
Setelah beberapa Minggu berlalu, Kini Kenan sudah membaik. Dia sudah mengikhlaskan hubungannya yang kandas bersama Keysha.
Bukan hal yang mudah untuk mengobati luka hati. Namun Kenan tak boleh terpuruk berlarut-larut. Dan sepertinya, Oma Daisy juga menepati janjinya, Keluarga Kenan sekarang sudah kembali Normal.
Saat ini, Kenan tengah berada di Perusahaan Albeta untuk melamar pekerjaan. Semoga saja, Oma sudah tidak mem-black list dirinya lagi dan bisa cepat mendapat pekerjaan.
Ketika Kenan hendak ke bagian Resepsionis, dia melihat Gadis yang pernah ia tolong di Moon Hotel beberapa waktu yang lalu.
Sepertinya Gadis itu sedang tidak baik-baik saja, karena dia terus memegang perutnya.
Kenan yang tidak tega pun langsung menghampiri Gadis tersebut.
"Kamu Kenapa?" tanya Kenan seraya memapah Gadis itu.
mereka pun duduk di kursi yang ada di lobi perusahaan.
"Om Kenan..?" tanya Zavea memastikan.
Kenan mengangguk sebagai jawaban.
"Ada yang bisa ku bantu?" tawar Kenan dengan ramah.
"Iya, perut ku sangat sakit.. Boleh minta tolong belikan Obat Maag,? Sepertinya Maag Ku kambuh." pinta Zavea dengan wajah meringis menahan sakit.
"Tidak, kau harus di periksa. Wajah mu sangat pucat dan tubuh mu keringat dingin. Ayo aku antar." Kenan pun langsung menggendong tubuh mungil Zavea dan langsung membawanya ke klinik terdekat.
Mereka ke klinik menggunakan motor Kenan.
Tak berselang lama, Mereka pun sampai di klinik yang tak jauh dari perusahaan Albeta.
Kenan kembali menggendong tubung Zavea yang semakin lemas.
Kenan langsung membawa Zavea ke ruang periksa. Dan dokter dengan cepat memeriksa Zavea.
"Apa nona belum makan?" tanya Dokter Umum yang berjaga di klinik.
Zavea menggeleng.
"setelah saya kasih Obat, Nona langsung makan ya?" ucap dokter memberi perintah.
"Baik Dok." jawab Zavea singkat.
Setelah memeriksa Zavea, Dokter pun membuatkan resep untuk nya.
"Bagaiman keadaan gadis itu dok?" tanya Kenan cemas.
"Tidak ada yang serius Tuan, hanya saja Nona tersebut memilik Maag, jika dia telat makan, maka akan berpengaruh ke lambung nya." jawab Dokter dengan senyum ramah.
"Silahkan, ini obat nya. Yang sirup untuk lambung nya di minum sebelum makan, lalu yang kapsul di minum setelah makan. 3x1 hari. Semoga cepat sembuh." jelas dokter.
Kenan pun membantu Zavea turun dari kasur pasien.
Dengan pelan dan lembut, kenan mendudukan Zavea di bangku depan klinik. Dia pun membeli air dan roti untuk Zavea.
setelah dapat Roti dan air mineral, Kenan pun kembali.
__ADS_1
"Ini, minum obat yang sebelum makan dulu." titah Kenan yang langsung membantu Zavea meminum obat nya.
Setelah beberapa menit, Zavea pun memakan roti nya dan kembali meminum obat nya.
"Nama kamu siapa?" tanya Kenan di sela obrolan nya dengan Zavea.
"Nama Ku Zavea, Om.." Singkat Zavea menjawab.
"Lain kali jangan sampai telat makan ya?" pinta Kenan dengan senyum lembut.
Zavea mengangguk. Senang rasanya di perhatikan oleh pria tampan yang ada di hadapannya. Meskipun usia nya sudah matang.
"Om tadi kenapa ada di Perusahaan Albeta? Om bekerja di sana?" tanya Zavea yang ingin tahu.
"Bukan, aku ingin melamar pekerjaan. Kamu sendiri kenapa ada di sana?" tanya balik Kenan.
"Aku... Aku tadi habis mengantar makanan untuk salah satu staf disana." bohong Zavea.
"Oh.. Ya sudah ayo aku antar pulang, rumah kamu dimana?" tawar Kenan.
"Tidak, kita kembali ke Perusahaan Albeta saja. ada sesuatu yang tertinggal disana." pinta Zavea pada kenan.
"Baiklah.." jawab Kenan.
Mereka pun kembali ke perusahaan albeta setelah kondisi Zavea membaik.
