
"tidak ,aku beri kamu waktu 1 minggu jika tidak aku akan pergi dari hidupmu " dea mengancam
" (kaget) ba. . baik , aku akan lakukan , 1 minggu aku akan melamarmu," ujar andra,,
hari pun sudah hampir 6 hari , waktu tersisa 1 hari, tapi andra sama se.x tidak merencanakan pertunangannya , karena andra berfikir dea tidak akan meninggalkannya,
tapi di sisi lain dea sangat ingin pergii dari hidup andra , karena bagi dea buat apa memperjuangkan seseorang, tapi yang di perjuangkan malah seenaknya sendiri,
hari terakhir pun akhirnya tiba , andra masih tetap diam,
dan ketika dea berjalan di taman , dea di samperin seorang wanita, tidak di sangkat itu tunangan andra , dea yang mengetahuinya langsung bergegas meninggalkan wanita itu,
dea langsung balik ke rumah andra dan , , dea memutuskan untuk pergi, dan tak akan kembali kerumah itu, saat dea pergi andra masih berada di kantornya, ,
ketika andra sampai di rumah, dia masih belum menyadari bahwa dea pergi,
ketika andra menyadari, dia langsung lari ke kamar dan mencari di seluruh rumah itu, akhirnya andra melihat lemari dea yang kosong tidak ada barang apapun,
andra langsung mencari dimana mana dan menelpon dea , tapi alhasil Nihil,
"kenapa kamu pergi dari ku ,, kenapa kamu beneran tinggalin aku, aku janji akan melamarmu (menangis) ,aku beneran menyukaimu " teriak andra yang menyalahkan dirinya sendiri,
andra mencari dea sampai pagi, hingga andra ketiduran di mobil, 1 jam kemudian andra terbangun, dan melanjutkan pencarianya,
tak di sangka andra menemukan dea , dea yang sedang berjalan , membawa belanjaannya,
"(menarik tangan dea) sayang , kamu kenapa aja " tanya andra,
"(kaget) bukan urusanmu, lebih baik kamu pergi (melepaskan tangan andra) " jawab deaa
" (memeluk) tolong jangan pergi " ujar andra
__ADS_1
"(melepaskan) ,lepaskan , jangan ganggu aku, " dea berjalan pergi
"sayang , biarkan aku menjelaskan sesuatu " ujar andra,
"tidak ada yang perlu di jelaskan, tolong menjauh dariku, jangan ganggu aku , " ujar dea berlari pergi
" dea jangan pergi (mengejar) , aku akan melamarmu, aku janji " teriak andra,
dea yang berlari sangat kencang membuat andra tidak bisa mengejarnya ,
" deaa kamu dimana aku beneran serius melamarmu,aku ingin menikahimu, tolong keluarlah , tolong temui aku sebentar saja " teriak andra
tak di sangka ternyata dea bersembunyi di balik semak semak, dan dea secepat mungkin berlari meninggalkan andra ,
keesokan paginya andra di beritahu bahwa dea mengundurkan diri dari pekerjaannya , andra semakin terpuruk , semakin hancur ,
"lama lama aku gila dengan keadaan ini , bagaimana ini Tuhan , ini memang semua salahku, " ujar andra menyalahkan dirinya sendiri
panggilan dari dea
"hallo sayang,"
"andra aku mau mengundurkan diri dari kantor , dan aku ingin berpamitan , terima kasih atas tumpangan , aku mohon jangan hubungi aku lagi, dan jangan mencariku lagi , " ujar dea
" kamu ini ngomong apa , kenapa kamu berubah " tanya andra
" bukan apa apa, lebih baik kamu urusi aja tunanganmu, jangan urusi wanita lain " ujar dea
" tunangan ? maksutmu siapa, aku tidak punya tunangan " tanya andra,
"ternyata benar, lelaki itu memang bermulut manis , tidak mau mengakui bahwa dia sudah punya pasangan , suka obral janjin , " ujar dea
" kamu ini ngomong apa sihh, siapa tunanganku, " tanya andra,
__ADS_1
" verra , sekertaris mu, itu tunanganmu kan " ujar dea
" apa ?? mana mungkin , aku memang temenan sama dia sejak kecil, tapi bukan tunangan " jawab andra,
" terserah kami, aku tidak peduli , selamat tinggal" ujar dea menutup telepon
"tunggu ... hallo ... hallo" ujar andra
"kok dea bilang vera tunanganku, berarti ini semua karena verra , dasar wanita murahan itu , aku akan bikin perhitungan dengannya " teriak andra ,
sesampai di kantor andra langsung mencari verra di ruangannya,
" (membanting pintu) apa yang kamu ucapan kepada dea , hingga dea meninggalkanku ," teriak andra
"apa maksutmu , aku tidak tahu " jawab verra,
" dasar wanita gila, aku tahu rencanamu " ujar andra
" ohh kamu sudah tahu ya, ya memang ini mauku, aku ingin kamu dan dea berpisah , dan kamu kembali sama aku lagi, " teriak verra,
" kamu gila, tidak akan pernah aku kembali sama kamu , tidak akan pernah," teriak andra
" kenapa tidak bisa, apa aku harus bersetubuh sama kamu" teriak verra
__ADS_1