
Cahaya merah mulai menyebar ke segala arah, menyelimuti ruangan hampa yang merupakan lautan spiritual dari Qin Aouxue.
Namun, baru saja cahaya itu menyebar dengan sangat cepat, inti dari cahaya merah itu terkejut karena mendapati dua buah rasi bintang di dalam lautan spiritualnya.
"Ada apa ini?" bingung inti cahaya merah yang mulai terkejut saat melihat rasi bintang yang tidak pada tempatnya.
"Rasi bintang itu! Kenapa? Apa ada yang salah dari rasi itu? Hanya dia! Hanya dia satu-satunya orang yang memiliki rasi bintang seperti itu! Siapa dia?" teriak cahaya merah itu dan ledakan di dalam lautan spiritual Qin Aouxue pun terjadi.
Ledakan itu membuat sebuah penerobosan di dalam tubuh Qin Aouxue. Kini, kultivasinya telah meningkat satu tingkatan pemula.
Qin Aouxue membuka matanya, dia masih bingung dengan apa yang baru saja terjadi padanya. Gadis cantik dengan jiwa seorang pria itu kini diam dan terpaku melihat sosok monster yang berada di depannya telah mati begitu saja.
Sosok monster itu perlahan lenyap bersamaan dengan Xiao Meimei yang melihatnya, dia benar-benar terkejut karena gadis lusuh yang merupakan seorang budak itu bahkan bisa mengalahkan monster yang sangat besar dengan tanpa terlihat adanya jejak sebuah luka pada tubuh Qin Aouxue.
"Sebenarnya, siapa gadis itu?" batin Xiao Meimei kebingungan.
Pertanyaan yang sama juga sedang dipikirkan oleh Qin Aouxue yang mengingat bahwa saat monster itu masuk ke dalam tubuhnya, ada sebuah informasi mengenai ingatan yang secara samar dia merasa bahwa dirinya pernah melihat sosok dari seorang gadis yang mirip dengan tubuh yang dia tinggali saat ini.
Xiao Meimei tidak peduli dengan statusnya lagi, dia melompat gembira dan memeluk Qin Aouxue dengan perasaan bahagia.
"Kamu hebat sekali!" seru Xiao Meimei dan menempelkan kedua aset miliknya hingga Qin Aouxue merasa malu.
"Lembut sekali!" batin Qin Aouxue yang tidak bisa menahan rasa bahagianya saat ini.
Setelah pelukan itu selesai, Xiao Meimei mengajak agar Qin Aouxue ikut bersamanya untuk membersihkan diri karena hari menjelang sore.
Qin Aouxue pun hanya mengiyakan, meskipun dia belum mengenal Xiao Meimei dengan baik. Dia tidak merasa terancam akan kehadiran dari Xiao Meimei di dekatnya.
Pergilah mereka berdua ke arah sungai yang terlihat dari sana, saat mereka sampai di depan sungai tersebut. Xiao Meimei langsung melepaskan pakaiannya dan membuat Qin Aouxue terkejut akan hal yang dia saksikan di depan matanya.
__ADS_1
"Bagaimana mungkin seorang prajurit sepertiku tergoda dengan tubuh indah itu! Tidak mungkin!" batin Qin Aouxue percaya diri bahwa dirinya adalah seorang pejuang sejati.
Namun, baru saja dirinya ikut melepaskan pakaiannya untuk segera membersihkan dirinya di sungai. Qin Aouxue langsung menyerang Xiao Meimei dengan begitu ganas.
Xiao Meimei hanya tertawa malu karena aset miliknya terus disentuh oleh Qin Aouxue hingga membuat kedua gadis itu menyerang satu sama lainnya.
Setelah pertikaian sederhana itu selesai, hanya Qin Aouxue yang merasa bahagia. Berbeda dengan Xiao Meimei yang mulai kelelahan.
"Hah! Kenapa kamu melakukan hal seperti ini padaku? Padahal kamu ini seorang gadis?" ujar Xiao Meimei yang mulai mengenakan pakaiannya.
"Lagipula kamu benar-benar curang, Meimei!" seru Qin Aouxue dengan kesal.
"Curang? Curang dari mana?" tanya Xiao Meimei yang tidak mengerti.
"Lihat milikmu dan lihatlah milikku!" ketus Qin Aouxue dengan kesal sembari menekan aset miliknya dengan perasaan sedikit sedih.
