Berpindah Dimensi Ke 1000 Tahun Yang Lalu

Berpindah Dimensi Ke 1000 Tahun Yang Lalu
Chapter 5 ( orang terpenting )


__ADS_3

Kening Yuna mengernyit bingung, maksud nya dengan orang yang paling terpenting? petinggi, penasehat, atau panglima?


Yuna sudah membayangkan betapa sibuk nya ia saat sampai di istana nanti, tapi ia masih bingung dengan arti orang terpenting, apa maksud nya?


" maksud lo apa? orang terpenting? penasehat? jendral? atau panglima? "


Terlihat pangeran itu terkekeh geli melihat wajah bingung Yuna, Yuna mengernyit bingung.


" apa yang lo tertawakan? tidak ada yang lucu di sini "


Pangeran itu seketika berhenti tertawa.


" ehemm.. nama ku Xaiu liang, kau boleh memanggil ku Pangeran Xaiu "


Yuna mengangguk faham, lalu meyodorkan tangan nya untuk bersalaman.


" gue Yuna Lailana, You Can Call me Yuna "


Terlihat Pangeran Xaiu bingung dengan bahasa Yuna, sekali lagi Yuna meringis pelan menyadari bahwa saat ini dia sedang di masa kuno, maka orang orang masa ini tidak tau bahasa Yuna.


" aihhh.. gue ngerti kalian gk akan faham bahasa gue, ok.. Nama ku Yuna Lailana, kau boleh memanggil ku Yuna, apa kau sekarang sudah mengerti? "

__ADS_1


Pangeran Xaiu tersenyum, lalu mengangguk faham, semua orang yang melihat mereka tersenyum baper, sangat serasi dan menyilaukan.


Seperti layak nya Raja dan Ratu.


" bisa lo jelasin apa maksud orang yang paling terpenting? "


Pangeran Xaiu menggaruk kepala nya malu, ia tidak mungkin memberitahu kan maksud nya ini di hadapan semua orang.


" yang penting kau akan tidur dengan nyaman, menikmati keindahan istana, dan kau bisa kenal dengan ibunda Ratu dan juga Ayahanda Raja "


Yuna terlihat berfikir, kemudian ia tersenyum simpul, sudah cukup ia tidur di tikar kumuh itu lagi, saat ini ia hanya ingin merasakan kasur empuk seperti di jaman nya.


" baik.. gue akan ikut sama lo, asal lo jangan ngatur ngatur gue, dan memperbolehkan gue ke mana pun "


Tapi.. bagai mana dengan Xiu dan Xiaun? apa dia akan mengantar nya pulang dulu baru ikut bersama pangeran ini?


" tapi.. bagaimana dengan dua anak ini? bagaimana mereka berdua pulang, mau bagaimana pun mereka berdua juga masih kecil "


Yuna terlihat khawatir saat mengingat nasip dua bocil yang sedang berada di samping nya, mau bagaimana pun orang tua mereka sudah menyelamatkan hidup nya beberapa hari yang lalu.


" kau jangan khawatir, mereka berdua akan di antar oleh pengawal ku dengan selamat sampai di rumah nya "

__ADS_1


Yuna menghela nafas lega, lalu mengangguk. Tangan Pangeran Xaiu terangkat, menggenggam tangan Yuna lembut, lalu menbawa nya masuk ke tandu.


Semua orang yang melihat auto baper, mereka semua bersorak gembira melihat mereka berdua, Yuna sebenarnya mau berontak, namun karna banyak nya orang yang melihat mereka.


Membuat Yuna hanya bisa diam pasrah mengikuti Pangeran Xaiu masuk ke dalam tandu.


Setibanya di istana.


Yuna menatap bangunan kokoh itu dengan wajah datar, walau ia susah berada di istana, namun ia merasa risih melihat tatapan semua orang yang seakan akan ingin melucuti nya.


Sepertinya mereka tidak pernah melihat gadis cantik sebelum nya -.


" ayo "


Ucap Pangeran itu ingin menggenggam tangan Yuna lagi, tapi dengan cepat Yuna menyimpan nya kebelakang, seenak nya saja ingin menyentuh nya.


" Pangeran Xaiu, bisa kan pangeran tidak usah menyentuh tangan saya? saya tidak biasa "


Ucap Yuna merasa risih.


To be Cauntinyue..

__ADS_1


Salam Anatul 💕💕


__ADS_2