
"Assalamu'alaikum... tok..tok.. tok" terlihat kurir mengetok pintu Hana si Janda muda anak satu, sesekali sambil memainkan HP nya mungkin lagi menghubungi pemilik barang yang iya antar.
Kurir tak memperhatikan ada empat ibu-ubu disebelah rumah Hana yang sedang duduk berbaris mencari kutu satu sama lain.
"Lihat tuuuhh si cowok masih bondrong kayaknya, ngapai kerumah si Hana?" tunjuk ibu lilis siratu gosip.
Wajarlah Hana hidup di Desa yang memang rawan gosip, sampai tidak tau bedanya kurir dan do'i.
Tiga ibu lainnya ikut menyimak apa yang dilakukan laki-laki tersebut, karena terus saja mengetok pintu.
Hana yang menyusui anak ketiduran karena ke enakan rebahan, suara ketokan pintu terasa masuk ke alam mimpi, seketika Rio menangis mengganggu tidur sang ibunda yang sangat nyaman.
Kenapa ketokan pintu terasa diluar rumahku ya, ku kira tadi mimpi, batin Hana.
__ADS_1
Dengan buru-buru Hana menutup kancingnya tak menghiraukau Rio yang masih ingin *****, Rio bayi umur 15 bulan itu tambah mengencangkan tangisannya.
Hana membuka pintu kaget lihat kurir nya tak berkedip karena melihat kecantikan Hana yang luar biasa.
"Maaf bang ini pesanan saya ya?", tanya Hana sambil memperhatikan barang yang dibawa kurir
"Eh iya mbak ini Hana maemunah kan?", Hana mengangguk, "Ini mbak foto dulu", Abang kurir menyerahkan paket lalu tak lupa mengambil gambar Hana, yang difoto malah senyum membuat si Abang kurir makin terpesona hingga tak menyia-nyiakan kesempatan mengambil gambar Hana untuk disimpan di galeri pribadinya.
"Terimakasih bang, hati-hati" ucap Hana sambil menatap motor yang telah berlalu.
...
Sementara di depan rumah ibu-ibu masih nggosip, "Dasar Hana dia benar-benar matre, pacarnya datang masak cuma di ambil ole-olenya, gak disuruh masuk malah langsung disuruh pulang" ucap bu lilis sampai bibir atasnya terangkat sebelag karena hoby gosipnya.
__ADS_1
"Bu Lilis kata siapa itu pacar Hana? siapa tau itu cuma saudara bu" ujar bu Rina untuk mengusir prasangka buruk.
"Sudah bu jangan ngegosip takut malah timbul fitnah mending kita nanti tanya saja langsung sama Hana", bu Umi ikut menimpali agar dosa ngegosip tak berkepanjangan, karena kemaren sempat lihat gambar di HP suaminya, adzaab tukang gosip yang waktu meninggal lidahnya keluar, dan yang lebig mengerikan ada yang gambar pas meninggal kedua bibir atas bawa monyong lima centi.
...
Rio sudah tenang, Hana mulai membuka paketan yang berisi baju lucu untuk Rio, "uwuwuh sayangku Rio pasti tambah tampan pakai baju ini", tiba-tiba saja Hana menunduk sedih lalu menepis kesedihannya dengan mencium pipi bakpao Rio.
Hana mengingat suaminya ada dalam diri Rio hidung yang sama, mata bahkan kelaminnya juga sama laki-laki.
"nda nda", ocehan Rio terdengar lucu.
Hana maemunah janda yang ditinggal untuk selamanya oleh suaminya, keluarga suaminya yang kaya raya tak ingin Rio menjadi ahli waris hingga tega mengusir Hana dan juga bayi yang saat itu baru umur 8 bulan.
__ADS_1
Beruntung Hana memiliki banyak tabungan dan perhiasan hingga iya mampu membeli Rumah beserta tanahnya walau hanya berukuran sedang dan sederhana, karena iya harus mengirit uang untuk keperluan hidupnya dan bayinya sehari-hari sampai iya bisa memikirkan pekerjaan apa yang tepat untuk ibu Rumah Tangga sepertinya.
Maaf pertama nulis mohon kritik dan sarannya bukan gosipannya hehe😊