Bullying Or Love

Bullying Or Love
Emang mau dihukum ?


__ADS_3

Selamat membaca


~


Keesokan harinya


Bel masuk berbunyi. Semua siswa ada yang di kantin, depan kelas, ruang ekskul, ada juga yang dimasjid untuk menunaikan sholat Dhuha, dan ada juga yang dilapangan. Tapi hari ini semua merasa bingung padahal belum waktunya masuk kenapa bel tanda masuk sudah berbunyi dan membuat mereka kembali menuju ke kelas masing-masing dengan penuh pertanyaan di kepala mereka


"Kok udah bel padahal kan belum waktunya bel" ucap Anna


"Iya kok udah bel, apa jangan-jangan jam di ruang guru rusak. Mangkanya Pak Engkus udah bunyiin bel" Pak Engkus adalah penjaga sekolah yang salah satu tugasnya adalah membunyikan bel tepat waktu


"Perhatian semua. Hari ini ada Literasi pagi waktunya 10 menit, dalam 10 menit itu kalian harus meringkas sebuah cerita dari buku dan setelah itu dikumpulkan melalui saya. Untuk yang tidak membawa buku bisa merìngkas dari buku seadanya semisal buku pelajaran dan lain sebagainya. Yang terpenting tidak mengandung unsur negatif. Sekian, terimakasih. Em..dan satu lagi Tolong senyap, jangan ribut sendiri. Karena nanti ada penjaga yang survei untuk memeriksa masing-masing kelas sebab tanggung jawab saat Literasi itu diserahkan kepada Ketua dan wakil kelas. Jadi jangan membuat kelas kita dicap jelek oleh Bpk/Ibu guru. Mengerti?!" Anthony sang ketua kelas memberikan arahan kepada anggotanya


"Siap bosss" jawab seluruh kelas serentak


Kemudian mereka semua fokus pada buku masing-masing dan mulai untuk menuliskan apa yang dibaca dari buku cerita. Tetapi tidak semua membawa buku cerita, ada juga yang meringkas dari buku pelajaran hari ini, ada yang browsing lewat smartphone, ada juga yang mengarang cerita


"Ghez, untung kemarin kamu ingetin. Kamu emang is the best deh pokonya haha" ucap Luna berbisik agar tidak menimbulkan keributan


"Udah diem, dimarahin Anthony tau rasa nanti" jawab Ghezy yang tetap fokus pada bukunya tanpa menoleh sedikitpun


"Yaelah Ghez, lagian cuma bisik-bisik gini. Penjaga keliling mana denger" gerutu Luna


"Tapi anak-anak keganggu Luna, lihat tuh si Beni dia wakilnya loh nanti kalo di amuk sama dia gimana" ucap Ghezy yang malah membuat Luna semakin jengkel


"Gue aduin lo ke Anthony nih Lun, kalo lo masih nyerocos terus" timpal Beni yang mendengar dirinya di bicarakan


Tentu saja pembicaraan mereka masih bisa di dengar Beni dan juga Alan karena mereka tepat berada dibelakang Luna dan juga Ghezy meskipun dengan berbisik


"Ya ampun galak amat, wakil ketua. Aku cium deh biar nggak marah-marah terus. Sinih" bercanda Luna yang membuat Beni salah tingkah

__ADS_1


Alan dan Ghezy hanya tersenyum saja tanpa mau ikut menimpali karena Luna dan juga Beni selalu seperti ini jadinya jika mereka saling bicara


Selesai literasi pagi dilanjutkan pelajarannya Pak Darma guru paling disiplin yang pernah ada. Dia tidak membiarkan siswa menyontek lepas dari penilaiannya, karena jika ada yang menyontek maka dia akan mengetahiunya. Tidak tahu kenapa Pak Darma sangat jeli kepada muridnya, tapi dia masih heran dengan satu murid yang tidak pernah ketahuan jika menyontek karena semua jawaban hampir sama tapi tulisannya selalu rapi dan jelas tidak kelihatan seperti menyontek jawaban orang lain (siapa nih genkz)


"Tugas minggu kemarin, kumpulkan kedepan lalu kita akan membahas materi Bab selanjutnya. Saya beri waktu 30 detik untuk semua maju kedepan dan meletakkan tugasnya di meja sebelah sini" tunjuk Pak Darma pada pojok sebelah kanan meja mengajar guru


"Tiga puluh, dua puluh sembilan, dua puluh delapan, dua puluh tujuh, dua pulu enam, dua puluh....." Pak Darma mulai menghitung detik demi detiknya yabg membuat seisi kelas gaduh karena ada yang belum mengerjakan, ada yang lupa memberi judul tugas, lupa nama, belum ada tanggal dan kekurangan-kekurangan yang lainnya


Tetapi tidak dengan Ghezy karena dia selalu mengecek semua kelengkapan tugas dengan teliti, bahkan dia yang pertama mengumpulkan kedepan disaat semua temannya gaduh menggerutu kesal.


