
" hukuman yang harus kamu lakukan yaitu
kita berganti posisi, jadi kamu jadi pembantu selama sehari, dan aku menjadi majikan selama 1 hari, gimana ? " ujar ku (dea ) mehan tawa,
"woy maksutmu apa? aku jadi pembantu, kamu mau gaji kamu aku potong ?" andra nada marah dan teriak,,.
"heh K A M U , kamu sadar enggak, iti enggak sebanding dengan nyawaku, mau kamu aku laporim polisi , dengan kasus percobaan pembunuhan , aku yakin kamu di penjara pasti jadi gila.. " ujar dea dengan menunjuk muka andra..
" bu ... bu... bukan maksutku begitu , iya deh aku turuti mau mu ," jawab andra lemas dan kebingungan,
" aduh jika aku di penjara gimana dong, makan makanan enggak enak, tidur di lantai, terus muka aku hancur enggak kerawat, aku jadi enggak ganteng lagi dong," andra dalam hati.
" ahahahahahahaahahaha,,. oke kita mulai hukumannya hari ini juga, " dea ketawa lepass..
"cantik juga ternyata ini cewek kalau ketawa, Lumayan juga... eh kok aku mikir gitu sih, ada apa dengan ku " dalam hati andra sambil memukul kepala nya.
dea pun melihat tingkah anehnya, sejujurnya dea tidak tega, tapi mau gimana lagi, ini satu satunya cara biar dia bisa menghargai orang ,.
" anda sehat ? anda depresi kah dengan hukuman ini, jika anda keberatan , anda tidak perlu melakukannya, dan kita pura pura enggak kenal, beres kan ," ujar dea sambil meninggalkannya.
"dea tunggu " andra menggapai tangan dea
"kenapa " dea singkat.
"aku mau melakukannya " jawab andra.
__ADS_1
"oke. sekarang kami bersihin seisi rumah ini " suruhnya dea , menahan tawa karena berhasil mengerjainya..
" apaa.... baiklah," jawabnya lemas dan langsung meninggalkan dea ,
dea pun bersantai ,melihat majikannya menjadi seorang pembantu,
"bener kata orang ,kebanyakan orang kaya itu tidak tahu cara bersih bersih, ini buktinya andra mengepel aja seperti lantai di tumpahi air, bayangin aja berapa jam air itu kering.. hhhhhahaha , lucu banget liatnya, haha mana dia terpeleset lagi, dasar enggak bisa diandalin " dalam hati dea memata matai andra,
" kayanya seru jika aku membalas dendam andra ini " dalam hatiku,
" ada apa dea, aku ini baru ngepel tahu enggak sih " jawabnya teriak juga.
"emang aku peduli gitu, sekarang ini aku majikanmu, kenapa mau marah ? mau potong gajiku ? kamu mau masuk penjara" teriakku lagi dengan nada mengancam.
"eng .. eng... enggak dea , maksutku bukan itu " andra gugup.
"panggil aku non dea, " jawabku yang sok jadi majikan , ahahaha..
"baik non " jawabnya males.
__ADS_1
"ambilin aku air , aku haus" ujarku
"baik nona " jawabnya langsung pergi ,dan mengambil air,
"ini non airnya, '" menjulurkan air,
"oh maksutku air es ," jawabku meminta ganti ..
"tadi katanya ait, kok jadi air es , kamu mau balas dendam sama aku, ? " teriaknya dengan nada tinggi.
"kalau enggak iklas jangan sekali kali minta maaf, minta maaf itu B E R A T .." jawabku meninggalkannya.
"iya maaf, " andra menarik tanganku.
" hmmmmm... " jawabku singkat.
setelah itu andra aku kerjain ini itu enggak pernah protes sedikit pun, sampai sampai aku bikin dia marah tapi sama sekali dia enggak marah. ingin rasanya membuat dia marah, tapi tetap aja dia sabar, mungkin dia takut aku benar benar lapor polisi.. hehehe
__ADS_1