"Ah! Rupanya hanya masalah itu! Oh iya, kamu sekarang mau pergi kemana?" jawab Xiao Meimei dengan dilanjutkan sebuah pertanyaan kepada Qin Aouxue.
"Apakah kamu akan kembali kepada tuanmu?" tanya Xiao Meimei penasaran.
"Tidak juga! Sebaiknya aku pergi menjauh dari sana!" jawab Qin Aouxue yang membuat Xiao Meimei tersenyum bersemangat.
Xiao Meimei pun akhirnya mengajak Qin Aouxue untuk pergi bersamanya ke tempat tujuannya yang cukup jauh dari sana.
Namun, meskipun mereka telah memiliki rencana perjalanan. Karena hari sudah mulai gelap, akhirnya mereka pun harus istirahat di sana untuk malam ini.
Malam yang sunyi, dingin membuat Xiao Meimei tidak mampu menahan rasa dingin tersebut, sehingga membuatnya harus memeluk tubuh Qin Aouxue yang menjadi tidak bisa menutup matanya.
Di kesempatan emas ini, Qin Aouxue membalikkan tubuhnya dan menatap Xiao Meimei dengan lembut.
__ADS_1
"Cantik sekali!" batin Qin Aouxue dan mulai memeluk Xiao Meimei dan hanya beberapa saat, akhirnya dia pun tertidur pulas.
Di pagi hari, Xiao Meimei merasa kebingungan. Dia merasa bahwa dirinya tidak benar-benar tidur bersama seorang gadis, wajahnya memerah karena malu.
Xiao Meimei kembali melihat Qin Aouxue dengan seksama, "Aku benar-benar yakin dia memang seorang perempuan! Lalu, perasaan apa yang menggangguku ini sebenarnya?" batin Xiao Meimei yang sangat kebingungan.
Qin Aouxue baru saja bangun dari tidurnya saat Xiao Meimei melepas dirinya dari pelukannya. Tetap tertidur, Qin Aouxue menatap lembut ke arah Xiao Meimei.
"Apakah aku jatuh cinta kepadanya? Tapi, aku ini seorang gadis! Bagaimana cara agar aku bisa mendapatkannya? Ah! Kenapa aku harus menjadi seorang gadis sih!" teriak Qin Aouxue di dalam batinnya.
Xiao Meimei menatap bingung ke arah Qin Aouxue, dia pun akhirnya bertanya, "Sejak kapan kamu menerobos menjadi penempaan tubuh tingkat satu? Bukankah jika ingin menerobos itu harus menggunakan batu spiritual?" batin Xiao Meimei kebingungan.
"Itu benar! Di dalam ingatan yang ku peroleh syarat untuk menjadi seorang kultivator memang harus menyerap energi spiritual dari batu spiritual dan jika tidak berhasil maka dia tidak akan bisa menjadi seorang kultivator!" gumam Qin Aouxue dengan penasaran.
"Terlebih lagi, aku sama sekali tidak menyerap batu spiritual manapun! Bagaimana hal ini bisa terjadi?" batin Qin Aouxue kebingungan.
Namun, sebuah suara tiba-tiba saja muncul dalam dirinya, lebih tepatnya suara itu berasal dari lautan spiritual milik Qin Aouxue.
"Aku adalah jiwa yang bersemayam di dalam batu jiwa iblis! Aku tidak tidak mengerti, kamu telah menyerap ku dan itu adalah penyebab bahwa kamu telah menjadi seorang kultivator!" ucap suara misterius itu yang membuat Qin Aouxue penasaran.
Qin Aouxue pun mulai memejamkan dirinya, dia mencoba untuk kembali ke tempat dimana dirinya pernah bertemu dengan sosok cahaya merah di lautan spiritualnya.
Ketika dia telah berhasil mencapai lautan spiritual itu, seekor monster iblis kecil berdiri diam di hadapan Qin Aouxue.
"Kamu! Pergilah dari tubuhku!" ketus Qin Aouxue yang langsung mengusir monster iblis kecil tersebut.
"Maafkan aku! Aku tidak bisa pergi dari sini meskipun kamu mencoba mengusirnya! Aku tidak mengerti!" ujar monster iblis kecil tersebut dengan merasa bersalah.
"Pasti ini karena kamu ingin menguasai tubuhku, bukan?" tanya Qin Aouxue lagi dengan jelas.
__ADS_1
"Aku tidak tahu! Aku tidak mengingat apapun selain tentang kekuatan kultivasi!" teriak monster iblis itu yang langsung membentak Qin Aouxue hingga terdiam.