Blood Crown

Blood Crown
Chapter II : Dunia Dari Sisi Gelap


__ADS_3

Hawa nafsu dan keserakahan membuat orang-orang yang mengkhianati dan memanfaatkan satu sama lain, diantara orang-orang itu masih ada yang baik namun kebaikan harus tunduk pada kejahatan yang lebih besar sama seperti minoritas yang harus mengikuti hukum yang diciptakan mayoritas adapun minoritas yang bisa menciptakan hukum ialah kelompok yang memiliki pengaruh lebih besar namun juga mereka orang-orang yang memiliki dukungan mayoritas pada umunya ini disebut hukum yang dapat diatur oleh orang yang memiliki kekuatan dan pengaruh.


Beberapa orang mengatakan "Law is Money and Power" atau hukum hanya untuk orang-orang yang memiliki uang dan kekuasaan, orang yang memiliki uang dapat membayar hukum dan orang yang memiliki kekuasaan dapat mengatur hukum keduanya saling melengkapi orang yang memiliki uang adalah orang yang jelas memiliki kekuasaan sedangkan orang yang memiliki kekuasaan jelas pasti memiliki uang, oleh sebab itu orang-orang yang memiliki keduanya adalah orang yang mengendalikan arus hukum dan mereka juga yang membatasi orang untuk masuk dan menjadi bagian mereka.


Ini lebih atau sangat jelas, untuk mempertahankan kekayaan dan memperkuat kekuasaan mereka saling berpegangan tangan, adapun yang berbuat baik kadang hanya untuk mencari simpati dari orang lain namun dibalik bayang hanya ada sebuah kebohongan, manipulasi psikologis membuat orang-orang gampang terbuai oleh janji manis.


Mereka yang terbiasa akan tertanam didalam pikiran mereka bahwa apa yang dijanjikan akan ditepati seakan-akan itu sudah jadi hal biasa dan mereka membiarkan hal itu terjadi.


Politik dan manipulasi hal yang lumrah bahkan menjadi teman bagi lawan adalah hal biasa, satu naik satu turun itu tak masalah asalkan itu dari kalangan mereka, jika bangsawan satu membuat aturan tentang pajak maka bangsawan yang lain akan merevisi aturan itu, dan lagi pula tidak ada yang tau apa yang mereka buat.


Umunya Bangsawan yang tidak terlalu menguatkan kekuatan politik atau yang benar-benar membela rakyat diasingkan atau memiliki wilayah kecil, sedang bangsawan yang memiliki kekuatan yang besar namun ada dipusat kerajaan akan diberi sebuah kasus untuk membuat mereka jatuh, orang-orang pintar ditarik dan diperalat, masyarakat yang memiliki kemampuan dalam ilmu pengetahuan ataupun jago dalam politik karena cerdas mereka memiliki dua pilihan yaitu ikut dan bergabung dan menjadi jahat atau terpaksa dibunuh agar mereka tak berkembang.


Suatu wilayah akan berkembang jika orang-orang disana pintar namun orang-orang pintar akan membuat sebuah masalah jika kepintaran yang mereka miliki tidak dibatasi, sebab orang-orang yang pintar memiliki senjata yaitu kecerdasan mereka, oleh sebab itu bangsawan menyerap atau mengeliminasi mereka.

__ADS_1


Kekuatan bangsawan muncul dari pernikahan politik mereka menstabilkan kekuatan dan menyatukan kekuatan mereka bersama, dalam beberapa kasus kemungkinan seorang pedagang bisa lebih kaya dari pada seseorang bangsawan namun oleh sebab itu maka pajak akan ditingkatkan untuk pedagang yang memiliki nilai kekayaan dengan jumlah tertentu atau barang mereka hanya bisa dijual dengan jumlah tertentu untuk menekan bisnis mereka jika mereka melawan artinya mereka seakan berkhianat terhadap aturan yang dibuat.


