Bintang persahabatan

Bintang persahabatan
episode 11


__ADS_3

, " ahaha apaan sih , " dea tertawa ,



" pak kamu belum mencari pembantu kan ? " tanya dea



" memangnya kenapa ? " tanyanya balik ,



" enggak usah mencari pembantu aja, aku masih sanggup melakukan pekerjaan di kantor dan dirumah, " jawab dea,,



" kamu yakiin , oh atau kamu hanya ingin tinggal denganku aja ( tersenyum ) , ok akan ku turuti inginmu ," ujar andra tertawa ,



" apaan sih , jadi orang jangan kepedean , " jawab dea malu ,



setelah itu ,dea pun berpamitan ke toilet ,, di jalan menuju toilet , dea berpapasan dengan seseorang, enggak tahunya ternyata dia temen sekolahnya dulu yang bekerja disana,



" eh tunggu , kamu dea bukan " tanya farel sambil berfikir ,



" iya , kamu farel ya ,temen sekolah di SMA , " jawab dea tersenyum ,



" iya kamu masih ingat aku , kamu juga bekerja di sini ya (akrab) , hehe " tanya farel ,



" iya aku bekerja disini, " jawab dea,



" wah bisa sering ketemu dong, kamu masih seperti dulu, cantik dan murah senyum , " ujar farel tersenyum



" ah apaan sih, ohya udah dulu ya aku mau ketoilet " jawab dea meninggalkan farel,



" oke sampai jumpa " farel menatapnya,



"( cinta pertamaku , yang dulu aku cintai , tapi tidak bisa aku miliki dulu, apa mungkin ini pertanda kalau dia adalah jodohku, mungki juga sih, ah .. yang penting aku mencoba aja , (tersenyum ))" batin farel ,,



sehabis dari toilet dea bergegas kembali ke ruangan , disana andra sudah menunggunya lumayan lama ,



"dari mana aja kamu " tanya andra



" ini dari toilet," jawabnya ,,



" kamu di toilet tidur ya, kok lama " tanya andra lagi,



" enggak tadi aku ketemu temen lama , jadi aku ngobrol dikit " jawab dea,



" cewek atau cowok , " tanya andra lagi,



" cowok , temen sekolah ku ," jawab dea,



" ( sepontan melihat dea ) cowok , , sepenting itukah cowok itu , sampai ngobrol begitu lama? "" jawab andra cemburu,


__ADS_1


" apa salahnya menyapa teman lama, walaupun dia bukan temen lama ku aku juga akan menyapa nya , walaupun enggak aku kenal aku juga akan menyapanya " jawab dea,



"oh begitu " andra nada marah,



" loh emang kenapa , kok kamu malah jadi marah gini , emang aku ngapain kok kamu jadi marah begini " tanya dea bingung.



" dasar cewek tidak peka sama sekali " ujar andra ,,



"terserah lah, lelaki memang aneh, " jawab dea santai,



waktu pun berlalu begitu cepat, mereka tidak saling mengobrol, karena kecemburuan andra yang membuat dea bingung ,



mereka pun keluar dari ruangan untul pulang, sesampainya di parkiran , farel berlari mendekati dea , hal tersebut makin membuat andra makin marah dan cemburu ,



" deeeea , kamu mau pulang ya " sapa farel tersenyum,



" iya aku mau pulang ( tersenyum ) , " jawab dea ,



andra yang melihat keakraban mereka makin tambah marah,



" aku antar pulang yaa " farel mengajak dea,,



"dea pulang bersamaku ( langsung memegang tangan dea ) , ayoo pulangg " jawab andra marah,




" iya udah , hati hati ya deea " jawab farel ,



andra membukakan pintu mobil untuk dea, mereka segera pergi,



""( apa hubungan mereka, mereka sedekat itu kah, atau hanya antara bos dan karyawan, tapi selalu datang dan pulang bersama )" batin farel bertanya tanya dalam hati




sesampai di rumah ,



" kamu ini kenapa sih ndra , dari tadi kamu marah marah, aku salah apa sama kamu " tanya dea,



" dea sebenarnya kamu ini wanita seperti apa ( mendekat ,) , apa kamu ini enggak sadar kalau aku ini cemburu, apa kamu ini bodoh, " jawab andra marah



"(kaget ) apa maksutmu, " dea kaget,



"ya , aku menyukaimu, kamu ini wanitaku , jangan pernah kamu berfikir menyukai orang lain kecuali aku, aku tidak akan membiyarkan itu terjadi " jawab andra tegas



"aku bukan wanitamu, aku bawahanmu , " jawab dea,



" kamu wanitaku , kamu harus jadi wanitaku, jauhi farel, jauhi lelaki mana pun , kamu paham kan " andra tegas,


__ADS_1


" terserah lah " jawab dea meninggalkan andra ,



" kamu ingat jauhi mereka , aku bisa memberikan apapun yang kamu mau , " teriak andra,,



dea langsung kekamar, meninggalkan andra yang sedang marah, di dalam kamar dea berbicara sendiri ,



" kenapa sih itu orang, selalu menang sendiri, cuman ngobrol sama orang aja tidak boleh, semua yang aku lakukan salah , apa memang aku di takdirkan untuk tidak memiliki teman , , tapi lucu juga orang yang dingin seperti dia bisa merasa cemburu , cemburunya kelihat banget lagi (ketawa) , oh ya ... besok kalau aku ketemu farel aku harus bagaimana , apa aku pura pura tidak melihat, apa aku harus menghindarinya, ah udah lah lihat aja besok, bikin pusing aja "



,keesokan harinya , mereka berangkat berkerja , sekali lagi andra menegaskan untuk dia menjauhi laki laki mana pun , sesampai di kantor enggak tahunya farel menunggunya di depan kantor , andra yang mengetahuinya langsung merangkul dea, dea pun hanya bisa pasrah,



"deaaa , kamu baru datang , aku sudah menunggumu lama " sapa farel.



" perlu apakah rel " tanya dea tersenyum,



andra menarik dea untuk masuk kekantor,,



" maaf rel , nanti aja , aku sibuk " jawab dea meninggalkan farel,,



andra melihat ekpresi dea langsung tersenyum,,



"kamu puasss kan " tanya dea sinis,



" tentu saja gadisku ( mengelus rambut dea ) , lakukan begitu terus '" jawab andra tersenyum,



tak lama kemudian, farel memasuki ruangan andra dan dea ,



" permisi pak, " sapa farel,



" ada apa , " jawab andra dingin,



" ini pak aku mengantarkan kopi untuk bapak dan dea " farel melihat kearah dea ,



"(menoleh) aku enggak minum kopi rel, tapi terima kasih, " ucap dea














__ADS_1


__ADS_2