"****** beneran hari ini gue" ucap Alan


"Kenapa Al ?" tanya Beni "Lo belum ngerjain tugas dari Pak Darma" tebaknya kemudian diangguki oleh Alan


"Wah gawat, bakal kena hukum habis-habisan deh lo nanti" sambung Beni yang nampak berfikir kemudian memberikan sebuah ide "Gini aja deh Al, em..Ghez" panggilnya pada Ghezy


"Ya ?" kaget Ghezy "Ada apa Ben?"


"Udah telat kali oon" sambar Luna "Pak Darma aja udah ngecek, mau ngumpulin terakhir mana diterima"


"Lo yang oon, kemarin-kemarin Emma juga telat ngumpulin tetep dikasi toleransi" kesal Beni


"Al mana buku kamu ?" tanya Ghezy


"Hah?" kaget Alan "Oh ini, kenapa emang" tanyanya kemudian


"Emang mau dihukum" yang dijawab gelengan kepala oleh Alan "Malah bilang kenapa" gerutunya


"Nih tulis ini, jangan sampai ketahuan kalo kamu nyontek" ujar Ghezy kemudian berbalik menghadap depan


"Al mau aku kasih tips, jangan sampai ada yang salah tulis atau nggak jelas tulisannya. Karena bakal ketahuan kalo hal itu terjadi. Percuma juga pasti bakal dihukum entar, jadi yang teliti" jelas Luna yang sudah pro dalam hal menyontek

__ADS_1


"Ini nih, tukang nyontek udah ratunya ya kayak gini mana nggak pernah ketahuan lagi" ucap Beni (Nah sekarang udah pada tau kan genkz siapa yang dimaksud nggak pernah ketahuan saat nyontek)


"Ya iyalah, kalo mau nyontek juga harus pakai ini (menunjuk kepalanya yang dimaksud menggunakan akal) jangan asal nyontek aja"


"Kalian malah ganggu gue nulis tau nggak, diem napa" kesal Alan yang merasa terganggu atas celotehan Luna dan Beni


"Biasanya Pak Darma ngecek sampai lima menit dan didata siapa yang belum ngumpulin, baru deh ngasih hukuman. Jadi cepetan nulisnya Al. Nanti lo pura pura aja lupa naruh buku tugas terus lama nyari di tas, biar di toleran" ujar Beni


"By the way, bukanya tuh cewek udah dikumpulin yah tugasnya. Kok bukunya dikasih di gue" tanya Alan


"Ghezy maksudnya, jangan ditanya Al tuh buku yang lo contek bukan buku tugasnya lebih tepatnya sih coretannya dia. Dia ini telitinya minta ampun bahkan buku coretannya aja rapi gini" tunjuknya pada buku Ghezy yang dipegang Alan "Maklum anak pinter, jadinya semua serba hati-hati biar dapet nilai bagus" sambungnya


"Ben, aku bisa denger apa yang kamu omongin" sahut Ghezy


"Hehe, sengaja Ghez biar lo denger" jawab Beni


"Oh jadi cewek aneh ini yang paling pinter disini, mangkanya nggak pernah banyak ngomong. Selalu fokus sama buku. Emang dasar cewek aneh" gumam Alan dalam hati sambil terus menuliskan semua jawaban di bukunya


Di depan Pak Darma masih sibuk mengecek satu persatu buku dari anak muridnya, agar tak terlewatkan satupun siswa yang suka menyontek. Karena akan ia beri hukuman agar kapok dan tidak mengulanginya lagi.


-


**Telat up dan akan selalu telat karena banyak tugas 😢


Salam hangat


Have a nice day all


Sampai jumpa di next Eps. Bye...


Like, Comment, dan Vote yah. Love you all**

__ADS_1


__ADS_2