Tujuh bangsawan utama adalah pengendali semua sektor mereka terlihat bermusuhan dari luar namun mereka berteman dari dalam, visi mereka hanya satu "The One Who Remains Who Gets It All" yang bermakna jika kamu bisa bertahan kamu bisa memiliki semuanya dan pernyataan itu benar semakin lama kamu berkuasa semakin tinggi apa yang kamu dapat dan semakin banyak keuntungan untuk penerusmu nantinya, oleh sebab itu anak-anak bangsawan diajarkan politik sejak dini ataupun disuruh belajar tentang arus perkembangan dan bagaimana cara mencari berlian diatas tumpukan debu.


Mereka yang bekerja dan memahami suatu konsep mereka adalah orang-orang yang tau arus dunia, para bangsawan selalu mengalikan semua hal apalagi mereka membuat sang raja muda sebagai boneka jadi mereka bisa melakukan apapun dengan leluasa, bagi mereka yang kaya emas tidak ada artinya namun dengan emas yang mereka selalu dapat dan miliki mereka bisa membuat pondasi dalan hirarki mereka.


Mereka orang-orang pintar yang tamak, bagi mereka apapun yang tak sejalan harus dihilangkan, "There is a lot of dust on the ground but there are also hidden diamonds" kata-kata yang selalu mereka ucapkan yaitu diantara banyaknya orang miskin yang bodoh akan terlahir orang yang pintar yang akan menghapus ketidak seimbangan oleh sebab itu bangsawan selalu membuat sebuah cela yaitu sebuah pendidikan bagi yang mampu untuk hanya mengambil mereka dan mencuci pikiran mereka dan menanamkan sifat yang tamak juga dengan cara itu maka mereka yang telah menjadi tamak dan egois akan selalu benci jika apa yang mereka punya diambil oleh orang lain.


Jika orang miskin terlahir dari tanpa sendok dan bangsawan terlahir dari sendok emas maka orang cerdas dan pintar terlahir dengan sebuah sendok berlian, orang cerdas dan pintar adalah orang yang manipulatif mereka selalu merasa diri mereka lebih pintar dan itu yang disenangi oleh bangsawan, bangsawan suka dengan sifat orang yang pintar dan cerdas oleh sebab itu orang-orang seperti mereka dikumpulkan di satu tempat untuk dikendalikan.


"Rules are made of the same people" aturan adalah bentuk hukuman dan peringatan yang diciptakan untuk orang yang sama, mereka yang membuat aturan hanya memedulikan apa yang sebenarnya baik untuk mereka namun tidak membuat orang lain curiga dengan apa yang mereka lakukan.


Sebuah kerajaan bisa hancur karena pemberontakan namun yang sebenarnya membuat hancur sebuah negara adalah orang-orang yang cerdas namun memakan bangsanya sendiri, apalagi dengan alasan hanya darah bangsawan yang bisa memiliki dan mengatur sesuatu, itu lebih menenangkan jika kamu bukan dari kaum bangsawan kamu akan tetap menjadi apa yang kamu kerjakan sekarang.

__ADS_1


Bangsawan membagi masyarakat menjadi beberapa golongan yaitu orang-orang yang berani untuk mengubah sesuatu dan orang-orang yang tidak berani untuk mengubah, bangsawan sengaja memihak beberapa orang-orang miskin untuk hanya membuat opini bagi mereka yang dibantu agar mendukung para bangsawan yang dimana jika suatu kerajaan memiliki keseimbangan yang sama maka tidak akan ada sebuah perubahan dikarenakan akan ada yang menolak dan tidak, namun jika di suatu kerajaan malah memiliki pola pikir sama maka sebuah ke seimbangan akan hancur, contohnya jika rakyat telah bersatu maka akan muncul yang mana "The power of the little ones" kekuatan ini akan menggeser minoritas yang berkuasa ,namun jika ada keseimbangan maka akan ada yang namanya "Many against few and few against many" Minoritas yang kuat akan menang melawan mayoritas yang lemah namun jika mayoritas yang kuat melawan minoritas yang kuat maka pemenangnya adalah mayoritas yang kuat, oleh sebab itu bangsawan membuat trik kebaikan agar orang-orang yang menerima kebaikan akan berfikir untuk tidak melakukan sebuah tindakan pemberontakan dan membuat orang-orang yang memili pola pikir untuk menjatuhkan bangsawan berfikir kembali dalam contohnya mereka akan berkata "Ternyata para bangsawan baik, pasti perlahan bangsawan baik akan mengubah semuanya", padahal dalam kenyataan bangsawan baik hanya sebuah kedok dari sebuah tipu daya.


