
Kenan menepikan Mobilnya di toko pakaian. Tanpa bicara sepatah kata, dia turun dan masuk ke dalam toko itu.
Tak lama kemudian, Kenan kembali membawa paper bag.
"Ganti pakaian mu. Aku akan menunggu di Luar. Kaca nya hitam, tidak akan terlihat dari luar." titah Kenan dengan nada datar dan dingin seraya menyodorkan paper Bag pada Keysha.
Keysha pun terharu dengan perhatian Kenan. Tak terasa air matanya Luruh.
Keysha pun bergegas mengganti pakaian nya. Dengan baju yang di belikan Kenan.
Ukurannya pas di tubuh molek nya. Kenan memang tahu semua tentang Keysha. Hanya Kenan yang mengerti Keysha dengan baik.
Setelah mengganti pakaian, Keysha membuka jendela mobil.
"Uncle, sudah." lirih Keysha memanggil Kenan.
Kenan pun kembali masuk dan melajukan mobilnya menuju Kediaman Graham.
Setelah sampai, Keysha langsung masuk ke kamar. Dia lelah sekarang. Dan ingin segera beristirahat.
Oma Daisy yang bertanya pun tidak Keysha jawab.
Dia berlalu melewati Oma nya.
"Ada apa dengan Keysha?" gumam Oma bicara dengan dirinya sendiri.
Tak berselang lama, Kenan pun masuk untuk mengisi perutnya yang lapar.
Dan Oma menghentikan langkah Kenan, sang Body Guard.
"Ken, Ada apa? Apa yang terjadi?" tanya Oma memberondong.
__ADS_1
"Tidak terjadi apa-apa Oma. Non Key baik-baik saja." jawab Kenan dengan santai agar Oma tak curiga.
"Syukurlah.. Ya sudah lanjutkan kegiatan mu." ucap Oma seraya berjalan menuju kamar nya. Oma akan tidur siang.
Sedangkan Kenan, menuju dapur untuk mengambil makan siang nya yang terlewat.
Saat dia akan memasukan nasi ke dalam mulutnya, tiba-tiba teringat Akan Keysha.
"Key pasti belum makan." gumam Kenan lirih, nyaris tak terdengar.
Kenan pun mengambil piring dan mengisinya dengan makan lengkap dengan lauk pauknya.
setelah siap, Kenan membawa nampan yang berisi makan siang untuk Keysha. Tak lupa Kenan membawakan air putih dan jus orange sebagai pelengkap.
Kenan mengetuk pintu yang ada di hadapanya.
Tookk..!! Tookkk..!!
Dia pun masuk tanpa persetujuan pemilik kamar.
Kenan menghampiri Gadis itu.
Dan Kenan menaruh makan siang Keysha di atas meja.
Kenan duduk di sebelah Keysha. Menatap ke arah depan sana.
"Maaf, karena Uncle, kamu harus mengalami kejadian tadi." ucap Kenan dengan jiwa pasrah.
"Andai saja Uncle menerima cinta kamu, mungkin kamu tidak akan mengenal Pria itu." imbuh Kenan melengkapi kalimatnya.
"Makan lah, Uncle tidak mau kau sakit." titah Kenan seraya beranjak dari duduk nya.
__ADS_1
Saat Kenan sampai di ambang pintu, Keysha memanggilnya. Membuat Kenan harus menghentikan langkahnya.
"Uncle..." seru Keysha seraya berlari menghampiri Body Guard nya.
Kenan pun berbalik dan....
CUUPPP..!!!
Keysha mencium bibir Kenan.
Kenan pun di buat kaget setengah mati oleh Keysha.
Ciuman itu berlangsung lama, Namun hanya menempel. Kenan tak melakukan perlawanan, atau membalas ciuman itu, dia hanya diam.
Puas mencium Kenan, perlahan Keysha melepas ciuman nya.
"Kenapa Uncle tak membalas ciuman ku? Apa Uncle sungguh tidak memiliki perasaan apa pun pada ku?" tanya Keysha dengan nada tinggi dan menggebu.
Kenan terkejut akan pertanyaan yang di lontarkan oleh Keysha.
Sedalam itu kah perasaan Keysha untuk nya?!
Kenan menarik tubuh Keysha membawanya ke dalam dekapannya.
"Uncle mencintai mu Key.. Sangat Mencintai mu.!" jawab Kenan dengan tegas.
Mendengar ungkapan cinta Uncle Kenan, Keysha malah menangis histeris.
Membuat Kenan semakin bingung akan gadis yang ada di dalam dekapannya saat ini.
*******
__ADS_1
Akhirnya Kenan mengaku juga tentang perasaanya.๐
Kasih dukungannya Besti๐