
tak lama kemudian hukuman amdra selesai, dan aku meminta maaf soal apa yang telah aku lakukan , andra bener bener biasa aja seperti enggal pernah terjadi apa apa,
"tuan , maafkan atas kejadian hari ini yaa " aku meminta maaf padanya.
' tidak masalah , bisakah kamu memanggilku andra ,enggak perlu pake tuan, " tanya nya.
" baik tuan , eh andra maksutku, ,.... " jawabku canggung.
" hahaha,.. kok jadi salting , padahal cuman aku suruh panggil namaku aja,' " andra tertawa lepas.
"apaan sih tuaan , eh andra maksutku " dea malu sampai pipinya merah,
" cie. malu ,,, hahaaha.. malu ya ciiee... " ejek andra kepada dea.
"brisik kamu , " dea meninggalkan andra,
" woy dea... aku lapar siapkan makan " teriak andra..
" iya aku siapin ," jawabnya singkat,.
setelah 15menit berlalu andra keburu sangat lapar, makanan juga belum selesai , akhirnya dia memutuskan untuk membantu dea memasak,
" sudah belum , aku ini sudah lapar, sudah serasa mau mati ini " teriak andra sambil berjalan mendekatinya.,
" sebentar tinggal masak sayur,'" jawab dea sambil memotong sayuran..
" sini aku bantu , " andra tersenyum dan mengambil sebuah pisau,
__ADS_1
" kamu yakin ,? yaudah ambil itu bawang merah, potong tipis yaa " jawab dea memberi bawang merah,
" ini urusan mudah ,hahaha " andra tertawa,,
dea juga ikut tertawa , kemudian andra baru setengah memotong bawang nya , dea melihatnya menangis , sontak aku pun kaget dan berlari mendekati andra.
" kamu kenapa ? jangan nangis, " tanyaku kebingungan ,.
" siapa juga yang nangis , hiks... hiks.. hiks.. "jawabnya mengusap mata,
" terus kenapa kok nangis ,' tanyaku lagi
" mata aku perih tahu enggak , kok aku motong bawang ,mataku sakit sih ," andra mengusap air matanya , dengan polosnya bertanya seperti anak 5 tahun , hahaha..
" makanya jadi orang tinggian dikit .. hahaha " ejeknya tertawa..
" kamu ini bawel banget, mau aku bantuin enggak sih, " jawabku sambil melepaskan peganganku,..
" hahaha.. jadi orang jangan mudah marah dongg , walaupun kamu kurang agak tinggi dikit tapi aku tetap suka kok ,, hehehe " jawabnya tertawa dan menatap aku, sambil menarik tanganku supaya memegang kepalanya dan meniup matanya.
" haaa .. maksutmu , " tanyaku malu.. sambil meniup mata
" kamu kenapa kok pipimu merah siih " tanyanya , tersenyum..
" apaan sih, udahlah ayo cepetan masak .. kamu udah laper kan ," aku melepaskan pegangan dan langsung melanjutkan tugas memotong sayur,,
__ADS_1
andra pun tersenyum melihatku , tatapan yang membuat ku dag dig dug derr ,, haha.. .
" woy bisa enggak siih enggak menatapku terus menerus , aku tahu aku cantik, jadi biasa aja natapnya , " teriakku,
andrapun yang tadinya melamun dan senyum senyum , sontak langsung berkedip dan kaget..
" iya memang kamu cantik, tapi sayang kurang tinggi ( tersenyum ) , tapi segini juga mau , asal itu kamu " jawabnya mendekati ku
,
setelah jawaban itu , andra menunduk dan kepala andra pas di depat muka , , aku mundur , menjauhi andra , tapi dia malah mendekatiku lagi, akhinya aku kabur, dan beralasan kekamar mandi, tapi sayang yang aki masukin bukan kamar mandii,. tapi...
__ADS_1