
"Jadi, ada yang sengaja ingin mencelakai taehyung" Tanya jimin.
"Yaa begitu lah, sudah beberapa hari ini aku berusaha menyelidiki siapa dalang di balik semua ini, tapi belum ada juga tanda-tanda bahkan orang yang ku curigai adalah orang yang salah. Permainannya begitu bersih, tidak ada jejak sama sekali" Ujar sejin.
"Kami juga akan membantumu mencari tau semua ini hyung" -jimin.
"Jangan, ini terlalu beresiko untuk kalian, biar aku saja yang menangani semua ini"-sejin.
" Tidak bisa begitu hyung, kalau di biarkan berkeliaran begitu saja terlalu lama, nanti pasti akan ada korban lainnya yang jadi sasarannya " -Yoongi.
"Wahh,,, ternyata kau juga bisa bicara panjang hyung" Tanya jungkook meledek hyung kulkasnya itu.
"Ini bukan waktu nya bercanda jeon" Ujar Yoongi.
Yoongi memang terkenal dengan sosoknya yang dingin, tapi dirinya tidak ingin ada adiknya yang terluka. Walaupun terlihat cuek, sebenarnya Yoongi adalah sosok yang penuh perhatian, dirinya mengungkapkan kasih sayang dan perhatian nya dengan caranya sendiri.
"Maaf hyung"-jungkook.
"Baiklah, karena ini sudah malam, kalian istirahat lah. Nanti aku akan bilang pada PD nim untuk memberikan libur sementara waktu sampai taehyung benar-benar sembuh" -sejin.
"Terima kasih hyung"-NamJoon.
" Kalian istirahat, aku akan pulang sekarang. Terima kasih makanannya"-sejin.
"Hati-hati hyung" -Seokjin.
Setelah sejin pergi, mereka pun hanya diam termenung, larut dalam pikiran mereka masing-masing.
__ADS_1
"Apa kita akan diam saja" Tanya HoSeok.
"Kita tidak mungkin diam saja, tapi kita juga harus mematuhi apa yang sejin hyung katakan" Sebagai leader, NamJoon berkewajiban melindungi setiap member.
"Tapi kalau di biarkan, nantinya pasti akan jadi lebih buruk hyung"-jimin.
"Intinya kita tidak bisa diam saja" Ujar Yoongi sambil beranjak pergi menuju kamar nya.
"Lalu kita bisa berbuat apa" Tanya NamJoon.
"Sudahlah, kita pikir kan besok lagi. Kau harus banyak istirahat tae, ayo ke kamar" Menjadi hyung tertua, mengharuskan Seokjin tetap bisa bersikap lebih tenang dan menjaga agar adik-adiknya tetap akur.
"Iya hyung" Jawab taehyung.
"Ayo chim" Ajaknya pada jimin.
"Kau duluan saja dengan jin hyung nanti aku nyusul" Jawab jimin.
Setelah Seokjin dan taehyung masuk ke dalam kamar, tersisa NamJoon, hoseok dan jimin. Tadi jungkook pun sudah pergi ke kamarnya karena matanya juga sudah berat.
Hening untuk sesaat, mereka sibuk bergulat dengan pikiran mereka masing-masing dan menerka-nerka kira-kira siapa yang tega berbuat hal itu pada taehyung.
" Apa yang harus kita lakukan hyung"tanya jimin.
"Entahlah chim, jadwal kita sudah terlalu padat"-NamJoon.
" Tapi setidaknya kita bisa memanfaatkan waktu libur kita" -hoseok.
__ADS_1
"Tapi kita akan mulai dari mana" Tanya NamJoon.
"Oh ayolah, kau yang paling pintar di antara kami NamJoon-ah, apa IQ mu tidak bisa berjalan di saat seperti ini" -hoseok.
"Entahlah, ada saatnya aku akan menjadi yang terbodoh di antara kalian"-NamJoon.
" Sepertinya kita harus memeriksa CCTV ruangan itu" Ujar jimin.
"Ide bagus, sekarang kalian istirahat dulu, besok kita harus ke agensi" -NamJoon.
Mereka pun menuju kamar masing-masing dan mengistirahatkan tubuh mereka yang memang sudah sangat lelah.
TBC
Hy hy hy guysss,,,,
Sorry banget cerita ini dah lama nggak up soalnya mimin lg dlm masa-masa yang sangat MALAS heheh๐ jadi sorry banget kl ceritanya nggak ngefeel dan nggak panjang ๐ฉ๐ข
Menurut kalian gimana nih part kali ini?
Beri pendapat kalian.
Jangan lupa follow, read, vote and comen.
Gw minta maaf kalau ada yang typo, itu bukan suatu unsur kesengajaan melainkan jari gw yang ayan๐. Atau alur cerita nya yang mulai amburadul dan kata-kata nya banyak yang nggak nyambung.
Jangan lupa tinggalkan jejak readers-nim๐๐
__ADS_1
Tetap jaga kesehatan all๐
Oh yaa, jangan lupa mampir ke lapak sebelah " Ternyata ayahku seorang mafia" Yaa guys.