Bullying Or Love

Bullying Or Love
Cium Pacar


__ADS_3

Selamat membaca


~


Jovan Alan Subastian


Dia adalah cowok yang tinggi, memiliki wajah tampan yang sering digilai oleh banyak gadis-gadis atau bisa dibilang fansnya. Tetapi dia adalah orang yang pendendam, prinsip hidupnya adalah meluruskan ketidakadilan menjadi kebenaran yang sesungguhnya. Terkadang dia dingin terkadang juga manis. Itulah kelemahannya, ia akan menjadi sangat manis dan baik pada seseorang yang dianggapnya cocok. Tetapi jika ia sudah tidak suka pada seseorang maka ia akan benar-benar besikap dingin pada orang tersebut. Meskipun orang itu tidak seperti yang ia pikirkan.


~


Setelah sampai dirumah. Alan sekarang dia sedang mengistirahatkan tubuhnya di kursi goyang dengan mata yang terpejam letih, sebab tadi sudah melewati ujian tuhan yang menjengkelkan hatinya karena terlalu banyak tenaga yang dia habiskan untuk mengumpati mobilnya yang mogok ditempat yang salah. Bagaimana mungkin cowok takut pada gedung tua yang dibilang angker itu, masa cowok takut sama hantu sih. Itulah kalimat pertama yang ia dengar saat dia baru masuk kedalam rumahnya, dan berhasil membuatnya merasa kesal untuk ketiga kalinya. Yah kerana pertama dia jengkel pada mobilnya, kedua pada kakaknya, dan ketiga pada Mamanya yang ternyata sudah dikabari oleh kakaknya yang sungguh kurang ajar, karena sudah memberi informasi yang tidak-tidak pada Mamanya. Yang membuat sang Mama ikut mengejeknya juga dan menambah kekesalan dihatinya.


Setelah beberapa menit dia terdiam akhirnya ia beranjak lalu menuju meja belajaranya untuk menjalankan misinya (penasaran nggak nih genkz ๐Ÿค—)


"Gue harus cari tuh orang yang udah buat kakak jadi bersalah dimata semua orang. Karena sekarang gue udah kembali dan udah pada jalur yang tepat sasaran sekarang mari kita mulai startnya Alan" ucapnya memberi semangat pada dirinya sendiri


"Oke Alan, mari kita belajar" Alan berucap tetapi dia bingung dengan dirinya sendiri manamungkin dia bisa menyelesaikan tugas ini. Dia hanya pintar di pelajaran olahraga saja dan lemah di pelajaran yang lain


"Tapi kalo gue minta bantuan kakak.." mencoba berfikir sejenak "Ah..nggak-nggak jangan, pasti nanti bakalan di ejek dan malah bikin gue kesel" ujarnya mengingat jika kakaknya selalu mengejeknya setiap kali ia meminta bantuan menyelesaikan tugas sekolahnya


"Aduh, tapi gimana yah..Apa nggak usah gue kerjain sekalian aja deh. Ah...tapi nggak mungkin bakalan kena hukum dong" memikirkan jalan keluar agar ia bisa menyelesaikan tugasnya dengan cepat kemudian dapat kembali pada posisi ternyamannya yaitu rebahan sambil main game tentunya


Beberapa detik kemudian...


"Aha iya, bener itu cara paling cerdas. Haha, kenapa nggak dari tadi aja sih" mendapatkan sebuah ide setelah beberapa detik yang lalu menyalakan lampu imajinasinya (lampu imajinasi kayak gimana nih genkz, kalo ada yang nggak paham komen dibawah yah ๐Ÿ˜„)


Dan cara yang didapatkan Alan adalah bertanya pada mbah Google itulah cara paling tepat dan cepat. (Siapa sering cari jawaban dari Mbah google nih heheโœŒ)


"Moga-moga ada deh ni pertanyaan di Google, kalo nggak ada gue bener-bener harus bersiap diri untuk hukuman guru disiplinya minta ampun itu" ujarnya yang sibuk menggeser layar ponselnya mencari link jawaban yang sama dengan pertanyaan yang ia terima


"Shit !, mana sih kok nggak ada yang sama" kesalnya "Gila, tuh guru ngasih soal susah amat sampe google nggak nyediain" sambungnya


"Oke, gue nyerah. Bodo amat deh, serah..gue bakal terima apapun hukumannya daripada gue harus pusing gini" ia sampai membanting buku ke meja lalu meloncat dan terjatuh tepat dikasur empuknya melanjutkan rebahan dan main game


*******

__ADS_1


Di tempat lain..


"KAKAAAAKK!"


Teriakan Ghezy menggema diseluruh sudut rumah sampai Mama Mura yang sedang memasak makan malam terperanjak kaget karena teriakan anaknya itu


"Bertengkar lagi pasti" menggelengkan kepalanya heran dengan kedua anaknya yang seperti tom & jerry saja selalu bertengkar


Didalam kamar..


