Berpindah Dimensi Ke 1000 Tahun Yang Lalu

Berpindah Dimensi Ke 1000 Tahun Yang Lalu
Chapter 7 ( apa apaan? )


__ADS_3

Yuna mendorong Pangeran Xaiu hingga pria itu mundur beberapa langkah, Yuna menatap tajam manusia di depan nya ini.


" gue, gk akan pernah menjadi milik lo! kalo lo macem macem? gue gk akan segan untuk bunuh lo! dasar cowok mesum gk tau diri! "


Yuna pergi dari hadapan Pangeran Xaiu dengan amarah begitu besar, saat ini yang ia ingin hanya untuk pergi dari istana itu.


Pangeran Xaiu menatap punggung Yuna yang mulai menjauh dari pandangan nya, ia tersenyum simpul, gadis itu lah tipe nya, ia merasa tertantang untuk mendapatkan cinta Yuna.


Di sisi lain.


Yuna berjala ke arah gerbang istana, untuk keluar dari sana, namun di hadang oleh penjaga setempat, Yuna menggerang frustasi.


Kalau ini di jaman nya, mungkin ia sudah menelfon bodygard nya untuk segera membakar istana ini sekarang juga.


Namun itu hanya angan angan, bukti nya ia terdampar di masa masa menjengkelkan nya saat ini, tahun kehidupan entah kapan yang ia pijak sekarang.


Kakek! hukuman yang kakek berikan ini sama sekali tidak lucu! ia aja gue mau di jadikan bini orang, emang segitu cantik nya ya pesona gue? heran gue!


" woy! minggir, gue mau pergi! "


" maaf nona, kami tidak bisa membiarkan nona pergi begitu saja, ini atas perintah pangeran mahkota sendiri nona "


Yuna memijat pangkal hidung nya mulai pening, ia harus berfikir agar bisa keluar dari istana terkutuk itu, ia tidak rela menjadi istri orang di jaman ini.

__ADS_1


Mommy.. Daddy.. Help me plisss... ( ^ -^ )


Di sisi lain.


Pangeran Xaiu sedang menatap wajah menyedihkan Yuna dari kejauhan, ia tersenyum penuh kemenangan, senyum miring terukir di bibir nya.


" kau tidak akan bisa pergi, karna kau akan selama nya menjadi milik ku "


Pangeran Xaiu memanggil seorang pelayan yang tak sengaja lewat di samping nya.


" iya pangeran, ada yang perlu saya bantu? "


" bawa gadis itu masuk ke dalam kamar nya, untuk istirahat "


Pelayan itu segera mendekar ke arah Yuna yang sedang berusaha keras untuk keluar dari istana, walau sudah malam, Yuna tidak menyerah untuk bisa pergi dari istana itu.


" maaf nona, segera lah ikut dengan saya untuk segera istirahat, ini sudah malam, segera lah istirahat "


Yuna terdiam, hati nya memberontak namun tidak bisa membohongi fisik nya yang sudah lelah memberontak pergi.


Yuna mengangguk pasrah lalu berjalan mengikuti pelayan itu, saat Yuna ingin ke kamar nya, Yuna berpapasan dengan Pangeran Xaiu, Yuna melempar tatapan tajam kepada Pria itu.


Pangeran Xaiu tersenyum miring, setelah Yuna berlalu melewati nya, Xaiu terkekeh senang melihat wajah kesal Yuna yang sangat mengocak perut.

__ADS_1


Hahah.. Yuna.. Yuna.. kau gadis pertama yang berhasil menarik perhatian ku, pesona mu sungguh tidak main main


....


Skip


Keesokan hari nya.


Yuna masih terlelap di kasur nya, walau kasur yang ia tempati tidak seempuk kasur di jaman nya, tiba tiba Yuna merasa terganggu dengan banyak nya orang yang berisik dan berlalu lalang di depan kamar nya.


Yuna sangat sangat tidak bisa dengan keadaan itu, karna kamar nya dulu itu kedap suara dan anti nama nya kegaduhan.


Keluarga nya sangat disiplin lingkungan, atau pun gaya, dan cara bicara.


Yuna bangkit dari tidur nya, melirik sekeliling.


Kok gk ada jam sih!?


Grutu Yuna dalam hati, lalu segera berjalan ke kamar mandi untuk cuci muka.


To be Cauntinyue..


Salam Anatul 💕💕

__ADS_1


__ADS_2