
Disebuah rumah lebih tepatnya di sebuah kamar terdengar begitu berisik dengan barang barang yang berjatuhan,,sang ibu yang mendengar keributan dari arah kamar putri semata wayangnya pun segera beranjak menaiki tangga..
"Tata,,,ada apa sayang?,"
"Tata ga papa kok bundaa!!!,tata lagi nyari dasii" mendengar teriakan Putri nya pun ia hanya menggeleng kan kepalanya sudah biasa mendengar dan melihat putrinya itu begitu ribut di pagi hari begini..
"Yasudah,,cepat turun kebawah bila sudah selesai, untuk sarapan,,ayah udah nungguin tuh"
"Iya bunda,,bentar lagi tata turun kok"
Mendengar itupun wanita yang masih cantik di usianya yang sudah berkepala 3 yang akrab di panggil bunda Vivi itu, tersenyum dan turun ke lantai bawah untuk melanjutkan menyiapkan sarapan yang sempat tertunda..
Saat sedang sibuk menata sarapan di meja makan ada sebuah tangan kekar memeluknya dari belakang bunda Vivi hanya mendiamkannya karena ia sudah mengetahui bahwa siapa lagi yang berani memeluk nya seperti itu adalah suaminya yang tak ingat umur itu,,bila kata tata ,''ayah udah tua tapi masih kayak bayi 5 tahun kalo sama bunda''.
Vivi pun melepaskan tangan kekar yang memeluknya dari belakang dan menghadap ke arah pelaku yang kini cemberut karena pelukan nya di lepaskan..
"Udah sana duduk ah,,ga malu apa kalo di liat tata", mendengar itupun Lucas selaku ayah tata hanya mencibikkan bibirnya namun tetap menuruti apa yang di perintahkan istrinya,,Vivi yang melihat suaminya menggerutu namun tetap melakukan apa yang ia perintahkan pun terkekeh geli,benar kata tata bahwa ayahnya itu tak sadar akan umur..
"Selamat pagiiii!!!,,bunda ,ayah" kegiatan suami istri itupun terhenti saat mendengar teriakan dari arah tangga yang tak lain adalah teriakan yang berasal dari putri kesayangan mereka ,,,
"Selamat pagi sweety ,,,,jangan teriak teriak,nanti tenggorokan kamu sakit"tegur sang ayah,,tata yang mendengar itupun hanya cengengesan dan mencium kedua pipi orang tuanya yang memang sudah menjadi kebiasaan nya,
"Hehehe,,,iya ayah,,ga bakal di ulangin kok kalo inget,,hehehe" mendengar itu Vivi dan Lucas hanya menggeleng kan kepalanya,
__ADS_1
Sarapan pun di mulai dengan Kidmat sesekali ada percakapan yang membuat suasana nya menjadi semakin hangat (devinisi keluarga harmonis)..
"Gimana sama sekolah baru kamu ta, suka ga?" Tanya sang ayah
"Suka banget ayah,,cuman aku kesel aja sama salah satu muridnya kemaren waktu pendaftaran huh"tata menjawab itu sambil cemberut mengingat kejadian kemarin..
"Emang nya apa yang di lakuin murid itu sampe buat anak kesayangan ayah ini kesel hmm?" Tanya Lucas karena penasaran sekaligus gemas sendiri saat melihat putrinya menggembungkan kedua pipinya,itulah ciri khas seorang tata bila sedang kesal..
"Itu tuh cwo songong, tata ga tau namanya tapi,,,ganteng sih orangnya,tapi tata ga suka ga punya sopan santunn,,songong lagi,,tatakan kesel jadinya yaudah tata kejar terus tata pukul deh muka songongnya itu hehe" mendengar jawaban putrinya Lucas dan vivi melebarkan matanya...
Sebrutal itukah putri mereka,,namun Lucas sadar sikap putrinya yang begitu bar bar dan seperti preman itu turun dari istrinya,,bahkan dulu istrinya lebih parah ,,Lucas dulu mengenal istrinya karena tak sengaja melewati jalan yang sialnya sedang terjadi tauran,dan ia melihat seorang gadis cantik bertubuh mungil yang memukuli seorang pria dengan brutal dari situ lah ia mulai menyukai istrinya..
