirk anadalannya.