
Hari sudah Sore, Kenan dan Keysha memutuskan untuk pulang, takut jika Oma Daisy semakin khawatir.
Saat perjalanan pulang, Keysha mendadak ingin beli Cilok di pedagang kaki Lima yang ada di sebrang jalan.
"Uncle, aku ingin makan Cilok amang itu." tunjuk Keysha pada Amang-amang cilok.
"Key, memang nya tidak apa-apa kamu makan Cilok? Nanti Oma marah Loh kalau tahu kamu jajan sembarangan." tolak Kenan secara halus.
seketika ekspresi Keysha berubah. Menjadi Muram dan sedih.
"Baiklah, tapi janji jangan bilang Oma. Okey?" ucap Kenan memberi intruksi.
Keysha mengangguk pertanda setuju.
"Tunggu disini ya, Uncle yang akan turun. Jika putar balik terlalu jauh." ucap Kenan menyuruh Keysha menunggu.
Kenan pun mulai menyebrang jalan raya itu dan mengantri membeli Cilok.
Cilok itu sangat laris hingga butuh waktu cukup lama untuk menunggu giliran.
"Uncle lama sekali. Apa aku susulin Uncle saja?" gumam Keysha seorang diri.
"Aku susulin Uncle saja deh." putus Keysha mengambil keputusan.
Dia pun turun dari mobil dan mencoba menyebrang. Namun tindakan Keysha itu tak di ketahui oleh Kenan karena terlalu fokus pada pedagang Cilok.
Keysha kesusahan saat menyebrang karena kondisi jalanan yang ramai kendaraan.
Saat di rasa Aman, Keysha melangkahkan kakinya untuk mulai menyebrang.
__ADS_1
Kini Vay sudah hampir sampai di sisi jalan raya dimana Kenan berada.
Hingga Kenan menoleh ke arah Keysha dengan mata membulat sempurna.
"Key... Awass...." Teriak Kenan saat melihat motor dengan kecepatan tinggi akan menghantam gadis kecil itu.
Keysha menoleh ke arah motor yang mulai mendekati nya. Dia menutup mata dan kedua telinganya.
Dengan gerakan cepat, Kenan berhasil menangkap tubuh Keysha dan membawanya menepi jalan.
Jantung Kenan dan Keysha berdegup kencang, seolah mereka baru saja meregang nyawa. Nafas mereka pun memburu, tubuhnya gemetar tak karuan.
Kenan langsung mengecek kondisi Keysha.
"Key, Are You Okey?" tanya Kenan sambil melihat tubuh Keysha, memastikan tidak ada luka yang menggores tubuh mulus Keysha.
"Ah, Syukurlah.." seru Kenan bernafas lega.
"Masih mau Cilok tidak?" tawar Kenan pada Keysha.
Keysha menggeleng pelan dan masih merasa takut jika Uncle nya marah.
"Baiklah, Ayo kita pulang." ajak Kenan langsung menggendong tubuh Gadis Kecil cantik sultan itu ala Bridal Style.
Setelah berada dalam mobil, keysha pun meminta maaf pada Uncle Kenan.
"Uncle.." lirih Keysha memanggil body Guard nya.
Kenan pun menoleh ke arah Keysha.
__ADS_1
"Kenapa? Hmm?" tanya Kenan dengan nada halus.
"Maafin Key karena tidak menuruti perintah Uncle." ucap Keysha menahan tangisnya. Namun mata nya sudah mengembun.
Kenan tersenyum mendengar ucapan permintaan maaf Majikan kecil nya. itu artinya, Keysha sudah mengerti akan tindakannya. Dan menyadari kesalahanya.
Kenan meraih tubuh mungil Keysha dan membawanya kedalam dekapan Kenan.
"Iya, Uncle maafin Keysha. lain kali dengar kata Uncle. Okey?" jawab Kenan sambil mengusap kepala Keysha dan sesekali mencium nya.
Keysha mengangguk paham.
"Uncle tidak marah kan? Tidak berhenti jadi Body Guard Keysha kan?" tanya Keysha dengan perasaan takut.
Keysha takut jika Uncle nya marah dan tidak mau menjadi Body Guard Keysha lagi.
Dia tidak mau kehilangan Uncle Kenan.
"Tidak, Uncle tidak marah. Dan Uncle juga tidak berhenti menjadi Body Guard Keysha. Uncle sudah sangat menyayangi Keysha, dan Uncle juga tidak mau jauh dari Keysha." balas Kenan menjawab pertanyaan Gadis kecil nya.
"Keysha juga sayang sama Uncle." seru Keysha semakin erat memeluk Kenan.
Mereka pun saling berpelukan sampai puas dan merasa lega.
Hingga Kenan kembali melajukan mobilnya menuju kediaman Graham.
******
Kasih dukunganya Guys😘😘
__ADS_1