Setelah sampai, Zavea pun meminta surat lamaran kerja Kenan dan menyuruhnya menunggu di Lobi.
"Om, sini surat lamarannya, biar aku kasih langsung Ke Preadir. Karena rantang ku tertinggal disana. Dan Om tunggu disini ya, Nanti antar aku pulang sekalian. Aku bayar deh.. Mau ya?" pinta Zavea dengan tatapan penub harap.
"Siapa bilang? Sudah, serahkan saja pada ku. Om tinggal terima beres. Sudah ya, aku ke ruangan Presdir dulu." ucap Zavea yang langsung berlari menuju Lift.
Sementara Kenan menunggu di Lobi sambil bermain ponsel.
Zavea pun menemui sang Kakak, Mikel. Dia meminta untuk menerima Kenan bekerja di perusahaan albeta karena Kenan adalah pria yang baik. Bahkan Zavea menceritakan saat Kenan sudah menolong nya dua kali ini.
Awalnya, Mikel menolak. Tapi karena Zavea memaksa akhirnya dia menyetujui permintaan Zavea.
"Taruh dia di bagian Export import ya Kak..?" pinta Zavea dengan antusias.
"Terserah kamu saja." jawab Mikel tanpa menoleh ke arah Sang adik.
"Yeess... Terimakasih Kakak ku yang Tampan dan Baik. Aku menyayangi mu." sorak Zavea sembari mencubit gemas pipi sang Kaka.
"Ya sudah, panggil dia langsung menghadap kakak." titah Mikel.
"Baik Pak Presdir." jawab Zavea yang langsung bergegas memanggil Kenan.
Tak lama kemudian, Zavea kembali dengan membawa Kenan. Kenan benar-benar merasa Aneh. Masak iya Gadis yang dia tolong begitu akrab dengan Presdir?
DEEGG..!! Jantung Kenan berhenti beberapa saat, ketika melihat Sang Presdir.
"tuan Mikel adalah Presdir Perusahaan Albeta? Bukannya tuan Albert?" gumam Kenan dalam hati.
Sebelum nya memang Kenan sudah tau jika Mikel adalah putra sulung Tuan Albert, pemilik perusahaan Albeta, tapi dia pikir yang menjadi presdir adalah Tuan Albert sendiri.
__ADS_1
"Nama kamu Kenan Daru, lulusan SMK, berusia 33 tahun. Benar?" tanya Mikel langsung pada Kenan.
"Benar Tuan.." jawab Kenan singkat.
"Pengalaman kerja kamu apa?" tanya Mikel lagi.
"Saya pernah bekerja di pabrik tuan, dan terakhir menjadi Body Guard Nona Keysha Graham. Anda pasti tau siapa Keysha Graham." jawab Kenan dengan senyum yang di paksakan.
"Wow..! Kamu pernah jadi Body Guard calon istri saya? Luar biasa. Baik, kamu saya terima bekerja di sini. Kamu akan saya tempatkan di bagian Export Import dengan gaji 10 juta perbulan." jelas Mikel dengan singkat dan tak mau bertele-tele.
"Apa? Tapi saya hanya lulusan SMK tuan?" bingung Kenan karena pekerjaanya di tempatkan di posisi yang mungkin hanya orang tamatan Univesitas saja.
"Ya, karena ini atas permintaan Adik kesayangan saya." jawab Mikel seraya melirik ke arah Zavea.
Kenan pun langsung menatap Zavea yang sedari tadi ada di samping nya.
"Hehe..." cengir Zavea sambil menggaruk tengkuk lehernya yang tidak gatal.
"Baik, mulai besok kamu sudah bisa mulai bekerja. Silahkan kalian keluar dari ruang kerja saya." titah Mikel pada Sang adik dan pegawaj baru nya.
Kenan dan Zavea pun keluar dari ruangan Mikel.
Setelah sampai luar ruangan, Kenan menatap Zavea penuh dengan pertanyaan.
Sementara Zavea pura-pura tidak tau jika Kenan memperhatikannya.
*******
Jangan lupa.kasih dukungannya😘😘
Visual Zavea putri Albert. Cekidot😎
Cantek nya..😍😍
tambahin Visual Keysha Graham terbaru. Cekidot😎
Huuu... Beneran Sexsoyy.. Bikin Kenan panas dingin😂
Ada Visual Kenan Daru juga. Cekidot😎
Sorot matanya bikin hati Keysha dan Zavea ketar-ketir😘
Kira-kira, siapa yang beruntung dapetin Uncle Kenan yak..??
Stay tune ya guys😘😘
__ADS_1