Berawal Dari Halu

Berawal Dari Halu
Chapter 10


__ADS_3

6 Hari kemudian


Akhirnya taehyung hari ini di perbolehkan pulang tapi dengan syarat jangan terlalu kelelahan dan jangan terlalu banyak kegiatan fisik karena itu akan menghambat pemulihan kesehatan nya.


Tampak Seokjin dan jimin sibuk mengemasi barang-barang milik taehyung sedangkan jungkook dan taehyung sibuk pada makanan yang di bawa Seokjin sambil menonton ulang mv terbaru yang telah selesai mereka buat bersama.


"Lihatlah suga hyung sangat lucu di bagian ini" Kata jungkook.


"Iya kau benar, di bagian ini juga Seokjin Hyung sangat lucu, dan lihat ekspresi hoseok Hyung" Ujar taehyung.


"Jimin hyung tidak bisa diam" Kata jungkook dan mereka berdua pun tertawa bersama.


"Seperti nya kau sudah benar-benar sembuh tae" -jimin.


"Tentu saja, aku sudah merasa sangat sehat sekarang"-taehyung.


" Sudah selesai, ayo kita pulang " Ujar Seokjin.


"Apa sejin hyung yang akan menjemput, hyung" Tanya taehyung.


"Entahlah, seperti nya iya" Jawab Seokjin.


Tidak berapa lama kemudian sejin datang. Dan melihat barang-barang taehyung yang sudah tertata rapi.


"Apa kau sudah di perbolehkan pulang tae" Tanya sejin.


"Sudah hyung, jadi ayo kita pulang sekarang" Ujar taehyung bersemangat.


"Baiklah, ayo. Tapi aku harus menghampiri seseorang dulu, apa kalian  mau ikut" Tanya sejin.


"Siapa hyung" Tanya jungkook.


"Seseorang yang akan membantu ku" Ujar sejin.


Mereka pun  hanya diam dan mengikuti langkah sejin menuju ruangan seseorang yang di maksudnya.


Setelah tiba di sebuah pintu ruang rawat inap seseorang sejin segera masuk di susul oleh anak asuhnya.


Dan di hari yang sama, ternyata shara juga di izinkan pulang juga dan ruangan yang di datangi oleh sejin adalah kamar rawat shara. Kemarin malam sejin berjanji akan mengantarkan nya pulang, namun sekarang jam sudah menunjukan pukul 10.57 kst, sejin belum juga datang. Dan hal itu membuat shara kesal, karena diam-diam shara menaruh hati pada sejin. Tak berapa lama kemudian,,,


"Apa kau sudah membereskan semua barang mu" Tanya sejin pada shara yang sedari tadi hanya melamun.


Gadis itu nampak sedikit terkejut karena sejin datang tiba-tiba seperti itu.


"Sudah, kenapa oppa lama sekali" Tanya shara.


"Maaf, tadi aku harus menjemput anak asuh ku dahulu, tidak apa-apa kan kalau pulang bareng mereka" Tanya sejin.


"Tak apa" Jawab shara.


"Seharusnya kau tak perlu repot-repot menjemput kami sejin-ah"-mina.


" Tidak masalah ajhuma, lagi pula nantinya shara akan bekerja bersamaku" -sejin.


"Apa sudah siap semua, kalau sudah ayo kita pulang sekarang" Ajak sejin.

__ADS_1


Mereka pun pulang bersama,  sejin terlebih dahulu mengantarkan shara dan Ibu nya ke rumah mereka baru setelah itu mengantarkan Seokjin, jimin, taehyung dan jungkook kembali ke dorm.


"Terima kasih banyak sejin-ah, sudah mau mengantarkan ku dan shara ke rumah" Ujar mina.


"Tidak masalah ajhuma, kalau begitu kami pamit dulu"-sejin.


" Hati-hati di jalan sejin-ah" -mina.


"Iya ajhuma, kau istirahatlah shara, lusa kau sudah mulai bekerja"-sejin.


" Iya" -shara.


Sejin, jimin, jungkook, Seokjin, dan taehyung pun pergi meninggalkan shara dan ibu nya yang memandangi mobil yang mereka tumpangi hingga menghilang dari pandangan mereka.


Tanpa mereka sadari, sejak mereka keluar dari rumah sakit, ada seseorang yang mengikuti mereka dan sekarang orang itu tersenyum penuh arti memandangi shara dan ibu nya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Kehilangan seseorang yang di sayangi untuk kedua kalinya bukan lah hal yang mudah. Seperti apa yang di rasakan oleh seorang pemuda pemilik kedai ayam goreng, yang baru beberapa minggu yang lalu kehilangan adik perempuan satu-satunya.


Setelah bertahun-tahun membesarkan adik nya seorang diri tanpa orang tua, bukan lah hal yang mudah bagi hansol untuk menerima kenyataan yang begitu membuat hati serta jiwa nya terguncang. Dirinya meresa gagal menjaga adik perempuan satu-satunya.