Perlu usaha keras agar bisa meluluhkan hati vivi yang notabene nya adalah seorang preman cantik dan cuek pada seorang laki laki..
Lucas tersadar dari lamunannya saat pipinya di kecup oleh tata yang berpamitan untuk pergi ke sekolah..
Skip
Tata sudah sampai di depan gerbang sekolahnya,kurang 2 menit lagi saja ia pasti sudah telat...
Walaupun mempunyai wajah yang cantik dan berprilaku blak blakan tata tak mempunyai teman maupun saat di sekolah lama ataupun di sekolah barunya,bukan mereka yang menjauhi tata,tapi tata sendiri lah yang sering menolak dengan halus saat ada yang mengajak nya berteman dekat (sahabat).,
Mereka yang satu sekolah dengan Sasa hanya mengetahui nama nya saja dan tak pernah mengetahui seluk beluknya kehidupan tata,,tata hanya akan menjawab bila di tanya dan tata akan mau berkomunikasi dengan orang lain dan mau berdekatan dengan orang lain saat ada tugas kelompok saja..
__ADS_1
Mereka juga tak tahu apa alasannya gadis cantik bertubuh mungil namun mempunya sifat yang sangat galak itu tak mau berteman,,mereka hanya membiarkan saja,karena tata pun tak pernah berbuat Masalaah bila tidak di usik..
Tata tak memusingkan bila harus terus sendiri,ia sudah terbiasa apa-apa sendiri maka dari itu akan terasa aneh bila ada orang lain yang berada di dekatnya kecuali orang tuanya,,dan ada hal lain yang membuat nya melakukan itu..
Saat sedang menyusuri koridor untuk menuju kelasnya yaitu 10 IPA 2 yang mana memang di SMA DEWANTA di tiadakan MOSuntuk tahun ini entah karena apa,dan semua siswa sangat senang akan hal itu,,tata masih fokus melihat papan papan yang menempel di samping pintu untuk mencari kelasnya sehingga tidak memperhatikan jalan,namun..
Brugh,,,,
"AWHHHHH,aduhh pantat tata sakit"ringis tata saat tubuhnya bertabrakan entah dengan siapa yang mengakibatkan tubuhnya terjatuh terduduk ..
"Kampret,,,pantat gue sakit,,kalo jalan itu yang bener pake mata!!!" Maki orang yang bertabrakan dengan tata dengan suara dingin yang di pastikan oleh tata adalah seorang pria..
Tata yang tak terima di maki pun mendongak kan wajahnya untuk melihat siapa orang yang bertabrakan dengannya..
Alangkah terkejutnya ia saat mengetahui orang yang memang tengah melihat kearahnya bisa di lihat orang itu juga sama terkejutnya seperti tata..
"LOE"ucap tata dan orang itu berbarengan..
"Cihh,,kenapa dari sekian banyak nya orang kenapa harus cowo songong kayak Lo sih yang gue tabrak,lagian jalan itu pake kaki bukan pake mata,ganteng ganteng kok ****,"sinis tata pada orang itu yang tak lain adalah Calvin lalu bangkit dan membersihkan rok belakang nya..
Calvin yang mendengar itupun mendesis tak suka ia juga kembali ingat akan perbuatan gadis di depannya itu pada wajah tampannya...
"Eh,,Lo cwe jadi-jadian,,,,siapa juga yang mau tabrakan sama cwe tukang pukul kayak Lo!!!" Tata tak memperdulikan ucapan Calvin, ia berlalu pergi begitu saja yang membuat amarah Calvin sampai di ubun ubun...
__ADS_1
"EH,,,,CWE TUKANG PUKUL BUKANNYA MINTA MAAF MALAH PERGI,"yang di balas tata dengan melambai kan tangannya ke atas ,"argggggghhh sialan emang tu cwe,."Calvin pun segera pergi dengan kekesalan pada tata yang semakin menjadi di hatinya sudah ke 2 kalinya tata membuat anggota badannya sakit dan membuat ia harus menahan malu dan marah...