
Hari ini adalah minggu pagi yang cerah. Kanz memasukkan goldie ke halaman rumah. Ia baru saja sampai dari rumah Nabil saat waktu telah menunjukkan pukul 09.00 WIB.
Kanz masuk ke dalam rumah, suara ramai terdengar di ambang pintu. Sepertinya anggota keluarganya sedang berkumpul.
Benar saja, Kanz mendapati TJ, kakaknya, sedang berbincang dengan papanya di ruang tengah. Kanz pun menyalami mereka.
"Udah pulang aja lo Kanz. Gimana disana, betah?" tanya TJ
"Pasti betah dong, kan menikmati kebersamaan dengan sahabat tercinta." jawab Mr. Udin
Kanz duduk di sebelah kakaknya.
"Kenapa wajah lo kusut gitu, Kanz?" heran TJ
"Capek doang." jawab Kanz sembari merebahkan tubuhnya.
"Habis lari maraton lo?"
"Si goldie yang lari bukan gue."
"Trus napa lo yang capek?"
"Kan gue sama goldie ada ikatan batin. Ya gue ngerasain apa yang dirasain goldie."
"Iyain aja dah."
"Udah, kalian jangan berteman mulu. Capek papa dengerinnya, ngak ada akur-akurnya." potong Mr. Udin
"Berantem pa bukan berteman." sahut TJ cepat
"Yaudah, papa tinggal ke depan dulu mau ngopi." sahut Mr. Udin yang kemudian mulai melangkah pergi
Baru beberapa langkah, Mr. Udin membalikkan tubuhnya kembali menatap kedua putranya.
"Tedjo, jangan lupa kasih klepon ya. Kasian dia kayaknya lapar." suruh Mr. Udin lalu pergi
"Iya pa." jawab TJ cepat
"Yaudah, lo disini aja dulu istirahat." suruh TJ
"Hm." jawab Kanz singkat
"Istirahat bukan main game."
"Hm."
"Ham hem ham hem. Bisu lo?"
"Ribet amat ngomong sama titisan Dajjal."
"Yeee, elu Dajjalnya."
"Udah sono lu, ganggu gue aja."
"Gue balikin lo ya ke neraka."
"Berisik lo!"
"Gue tabok juga lo."
TJ melayangkan bantal yang berada di sofa ke arah wajah Kanz dengan keras. Kemudian bergegas pergi meninggalkan Kanz.
"ANJAYANI!!" teriak Kanz
TJ tak mempedulikan teriakan Kanz, dia tetap berjalan pergi menuju halaman belakang untuk memberi makan Klepon, kucing jantan kesayangan keluarganya yang berwarna oyen.
"Ponn...Klepon, makan sini pon."
Begini lah keluarga Koplak yang terdiri dari empat orang. Yaitu Mr. Udin Alexander sebagai kepala keluarga, kemudian anak pertamanya bernama Tedjo Razkial Geovano (TJ), lanjut anak keduanya bernama Kanz Marziel Axel (Kanz) dan anak bungsunya bernama Mauretta Aylendra Syafa (Eta).
Mama Kanz sudah lama bercerai dengan Mr. Udin, kini mereka hanya tinggal berempat saja. Tidak ada niat mamanya untuk bertanya bahkan datang menengok keadaan anaknya, ada yang bilang beliau sudah bahagia bersama keluarga barunya.
...----------------...
Pagi ini, Kayla hendak mengisi waktu luangnya untuk membaca beberapa buku yang dibelinya kemarin. Namun rencana hanya tinggal rencana. Karena, tak lama setelah niat itu muncul, Kirana menyuruhnya untuk menemaninya belanja di Alpaido.
Mereka pergi kesana dengan membawa mobil karena cuaca hari ini memang sedang panas sekali. Jarak Selama di perjalanan, mereka sibuk berkaraoke ria dengan diiringi musik dari audio mobilnya. Tiba-tiba Kayla teringat akan suatu hal.
"Ma, jangan marah ya." tanyanya dengan ragu
"Kamu mau ngomong apa?" jawab Kirana dengan lembut.
