Body Guard Untuk Si Kecil Cantik Sultan

Body Guard Untuk Si Kecil Cantik Sultan
Bab 41 So Pretty...


__ADS_3

Keysha telah sampai di Kantor dan langsung bertemu dengan Asisten Jhon.


"Maaf Uncle Key terlamabat." Keysha terlambat 10 menit karena jalanan sangat macet.


"Tidak apa-apa Nona, mari kita berangkat ke proyek sekarang, tuan Mikel sudah on the way ke lokasi." ajak Kenan yang langsung di setujui Oleh Keysha.


.


.


Sementara itu di Kediaman Graham.


Oma Daisy sedang Murka saat ini. Penawarannya yang fantastis di tolak mentah-mentah Oleh Kenan, mantan Body Guard sang Cucu.


"Lihat saja Kenan, Saya akan membuat hidup mu sulit, hingga Akhirnya kamu menyerah dan meninggalkan Cucu Ku." gumam Oma Daisy dengan tangan terkepal.


Oma langsung menghubungi seseorang untuk membantu dirinya menjalankan suatu Rencana.


Entah Rencana Apa yang sedang Oma Buat. Semoga saja, Kenan dan keluarganya selalu dalam lindungan Tuhan.


"Hallo.. Lakukan tugas mu sekarang..!!"


Ucap Oma Daisy, dan langsung menutup sambungan telponnya.


"Kita lihat, seberapa Sanggup kau menghadapi Ku?" gumam Oma Daisy dengan senyum Devil.


.


.


Kembali ke Keysha.


Saat ini Keysha sedang meninjau Proyek bersama Mikel Albert.


"Nona, pakai Helm pelindung ini agar Safety." ucap Mikel sambil memeasangkan helm tersebut.


Keysha pun merasa kikuk di hadapan Mikel. Dia hanya diam dan menurut saja.

__ADS_1


Ya, baru kali ini Keysha terjun ke lapangan.


Keysha dan Mikel mulai berkeliling melihat sejauh mana proses pembangunannya.


Sedangkan Asisten Jhon tengah berbicara kepada Pak Mandor perihal material.


"ternyata proses pembangunannya sangat cepat. Kita bisa menyelesaikan Proyek ini 5 bulan ke depan." takjub Keysha sambil melihat ruangan demi ruangan. Dan itu membuat Mikel menyunggingkan senyum nya.


Mikel diam-diam mengagumi Rekan Bisnis nya itu.


"So Pretty..." lirih Mikel memuji kecantikan Keysha.


Saat Keysha sibuk menatap ke atas, tiba-tiba langkah kakinya meleset dan membuat tubuhnya jatuh terjerembab.


"Aawwhh..." pekik Keysha saat tubuhnya sudah terjatuh di hamparan Batu kerikil.


telapak tangan dan lutut Keysha Tergores dan mengeluarkan sedikit darah. Ya, Keysha menggunakan rok span dan memperlihatkan lutut nya.


Melihat Keysha yang kesakitan, Mikel pun langsung menggendong tubuh molek dan Sexy Keysha.


"Tu-tuan Aku tidak apa-apa, tolong turun kan aku." pinta keysha seraya menatap wajah Mikel yang terlihat panik.


Keysha pun hanya bisa pasrah, dia pun reflek mengalungkan tangannya ke leher Jenjang Mikel.


Hingga Mikel menurunkan Keysha di jok mobilnya, karena di sekitar Proyek tidak tersedia bangku atau pun kursi.


Mikel mengeluarkan kotak P3k dari Dashboard mobilnya. Dengan telaten Mikel membersihkan luka di telapak tangan dan lutut Keysha.


"Awwhh sssshhh.." pekik Keysha saat luka nya di berikan alkohol.


Dengan cepat Mikel meniup luka di tangan Keysha. Lalu meneteskan obat merah dan menutupnya dengan plester.


Luka di tangan Beres, kini Mikel mengobati luka yang ada di lutut Keysha. Namun Keysha menolaknya.


"Tuan, biar aku saja.." ucap Keysha.


"Diam lah.. Biar aku yang obati luka mu." sanggah Mikel yang yang langsung meluruskan kaki Keysha.

__ADS_1


Keysha pun hanya pasrah saja. Hingga Mikel selesai mengobati lukannya.


"Terimakasih Tuan Mikel.." ucap Keysha dengan senyum manis.


"Sama-sama.. Jangan panggil aku Tuan, panggil saja Mike, agar terasa lebih akrab." seru Mikel dengan senyum di wajahnya.


"Baik Mike.. Ayo kita lanjutkan meninjau proyek nya." ajak Keysha yang langsung di tolak Mikel.


"Tidak, kita pulang saja. Biar asisten Jhon yang atasi semuanya." jawab Mikel seraya keluar dari mobil nya dan menemui Asisten Jhon.


Setelah mengatakan kondisi Keysha pada asisten Jhon, mikel pun kembali ke mobil dan mengantar Keysha pulang.


30 menit kemudian...


Mikel dan Keysha tiba di Kediaman Mewah Graham. Mikel turun lebih dulu dan Menggendong Tubuh Keysha masuk ke dalam rumah.


Kedatangan Mikel di ketahui oleh Oma Daisy. Dengan senyum gembira, Oma menyambut Mikel yang tengah menggendong Keysha.


"Mike, ap yang terjadi pada Keysha?" tanya Oma Daisy panik.


"Nona Keysha baru saja jatuh Nyonya, tadi di proyek dia terpeleset dan jatuh di kerikil material." jelas Mikel seraya mendudukan Keysha di atas sofa ruang tamu.


"Ya Tuhan, biar Oma panggilkan dokter." cetus Oma sambil mengambil ponselnya yang ada di saku celananya.


"Key Baik-baik saja Oma, jangan berlebihan." sahut Keysha tanpa menoleh ke arah Oma Daisy.


"Iya Nyonya, Nona Keysha tidak mengalami luka parah, jadi tidak perlu memanggil Dokter. Kalau begiti saya Pamit, masih ada pekerjaan di kantor. Selamat siang." ucap Mikel seraya menjabat tangan Oma Daisy dan Keysha. Dia pun langsung pergi meninggalkan kediaman Graham.


Sementara Keysha masih duduk di Sofa dengan Oma Daisy.


"Mikel pria yang baik, sepertinya dia menyukai mu. Tidak ada salahnya kalian saling mengenal. Selain baik, keluarga nya juga terpandang, rekan bisnis kita lagi, cocok dengan mu." cetus Oma Daisy membujuk Keysha agar mau membuka hati.


Namun Keysha tak merespon ucapan sang Oma. Dia malah melenggang pergi menuju kamar nya, meninggalkan Oma Daisy sendiri di ruang tamu.


Sedangkan Oma menghela nafas nya dalam-dalam meredam amarah nya.


*******

__ADS_1


Jangan lupa kasih dukungannya😘


__ADS_2