
Jangn lupa tinggalkan jejak kalian ya reader setiaku, Komen dan Like juga dong pastinya 😊
**
Setelah pelajaran yang menguras begitu banyak tenaga, Luna dan juga Ghezy langsung meluncur menuju kantin untuk mengisi perut karena cacing di dalam perut mereka sudah demo minta diisi oleh makanan.
Sesampainya di pintu masuk seluruh kantin sudah dipenuhi dengan siswa siswi yang Kelaparan dan Kehausan
Mata Luna sudah mulai mengabsen bangku-bangku di seluruh ruangan kantin yang tempatnya di lantai paling atas gedung SMP Nusa Bakti. Dan nihil tidak ada satupun bangku yang kosong
"Gila..hari ini anak-anak pada keluar semua deh kayaknya Ghez, lihat deh nggak ada satupun bangku yang kosong" ucap Luna memandang semua siswa siswi yang sibuk dengan makanan dan minuman mereka masing-masing
"Bukankah biasanya juga gini yah Lun"
" Ya ampun Ghezy, biasanya anak-anak kalo udah dapet makanan kan pada di bungkus dibawa ke kelas" kesal Luna
"Iya juga sih, kenapa hari ini semua pada makan di kantin ya" jawab Ghezy
"Eh..ada mata empat sama cewek sok cantik" ucap Shela yang baru saja sampai di kantin "Kalian ngapain ke kantin? biasanya makan juga bawa bekel dari rumah, yah..gue maklum sih..kalian kan anak rumahan yang nggak doyan makanan di kantin" lanjutnya dengan nada menyindir
"Ghez..kamu denger ada suara nggak sih? aku kok kayak denger suara tapi kok nggak ada orang yah jangan-jangan ada hantu ngikutin kita" ucap Luna
Shela mengerucutkan bibirnya sambil mengepalkan tangan geram dengan perkataan Luna yang menyebutnya hantu
"Lun udah, mending kita langsung ambil makanan aja daripada ribut. Udah ayo" ucap Ghezy sambil menarik tangan Luna agar tidak menimbulkan keributan. Yah seperti inilah Ghezy selalu masabodo saja daripada ribut
"Dasar cewek-cewek culun" timpal Shela sambil menghentakkan kakinya.
Sedangkan Luna merasa kesal karena belum puas memberi pelajaran kepada Shela "Ih Ghez kamu selalu deh aku tuh belum puas beri pelajaran sama si tu Mak Lampir sok kecakepan"
__ADS_1
"Luna udah deh, ngapain sih di tanggepin. Udah ah mending kita makan tuh udah ada bangku kosong" menunjuk bangku yang baru saja ia lihat tidak ada yang menempatinya
"Ya udahlah, yuk" ucap Luna sambil melangkah
Sedangkan Ghezy mengerutkan dahinya heran dengan sahabatnya itu, karena baru beberapa menit yang lalu marah-marah nggak jelas tetapi sekarang semangatnya sudah bangkit lagi.
**
Sehabis mandi dan juga memakai pakaian rumahannya, Ghezy langsung berkutat dengan tugas-tugas yang diberikan guru sewaktu di sekolah tadi. Itu adalah kebiasaannya, dia selalu menyelesaikan tugas yang diberikan dengan segera karena dia tidak mau akan kerepotan sendiri nantinya apabila tugasnya menumpuk
"Oke Ghezy, huh..semangat (mengepalkan tangan diudara bentuk semangat) mari selesaikan tugas hari ini" ucapnya pada diri sendiri.
~
"Ghezy!" teriak Alissa kakaknya di depan pintu kamarnya yang membuat dirinya tersentak kaget dan langsung menutup telinganya
"Nih..manja banget sih nggak turun buat makan" timpalnya kesal karena diomeli oleh Mama Mura karena tidak mau nganter makan malam untuk adiknya.
Beberala menit yang lalu...
"Lissa kamu anterin makan malam Ghezy kekamarnya sana" pinta Mama Mura kepada anak sulungnya itu
"Mah..Lissa kan lagi makan, ntar dia pasti turun ambil makan sendiri kalo laper" ucap Alissa sambil menyuapkan makanan ke dalam mulutnya
"Lissa adik kamu itu lagi belajar, pasti dia banyak tugas kamu sebagai kakaknya harusnya bantu dong"
"Dia udah pinter mah nggak perlu di bantu" jawab Lissa sambil membereskan piring bekas makannya dan membawanya ke wastafel untuk dicuci
"Nganter makanan ke kamarnya juga sebagai bentuk membantu adik kamu kan" ucap Mama Mura sambil mengambil nasi dan lauk ke piring untuk anak bungsunya
__ADS_1
"Ya udah, iya-iya Lissa bantu anter makanan ke kamar adik kecil Lissa tersayang mamaku yang cantik" ucapnya dramatis menerima piring yang diberikan padanya sambil mengecup pipi Mamanya itu.
***
Kembali di dalam kamar...
"Dek kamu udah selesai ngerjain tugasnya?" tanya Alissa
"Belum kak, Kenapa emangnya"
"Kakak cuma mau nanya gimana sekarang keadaan kamu, apa teman teman kamu masih suka ngebuli kamu" tanya Alissa khawatir
"Kakak tenang aja aku nggak papa kok, lagian aku udah ngerasa terbiasa dengan semua hinaan demi hinaan yang mereka lontarkan terhadapku" jawab Ghezy dengan santai
"Yah..kakak emang punya adik yang hatinya benar benar baik dan sabar" ucap Alissa sambil mengelus puncak kepala adik tersayangnya
"Kakak By the way kesambet setan dari mana, bisa bicara lembut hari ini" goda Ghezy pada kakak tersayangnya itu
Seketika wajah Alissa yang sebelumnya hangat berubah jadi judes dan galak kembali "ehm" dia berdehem untuk menetralkan raut wajahnya
"Apaan kakak kan cuma pengen tahu, ternyata kamu itu emang bener ngeselin secara teman teman kamu selalu ngejek kamu" ucapnya dengan wajah judesnya
Ghezy berdecak sebal "Yaudah sana ngapain masih disini, udah dapat jawaban dari pertanyaan kakakan" ucapnya sambil mendorong tubuh kakaknya pergi dari kamarnya sedangkan yang di usir hanya memutar bola matanya malas
"huh..ngeselin" lanjutnya setelah mengusir kakaknya dari kamarnya, lalu dia memberesi semua peralatan belajarnya setelah itu pergi tidur berharap mendapatkan mimpi indah malam ini.
-
Salam hangat semuanya dari aku yang Manis hehe😊
__ADS_1