Bertahun-tahun memilih hidup sendiri bersama adik nya tanpa orang tua, menjadikan hansol sosok kakak yang begitu sayang dan lebih memperhatikan adiknya serta memiliki kewajiban memenuhi segala kebutuhan dan melindungi adiknya.


Sudah lama orang tua nya hilang entah kemana, menelantarkan hansol dan adik nya begitu saja tanpa memberi kabar, jangankan kabar menjenguk mereka dikala sakit pun tidak.


Hansol begitu menyesal karena membiarkan adiknya pergi sendiri malam itu. Kala itu kedai yang sudah lama ia kelola dari hasil jerih payahnya sendiri itu tengah ramai pengunjung, jadilah diri nya tidak bisa menemani adiknya pergi ke acara ulang tahun yang di adakan temannya.


"Apa yang kau lakukan" Tanya seseorang yang baru saja datang sambil merampas botol soju yang ada di tangan hansol.


"Sudah jangan minum lagi, kau sudah mabuk berat" Ujar seseorang itu.


"Apa kau sudah gila, kau bisa saja mati kalau setiap hari seperti ini" Ujarnya lagi.


"Ayo kita pulang" Ajak orang itu sambil menarik tangan  hansol.


"Aku merindukannya" Ujar hansol sambil menitikan air mata tapi setelah itu tertawa seperti orang stress.


"Kau tak boleh seperti ini terus, kau harus bangkit, kau masih punya aku yang bisa kau jadikan tempat berbagi cerita" Ujar jongsuk.


"Aku merindukan yerin" Isak hansol.


Jongsuk pun merengkuh sahabatnya dan tak memperdulikan apa kata orang yang melihat mereka berpelukan.


"Sudahlah, kau harus bisa merelakan yerin, yerin juga pasti akan bersedih melihat kau seperti ini"-jongsuk.


" Kenapa orang itu tega membunuh yerin" Ucap hansol kembali terisak.


Melihat sahabatnya yang tengah bersedih seperti itu, jongsuk hanya bisa menenangkan dan memberikan semangat.


Setelah beberapa saat, hansol tertidur karena keadaannya yang sudah mabuk berat di tambah lelah karena terus menangis.


Akhirnya jongsuk lah yang rela di repotkan untuk mengantarkan hansol pulang kerumahnya dan menemani hansol.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


"Shara kau mau pergi ke mana, ini udah terlalu larut malam" Tanya mina yang melihat putri semata wayang nya pergi meninggalkan rumah.


"Aku akan pergi sebentar eomma"-shara.


" Tapi ini sudah terlalu larut" Tanya mina.


"Hanya sebentar eomma"-shara.


" Memangnya kau mau pergi kemana nak" -mina.


"Menemui hansol oppa""-shara.


" Apa tidak bisa besok saja,,, " Belum sempat mina menyelesaikan ucapannya, shara sudah pergi keluar rumah begitu saja, tak menghiraukan perkataan ibu nya.


Sedari tadi perasaan shara memang tidak enak, dirinya terus saja memikirkan hansol. Entah ada tarikan apa yang membuat shara nekat malam-malam keluar rumah hanya ingin melihat keadaan hansol.


Bekerja bersama hansol lebih dari tiga tahun, membuat shara begitu dekat dengan hansol. Bahkan shara sudah menganggap hansol seperti abangnya sendiri.


Selang beberapa menit kemudian, shara tiba di kedai ayam goreng milik hansol, tapi kedai itu sudah tutup.


"Tidak biasanya hansol oppa menutup kedai secepat ini, biasanya lewat tengah malam pun masih buka" Gumam shara.


Berberapa saat hanya berdiri di depan kedai, shara pun memutuskan untuk melihat kerumah hansol.


Karena jarak antara kedai dengan rumah hansol dekat, shara memilih berjalan kaki saja. Saat dirinya melewati sebuah toserba dekat rumah hansol, shara berinisiatif membeli beberapa cemilan untuk di bawa ke rumah hansol.


Saat memasuki toserba shara tidak sengaja menabrak seseorang dan membuat barang belanjaan yang di bawa orang itu terjatuh.


"Maaf, maafkan aku tidak melihat tadi" Ujar shara.


"Tidak apa-apa" Kata orang itu.


Setelah selesai memungut barang-barang yang terjatuh shara membungkukkan badannya untuk minta maaf pada orang yang tadi dirinya tabrak.


"Tidak masalah"


Shara pun menegakkan badannya dan melihat orang yang tadi di tabrak nya, dan


"Kau,,, "


TBC


Note: Toserba: kurang lebih kaya minimarket.


Menurut kalian gimana nih part kali ini?


Beri pendapat kalian.


Jangan lupa follow, read, vote and comen.


Gw minta maaf kalau ada yang typo, itu bukan suatu unsur kesengajaan melainkan jari gw yang ayan😌. Atau alur cerita nya yang mulai amburadul dan kata-kata nya banyak yang nggak nyambung.


Jangan lupa tinggalkan jejak readers-nim🙆💜


Tetap jaga kesehatan all💜

__ADS_1


Oh yaa, jangan lupa mampir ke lapak sebelah " Ternyata ayahku seorang Mafia" Yaa guys.


__ADS_2