
Masih di kediaman Kenan.
Kenan keluar dari kamar mandi hanya dengan handuk yang melilit bagian pinggan sampai atas lutut seraya mengacak rambutnya.
Kenan terlihat sangat Sexy dengan rambut yang basah, membuat Keysha melongo dan tak berkedip.
Meskipun Keysha sudah sering melihat tubuh bagian atas Kenan, entah kenapa, Keysha seolah tak pernah merasa bosan untuk melihat nya lagi dan lagi.
"Kau yang merapikan Nya?" tanya Kenan membuat kesadaran Keysha yang sempat hilang, akhirnya kembali.
Ya, Kenan memperhatikan kamar nya yang sudah kembali rapi dan wangi.
Keysha mengangguk menjawab pertanyaan Kenan.
"ah, ini baju untuk Uncle, aku sudah siapkan." seru Keysha sambil menyodorkan pakaian yang telah ia siapkan tadi.
"Terimakasih, Calon Istri ku.." Kata Kenan sambil tersenyum manis dan mengambil pakaian nya dari tangan Keysha.
"Close you'r Eyes." titah Kenan yang langsung di turuti Keysha.
Keysha menutup kedua matanya rapat-rapat saat kenan mengenakan baju.
"selesai.." ucap Kenan.
Keysha pun membuka matanya. Dan dia selalu terpesona dengan ketampanan Sang kekasih.
__ADS_1
"Ayo kita turun." ajak Kenan dengan uluran tangan yang meraih pinggang Bahenol Keysha.
Mereka pun keluar dari kamar, menuju meja makan. Disana sudah ada Ibu sarah dan Ayah Daru. Sedangkan Nana sudah berangkat kerja.
Kenan dan Keysha pun bergabung dengan Ibu sarah juga ayah Daru, untuk sarapan bersama.
Tak ada obrolan yang mengarah ke masalah Kenan dan keysha. Namun sorot mata kedua orang tua Kenan sudah mengetahui jika Kenan dan Keysha sedang tidak baik-baik saja.
Makan pun selesai, Keysha pamit untuk pergi ke kantor. Dia di antar Kenan sampai pintu utama rumah nya.
"Key berangkat dulu, Nanti siang Key akan jemput Uncle untuk makan siang bersama." ucap Keysha sebelum berpisah dengan Kenan.
"Baik Pacar kecil ku.." gemas Kenan sambil mencubit hidung Keysha gemas.
Keysha pun memeluk Sang Kekasih sebelum pergi. Sedangkan Kenan mencium puncak kepala Keysha beberapa kali.
Setelah beberapa menit Keysha pergi, datang lah mobil Oma Daisy.
Wanita tua berusia hampir 80 tahun itu datang menemui Kenan.
Oma Daisy turun dari mobil, dia berjalan ke arah Kenan.
Meskipun sekarang Oma Daisy berjalan dengan menggunakan tongkat, namun Oma masih terlihat sangat sehat dan bugar di usianya yang hampir satu Abad.
"Aku ingin bicara pada orang tua mu." ucap Oma Daisy yang langsung masuk ke dalam rumah Kenan. Kenan pun hanya mengekor di belakang Oma.
__ADS_1
Sementara Ibu sarah dan Ayah Daru keluar saat mendengar deru mobil berhenti di depab rumah.
Betapa terkejutknya Orang tua Kenan, saat melihat Oma Daisy Graham, sudah duduk di Ruang Tamu.
Ibu sarah dan Ayah Daru menyambut Kedatangan Oma Daisy dengan Baik dan sopan.
Namun malah sikap Oma terlihat begitu acuh.
"Saya tidak ingin membuang waktu. Tuan Daru dan Ibu sarah, saya menawarkan kehidupan mewah untuk keluarga Anda, bahkan kalian tidak perlu bekerja lagi untuk memenuhi kebutuhan kalian seharai-hari. Saya akan menjamin kehidupan anda, dengan memberikan Rumah mewah berlantai 3, 2 mobil, dan setiap bulan kalian akan menerima uang seratus juta dari saya untuk memenuhi kebutuhan hidup kalian, bahkan saya akan memberikan lebih jika Kalian mau pindah ke Luar pulau, atau ke luar negeri jika kalian mau. Saya melakukan ini karena tidak ingin Cucu saya memiliki hubungan asmara dengan Kenan. Kasta kita berbeda, kami adalah keluarga Graham, pebisnis nomor satu di dunia, perusahaan kami memiliki banyak cabang di kota-kota besar. jadi Saya tidak mau, jika penerus Graham Group kedepannya nanti terlahir dari darah daging seorang Pria biasa. Ku harap kalian paham keinginan ku." Oma berbicara seperti tak punya rasa kasihan dan kesopanan. Hingga amarah Kenan meledak.
"Nyonya Daisy Graham, Aku dan keluarga ku tidak sudi menerima sepeserpun harta kekayaan yang anda miliki. Saya mencintai Keysha tulus, dan itu tidak akan tergantikan dengan seberapa banyak nya uang yang anda berikan.!! Dengar Nyonya Daisy yang terhormat, semakin anda bertindak semena mena pada Keluarga saya, maka saya juga tak segan merebut paksa Keysha dari sisi Anda. Silahkan pergi dari rumah saya. Saya tidak sudi melihat anda lebih lama lagi. Pergi.!!!" Amarah Kenan benar-benar tak terkendali.
sementara Oma Daisy buru-buru pergi meninggalkan rumah Kenan.
Di sisi lain, Ibu sarah dan Ayah Daru tak dapat berbicara apa pun.
Kenan kembali ke kamar nya untuk menenangkan diri dan hati nya.
Sikap Oma Daisy sangat keterlaluan. Kenan pun meraih benda yang ada di dekatnya dan melemparnya kesembarang Arah..!!
Sakit, pedih, dan perih rasanya di rendahkan oleh Seseorang yang selama ini kita anggap baik.
Manusia memang dapat berubah kapan saja seiring berjalannya waktu.
*******
__ADS_1
Jangan lupa dukungannya😘😘