"Emm..itu ma, tapi mama jangan marah dulu."
"Kamu mau ngomong apasih Kay."
"Emmm... Anu ma, tupperware Kayla ketinggalan di kampus hehe." jawabnya dengan ragu
"Oh, iya gapapa. Besok diambil ya." jawab Kirana dengan lembut
"Mama ngak marah?" heran Kayla
"Engak Kay."
"Seriusan? ini tupperware Kayla ketinggalan."
"Iya Kayla Anastasya, emang kenapa sih?"
"Sepertinya anda bukanlah mama saya."
"Kok gitu?"
"Seorang mama sejati, pasti akan marah ketika mendengar tupperware yang ketinggalan bahkan hilang."
"Trus mama ini apa?"
"Anda pasti waria kan?"
PLAKK
Kirana memukul dahi Kayla dengan agak keras. Membuat Kayla berteriak kecil sembari mengelus lembut dahinya.
"Sembarangan aja kalo ngomong."
"Ya maapkan ma."
"Kamu itu ada-ada aja."
Tak lama setelah itu mereka telah tiba ditempat tujuan. Tampak banyak kendaraan terparkir di depan toko, untung saja masih ada beberapa tempat yang kosong. Langsung saja Kirana memakirkan mobilnya, setelah itu mereka berdua bergegas keluar dan masuk ke dalam supermarket itu.
"Ma, beli susu yang banyak ya. Sama camilan juga, stok camilan Kayla udah abis."
"Iya sayang, tinggal ambil aja semau kamu."
"Yeaayyy, love you ma."
"Iya sayang."
Setelah selesai memilih beberapa barang yang dibutuhkan termasuk susu dan camilan pesanan Kayla. Mereka pergi ke kasir untuk membayarnya lalu bergegas pulang.
Sesampainya di rumah, Kayla segera mengambil empat kresek ukuran besar ke kamarnya. Apaan itu isinya? Sudah jelas susu dan camilannya. Dia segera memasukkan beberapa susu ke dalam kulkas berukuran sedang yang ada di kamarnya. Isi kulkas itu full dengan susu, tak ada barang lainnya. Dia memang suka sekali dengan susu, hingga tiada hari tanpa susu.
...----------------...
Waktu telah menunjukkan pukul 16.00 WIB pertanda hari sudah sore. Kayla yang sedari tadi pagi sibuk maraton film drakor akhirnya memutuskan untuk berhenti. Dia mengambil ponsel yang berada di sampingnya itu kemudian membuka beberapa pesan yang belum terbaca dan mulai membacanya.
Hani
| Kay, besok gue jemput lo ya
| Jangan lupa bawa tugasya Bu Desi
| On time ya, jangan ngaret
__ADS_1
^^^Kayla^^^
^^^Ada juga elu yang ngaret Han |^^^
^^^Iya gue tau, gue inget |^^^
...Squad Lucknut...
Bella
| Guys, besok kita kelas pagi
| Jangan lupa tugas mbok Desi
Alvaro
| Yaelah, napa musti diingetin sih
Nanda
| Lo mau dihukum, Saepudin?
Bintang
| Guys, gue lihat dong kerjaan kalian 😬
Hani
| Niru doang bisa lo, Tang 😴
Bintang
| Itu keahlian gue, Han
| Bakat terbaik gue
Bella
| Bakat kok Nyontek
| Bakat tuh yang biasanya kalo ada acara kita dapet juga
Alvaro
| Itu berkat Markonah
Ica
| Besok beneran harus datang ya?
