
Weekend telah hadir kembali. sudah satu minggu Kenan bekerja dengan keluarga Graham.
Rencana Weekend ini, Kenan akan pulang sebentar untuk menjenguk keluarga nya.
Tapi Keysha malah ingin ikut dengan Body Guard nya.
"Oma, Please... Key janji tidak akan merepotkan Uncle. Mbak Lulu juga lagi cuti, Key tidak punya teman main." bujuk Keysha sambil menangkup kedua telapak tangannya di depan dada.
"Honey, Uncle Kenan hanya sebentar. Nanti sore dia sudah kembali ke sini. Kamu tidak perlu ikut." tolak Oma Daisy yang khawatir jika Terjadi apa-apa pada Cucu nya jika ikut bersama Kenan.
"Selama ini, Key selalu menurut apa kata Oma, mulai dari belajar, Les, dan semua yang Oma katakan, Key selalu patuh. Key hanya minta satu permintaan saja, Oma tidak kasih. Oma jahat." marah Key dengan tangis pecah. Dia berlari menaiki tangga menuju kamar nya.
Oma menatap sang cucu dengan perasaan gundah. Padahal dia melakukan ini demi kebaikan Keysha. Karena dia harapan satu-satunya di keluarga Graham. Oma takut terjadi sesuatu hal yang buruk jika Keysha berada di luar.
__ADS_1
Kenan yang mendengar perdebatan Keysha dan Oma Daisy, akhirnya angkat bicara. Dia tidak masalah jika Keysha ikut dan Kenan bisa menjaga Keysha kapan pun dimana pun. Bahkan di luar jam kerja sekalipun. Karena Kenan sudah mulai menyayangi Gadis kecil itu.
"Maaf, permisi Oma. Jika Non Key mau ikut saya tidaj keberatan. Saya janji akan menjaga Non Key dan kembali dalam keadaan baik-baik saja. Oma bisa pegang janji saya." ucap Kenan menyampaikan usulannya. Semoga saja Oma Daisy memberi ijin.
"Tapi Kenan, Oma hanya takut orang jahat mengambil kesempatan ini. Itu kenapa Oma tidak pernah mengijinkan Keysha keluar rumah jika tidak terlalu penting." sanggah Oma Daisy dengan suara lirih.
"Oma bisa percaya penuh pada saya. Kenan merasa kasihan dengan Non Key, karena beban yang di emban olehnya begitu berat. Usia nya masih kecil namun harus di tuntut untuk segera menjadi pewaris Graham. Non Key sering bercerita tentang dirinya pada Kenan Oma. Masa kecil nya sudah banyak tekanan. Waktu bermainnya juga terbatas. Dia harus terus belajar dan belajar demi Oma. Agar dia bisa cepat naik kelas dan segera memimpin Graham Group dan Oma bisa pensiun dengan cepat." tutur Kenan menceritakan perasaan Keysha yang sesungguhnya.
Oma tersentak dengan penjelasan Body Guard Keysha. Apa yang di katakan Kenan membuat hati Oma terasa sesak. Kasihan dengan Cucu semata wayang nya.
"Terimakasih Oma, biar saya yang memberi tahu Non Key soal ini." ucap Kenan dengan penuh semangat.
Dia pun menaiki tangga dengan langkah cepat untuk menemui Gadis kecil kesayangannya.
__ADS_1
Kenan mengetuk pintu Kamar Keysha yang terbuka sedikit. Di lihatnya Keysha tengah menangis sambil melukis menghadap ke balkon.
"Key... Uncle masuk ya?" ucap Kenan sebelum masuk ke kamar Keysha.
"Hmmm..." keysha hanya menjawab dengan deheman saja.
Kenan pun membuka lebar pintu Keysha. Dia menghampiri gadis kecil yang tengah merajuk itu.
Ingus nya beberapa kali di seruput. terlihat lucu di mata Kenan.
Kenan pun duduk di samping Keysha yang masih asik melukis dengan mata basah air mata.
********
__ADS_1
Jangan lupa dukungannya😘