Bangsawan juga mengumpulkan orang-orang miskin untuk dilatih menjadi anjing pemburu atau mengendalikan mereka untuk membuat sebuah teror kepada masyarakat yang lain dan ketika sebuah kerusakan datang maka bangsawan itu yang akan mengatasinya padahal apa yang mereka atasi adalah apa yang mereka ciptakan sendiri.


"Restricted speech rights" kekuatan ucapan memang kuat karena raja pertama adalah orang yang memiliki kemampuan yaitu memimpin seorang pemimpin memiliki kemampuan untuk berbicara ketika mereka memiliki kemampuan berbicara mereka memiliki kemampuan daya tarik ketika mereka memiliki semua itu maka orang-orang yang merasa apa yang ia lakukan benar akan mengikutinya dan jika kepercayaan telah ditanam sebagai bibit yang kuat maka apapun yang pemimpin itu katakan mau itu salah atau benar akan dianggap hal yang baik.


"Evil is self" kejahatan adalah diri sendiri yang bermakna seseorang yang diberikan kekuatan bisa bebas menggunakan kekuatan mereka adapun jika kekuatan yang mereka miliki dibatasi itu tidak mengurangi ataupun melemah kekuatan mereka yang mana itu hanya sebagai alibi bahwa mereka bisa dikendalikan padahal jika mereka memilih untuk melawan maka mereka tetap mampu untuk melawan oleh sebab itu kejahatan bisa muncul disaat ada kesempatan, ada sebuah cela, dan ada sebuah keinginan.


"Bad people are not from good people", orang yang baik akan tetap baik walaupun mereka disakiti dan orang yang jahat akan tetap jahat walaupun mereka telah bertobat hal ini telah dijelaskan, seseorang baru lahir telah diberi pilihan apakah mereka akan jadi jahat atau baik sejak kecil dalam makna apa yang mereka lakukan dulu akan tetap menjadi bagian mereka walaupun mereka telah bertobat, dan kebaikan apa yang mereka buat dulu adalah kebaikan yang akan tetap tertanam di diri mereka, orang jahat bukan muncul dari orang baik tapi orang jahat muncul dari orang yang memang telah milih untuk menjadi jahat dan orang benar-benar baik tidak akan menjadi penjahat.


""Weak is not an option but confinement to limit movement" orang yang lemah adalah sebuah kurungan bagi mereka yang tidak mau berusaha untuk bangkit, namun bagi orang yang kuat kelemahan itu adalah sebuah penyakit yang sangat berbahaya, kelemahan juga kadang bisa diciptakan sendiri dengan cara membatasi sebuah gerak dari mahluk hidup, umunya orang yang hidup tanpa ancaman akan menjadi lebih lemah ketimbang orang yang hidup dalam kecaman.


"People who don't have a business are people who like to find excuses." orang yang tidak mau bergerak dari zona nyaman mereka adalah orang-orang yang takut bahkan para bangsawan tidak pernah dalam zona nyaman mereka selalu dibayangi oleh orang lain dan mereka memiliki ketakutan dimana jika mereka berhenti bergerak mereka akan dimakan oleh orang lain oleh sebab itu posisi yang mereka dapat mereka akan menjaganya dan mencoba untuk membuat orang-orang yang dekat dengan posisinya untuk terjatuh, karena jika mereka lengah sedikit mereka akan digeser jatuh, oleh sebab itu menjadi kuat dan memiliki kekuasaan bukan hal yang mudah karena banyak orang lain juga yang menginginkan apa yang kita miliki.

__ADS_1


"The weapon sharper than the tongue is the brain" walaupun orang-orang mengatakan lidah adalah senjata namun bagi mereka yang mengerti dan paham senjata yang paling berbahaya adalah otak maka jika seseorang yang tidak bisa bicara masih bisa membunuh ratusan orang dengan cara menggunakan otaknya namun jika mereka hanya memiliki lidah tanpa otak belum tentu mereka bisa membunuh banyak orang, rencana dan ide adalah simbol kekuatan untuk mengendalikan orang-orang.


__ADS_2