"Nyebelin banget sih. Selalu cari gara-gara, orang baru pulang sekolah udah bikin kesel aja. Dasar nenek lampir" gerutu Ghezy kesal terhadap kakaknya yang sudah membuat kamarnya berantakan seperti kapal pecah


"Apa kamu bilang tadi. Nenek lampir, haha" Alissa tertawa terbahak atas perkataan adiknya yang menyebutnya nenek lampir "Nggak masalah nenek lampir. Daripada kamu udah kayak pantat panci penggorengan yang item terus nggak punya pacar lagi haha..kasihan banget sih yang nggak punya kekasih idaman" ejeknya


"Ya udah nggak usah pinjem baju aku. Lagian nih ya kakaku yang jelek, kakak itu pake baju aku juga kegedean. Bakal beneran kayak nenek lampir dong nanti pake baju yang gede" ucap Ghezy tak kalah hanya untuk membalas semua ejekan kakaknya


"Eh, dek ini namanya trend tauk, orang korea trend bajunya pada pake yang gede-gede biar kelihatan imut gitu"


"Apanya yang imut, orang pendek itu nggak ada imut-imutnya. Enakan juga jadi orang tinggi, kalo mau pelukan sama pacarnya nggak bakal susah payah terus kalo mau cium pacar juga bakal nyampe nggak perlu jinjit-jinjit segala. Sedangkan kakak mana nyampek mau cium pacar yang kriteria cowoknya lebih tinggi dari kakak" dan Ghezy benar-benar berhasil membuat Alissa kakaknya berhenti mengoceh, karena saat ini Alissa sudah berdiri dari duduknya dengan mulutnya yang cemberut kesal bahkan bunyi gemelatuk giginya saja bisa Ghezy dengar. Kemudian dia beranjak pergi meninggalkan kamar adiknya tanpa berkata sesuatu apapun


"Salah sendiri suka jail, rasain tuh haha..kakak pasti bakalan minder kalo ketemu pacarnya. Salah sendiri siapa suruh berantakin kamar aku cuma buat milih baju yang cocok untuk kencan, huh..nyebelin. Bakal capek banget nih beresinnya mana tugas aku banyak" gumamnya sambil melipat kembali pakaian yang berceceran dilantai kamarnya


"Oh iya, aku lupa mau kasih tau Luna kalo besok ada literasi pagi. Bisa ngomel mulu nanti kalo kelupaan karena nggak aku ingetin. Mending aku telfon deh"


Tut tut tut


"Huh..untung tersambung. Ayo Lun angkat, nanti bakal ngomel kalo nggak diingetin. Aduh lama am.." belum Ghezy selesai dengan kata-katanya diseberang sana sudah menyaut dengan nada yang tinggi membuat Ghezy harus menjauhkan ponsel dari telinganya


"HALLO!, Ada apa" sahut Luna


"Astaga Lun, nggak usah teriak-teriak juga kan bisa. Aduh gendang telinga aku bakalan pecah tauk denger terikan kamu" gerutu Ghezy


"Hehe, sorry Ghez aku tadi baru aja mau istirahat bentar karena capek lah kamu malah telfon ganggu tidur aku yang bahkan belum 5 menit"


"Ya tuhan Luna, ini jam berapa coba kamu malah mau tidur aku aja masih belum kelar bersihin nih kamar gara-gara diberantakin sama Kak Lissa" adunya pada sahabatnya

__ADS_1


"Haha, Kak Lissa jahilin kamu lagi?"


"Ih kok malah ketawa sih"


"Hehe, ya udah kamu mau bilang apa telfon aku. Jangan bilang cuma mau kasih tau kalo Kak Lissa lagi ngejahilin kamu ya"


"Enggak bukan gitu, lagian ngapain aku bilang kekamu cuma gara-gara Kak Lissa jahilin aku doang"


"Iya udah ada apa Ghezy Sahira sayang, cepet ngomong soalnya aku mau lanjut tidur nih" Luna bahkan bicara sambil menguap


"Ya ampun mau tidur lagi, mandi dulu kali Lun. Aku cuma mau ingetin kalo besok ada literasi pagi jadi kamu bawa buku yang bisa diringkas semisal buku cerita kayak gitu"


"Oh iya besok ada literasi, ah..males banget sih. Ghez kalo bawa buku masakan boleh nggak. Pasti nanti nggak bakal ngebuat ngantuk, mata aku bakalan melek karena baca buku masakan. Ngebayangin makanan-makanan yang menggoda iman. Uh..bayanginnya aku udah laper banget"


"Boleh juga sih, tapi nggak gitu juga kalik Lun. Yang harus bayangin makanan, mending juga bawa buku cerita legenda-legenda zaman dulu biar nambah wawasan kita tentang sejarah"


"Iya deh, aku bawa dua buku aja biar nanti kalo ngantuk bisa ambil motivasi dari ngelihat gambar makanan dari buku masakan"


Ghezy tersenyum mendengar ucapan sahabatnya yang kurang nalar ini "Luna..Luna terserah kamu deh yang penting bawa buku. Yaudah sampai jumpa besok disekolah Lun. Bye"


"Iya Ghez, sampai jumpa juga. Bye"


Setelah obrolannya dengan Luna Ghezy kembali merapikan kamarnya dengan gerakan yang cepat karena dia juga harus menyelesaikan tugasnya


-


Salam hangat


Have a nice day all ๐Ÿ˜Š


Selamat memperingati hari Sumpah Pemuda (28 Oktober 2020)


.


.

__ADS_1


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN DENGAN CARA LIKE DAN KOMEN YAH


__ADS_2