Bella
| Kalau lo mau cari mati ya gak usah datang Caa
Rizki
| Kenapa harus pagi sih?
| Kagak bisa molor dong gue
Bella
| Biar lo bisa bangun pagi
Bintang
| @Kayla
| Kay, gue lihat dongg tugas lo
Zidan
| Nahh gue juga @Kayla
Aris
Bale
| Jastipnya kakak
Reta
| Gue titip Bal
Angga
| @Kayla
| @Kayla
| @Kayla
| @Kayla
| @Kayla
| @Kayla
| @Kayla
| @Kayla
Nadya
| Woi apaan dah
Angga
| P
| P
| P
| P
| P
| P
| P
| P
| P
| P
| P
| P
| P
| P
| P
| P
Hani
| Nggaaa!!!! gue tabok juga lo spam chat mulu 🖐
__ADS_1
Reta
| Pasti si Kayla lagi sibuk maraton drakor
Hani
| Sudah pasti
^^^Kayla^^^
^^^Apaan dah kalian rame muluk |^^^
^^^Ini apa-apaan pada tag gue |^^^
^^^Kalo pada mau nyontek sini ke rumah |^^^
^^^Kalo kagak ada, gue anggep gak ada yang mau nyontek |^^^
Angga
| Otw buk bos
Reta
| Tunggu gue
Bintang
| Meluncurr makk
Zidan
| Siap kesana beb
Aris
| Baik banget dah pacar gue
Bale
| Ikutan ah
^^^Kayla^^^
^^^Jangan lupa bawain gue susu |^^^
^^^Yang banyak |^^^
^^^Kalo dikit gue ngak mau |^^^
Zidan
| Oke beb
Aris
| Siyap yang
Bale
| Ashiiaappp
Reta
| Sudah kuduga ferguso
Bintang
| Asiapp makk
Angga
| Oke buk bos yang baik hati
Hani
| Gue ikutan lah tapi lo ajarin gue aja, Kay
^^^Kayla^^^
^^^Iye Han |^^^
^^^Aku tunggu para fans setiaku |^^^
Mereka akhirnya belajar bersama dirumah Kayla, yah lebih tepatnya untuk mendapat contekan. Setiap kali temannya ingin mendapat contekan dari Kayla, dia memanfaatkan itu supaya dia mendapat banyak susu untuk menambah stoknya.
...----------------...
Hani sudah tiba di depan rumah Kayla, dia menunggu gadis itu yang sedang sibuk memakai sepatunya.
"Yukk Han."
"Yukk."
Mereka segera pergi meninggalkan rumah Kayla dan menuju ke kampus. Yahh, walaupun dengan ogah-ogahan. Melihat wajah dosen itu saja sudah membuatnya merasa malas sekali apalagi jika harus mendengarkan materi yang diberikan.
"Kay, mampir ke taman dulu yuk?" Ajak Hani, melepas helm dan segera merapikan rambutnya yang sedikit berantakan
"Skuyyy lah."
"Jalan lo ngak bisa anggun dikit apa?"
"Ngak bisa Han. Gue nyaman kayak gini."
Tiba-tiba......
BRUKKK
"Woi!! Lo bisa jalan yang bener ngak sih? Main tabrak aja. Buta lo?" ucap Kayla dengan emosi
"Kayy!!" teriak Hani tidak terima dengan kata-kata yang terlontar dari mulut Kayla
"Ma..Maaf kak aku tidak sengaja, sedang buru-buru. Maafkan aku kak" ucap gadis itu seraya membungkukkan badan dan menunduk, tidak berani menatap Kayla
"Udah sana lu, gue maafin kali ini."
"Terimakasih kak..Maafkan aku, aku benar-benar sedang terburu-buru."
"Hem."
Gadis itu segera pergi meninggalkan mereka berdua. Hani tampak kesal dengan perlakuan sahabatnya itu. Kayla memang gila!! Bisa-bisanya dia berkata sekasar itu pada gadis yang tidak sengaja menabraknya.
"Masih gue pantau belum gue colok."
"Enakan juga cilok Kay."
"Jadi laper gue."
"Lo kalem dikit napa Kay, kasian tau anak orang."
"Yang bilang anak hewan ya siapa?"
"Lo barusan."
"Bilang apa?"
"Bilang-kan saja aku pada ibuku."
"Itu pulangkan dodol."
"Enak tuh dodol, gue jadi pingin."
"Daripada jadi makin laper, mending kita masuk kelas aja."
__ADS_1
"Hayuk lah."