Body Guard Untuk Si Kecil Cantik Sultan

Body Guard Untuk Si Kecil Cantik Sultan
Bab 4 Keluarga Kenan


__ADS_3

Di kediaman keluarga sederhana namun harmonis tengah berkumpul untuk menyantap sarapan pagi bersama.


Kenan, Pria tampan dan gagah berusia 23 tahun itu baru saja kehilangan pekerjaannya sebulan yang lalu.


Sebelum nya Kenan bekerja di sebuah Pabrik, namun akibat omset pabrik yang menurun, Dia terkena dampak pengurangan Pegawai.


Dan hari ini, dia akan mencoba melamar pekerjaan. Entah dia akan melamar dimana? dia juga tidak tahu. intinya, dia akan bekerja apa saja demi kelangsungan kehidupan nya bersama keluarga.


Tamatan SMA seperti Kenan, sangat sulit mencari pekerjaan di Kota besar. Kalau pun ada, itu hanya sebagai Cleaning Service. Itu pun sudah termasuk pekerjaan yang bagus untuk seorang tamatan SMA.


"Ayah, ibu. Kenan pamit cari kerja hari ini. Doakan supaya Kenan segera mendapat pekerjaan." ucap Kenan setelah selesai menyantap sarapan paginya.


"Pasti Nak, Ayah akan selalu mendoakan mu." seru Ayah Daru yang duduk di kursi Roda.


Ayah Daru terkena strok 5 tahun yang lalu, dan Kenan lah yang menggantiak sang Ayah menjadi tulang punggung.


Sedangkan Sarah ibu Kenan, menjadi ART untuk menambah pemasukan.


Dan Nana sang Adik perempuan Kenan, masih duduk di bangku kelas 1 SMP.


"Ibu, Kenan pamit ya.." ucap Kenan lalu menyalam dan mencium tangan kedua orang tuanya.


Kenan pergi menaiki angkot sebagai alat transportasinya karena dia tidak memiliki kendaraan.

__ADS_1


Motor nya harus di jual saat dia menjadi pengangguran karena penghasilan dari ibu nya saja tidak cukup untuk kebutuhan sehari-hari.


Kenan menjadi pusat perhatian para wanita, mulai dari gadis hingga ibu-ibu yang ada di dalam angkot.


Paras tampan dan gagah Kenan memang membuat kaum hawa menjadi tergila gila.


Banyak yang mengajal Kenan untuk berkenalan dan meminta nomor ponselnya, namun Kenan sama sekali tak tertarik pada mereka.


.


.


Sementara di sisi lain,


Semua Pegawai di kantor Memberi salam hormat pada Oma Daisy. Oma Daisy pun membalas dengan senyum ramah pada para pegawainya.


"Mari Nyonya besar, saya antar ke ruangan Tuan Presdir Louis." ucap Jhon yang sudah berada di Perusahaan lebih dulu.


Oma Daisy mengikuti langkah Jhon sang Asisten. Mereka menuju ruangan Presdir yang terletak di Lantai 12 paling atas.


Mereka sampai di Ruangan Louis. Oma seketika merasakan kesedihan mendalam di hatinya.


Oma Daisy melakukan Room tour, dia berjalan mengitari Ruang kerja Putra tunggal nya.

__ADS_1


Oma melihat Bingkai Foto Besar berukuran 2x1 meter. di frame itu ada foto keluarga Lengkap Graham.


Ada Opa Graham, Oma Daisy, Louis, Jasmin dan Keysha.


Oma Daisy menitikan air matanya. Dia benar-benar merindukan Suami, Putra dan juga menantu nya.


"Kenapa Tuhan mengambil kalian secepat ini? Meninggalkan ku dan Keysha berdua saja.! Kami masih butuh kalian disini." ucap Oma Daisy Lirih dengan terisak.


Jhon juga merasakan sedih yang sama. Keluarga Graham banyak membantu perekonomian Keluarga Jhon.


Louis selalu memberikan uang tunjangan untuk keluarga Jhon di kampung. Jhon yang berasal dari keluarga sederhana, sangat terbantu akan hal itu. Bahkan sekarang perekonomian keluarga Jhon semakin membaik dan itu berkan Louis sang Majikan.


"Nyonya besar, mohon tenangkan hati Nyonya. Saya Yakin, nyonya adalah sosok yang Kuat dan Tangguh. seperti Tuan Louis. ingat Nyonya, Anda masih punya Nona Keysha. Dia butuh anda Nyonya." ucap Jhon dari kejauhan mencoba memberi semangat untuk majikan besarnya.


Oma Dasiy pun menghentikan tangisnya. Apa yang di katakan Jhon benar, dia harus kuat saat ini demi Keysha.


"Kau benar Jhon. Ayo kita lewati ini bersama." seru Oma Daisy.


Jhon mengangguk sebagai jawaban. Dia akan mengabdikan hidupnya untuk keluarga Graham.


*******


Jangan lupa Dukungannya😘

__ADS_1


__ADS_2