CALVIN PUTRA DEWANTARIO

CALVIN PUTRA DEWANTARIO
04


__ADS_3

       Tata masih enggan untuk membuka matanya sampai suara ketukan di mejanya membuatnya mau tak mau harus membuka matanya dan mendongakkan kepalanya,namun ia menghela nafas kelas saat tau siapa yang menggangu tidur nya..


       "Mau apa Lo!" orang yang tadi mengetuk meja tatapan sedikit tersentak saat mendengar nada ketus dan serak khas seperti orang yang baru bangun tidur.,"ini sekolah tempat buat belajar bukan buat tidur".,


       "Suka suka gue lah,,lagian gue juga sekolah bayar pake duit bukan pake daun,,kenapa Lo yang ribet!,jangn mentang2 ini sekolah punya bokap lo!,jadi Lo bisa seenaknya,dasar cowok songong,sok cool so kecakapan padahal jelek!!"sungguh Calvin di buat ternganga kaget saat mendengar perkataan pedas dari gadis mungil di hadapannya itu,,niat nya hanya ingin mengusili tata namun cacian yang malah ia dapatkan,.padahal baru kali ini dia mau mengganggu seorang wanita dalam hidupnya..


       Tata yang merasa Calvin tak mengatakan apapun lagi,kembali menelungkup kan wajahnya di antara tangannya yang di lipat di meja,karena kepalanya yang kembali berdenyut..


       Sementara Roby yang memang memerhatikan interaksi keduanya pun tak kuasa lagi menahan tawanya, ia tertawa terbahak bahak,saat biasanya para gadis akan memuja dan berteriak histeris saat Calvin berbicara pada mereka,namun berbeda dengan tata yang malah mencaci maki Calvin,,dan jangan lupakan raut wajah Calvin yang masih menganga tak percaya akan perkataan tata,dan perlakuan tata yang mengabaikan nya begitu  saja.


       Calvin yang tersadar dan mendengar gelak tawa dari arah sampingnya pun mendelik tajam ke arah Roby yang membuat tawa Roby seketika berhenti dengan kekehan geli,"gimana bro,rasanya di caci maki sama perempuan enak kan,pedes pula mau di tambahin gula ga biar ada manis manisnya,,haaahaa... hahahaha"sungguh Roby adalah definisi sahabat sejati sebenarnya..


       Calvin yang mendengar perkataan Roby yang sebenarnya adalah ejekan untuk dirinya pun mendengus sebal dan hati nya masih dongkol dan tak terima atas perbuatan tata tadi,,dan ia semakin kesal saat Roby masih menertawakan nya...


      "Terusin aja ketwa nya,,sampe Lo ga sadar kaki gue bener bener sampe di pantat Lo rob" Robby yang mendengar itupun sontak langsung berdiri dan berlari keluar kelas dengan masih tertawa,Calvin yang memang sudah memendam kesal pada Roby sejak pagi pun mengejar Roby...

__ADS_1


        Tata yang terganggu oleh kegiatan yang di lakukan oleh Roby dan Calvin pun mendengus,,lalu kembali melanjutkan tidur nya yang sempat terganggu oleh Calvin tadi,.


        Beda halnya dengan Calvin dan Robby yang masih saling mengejar satu sama lain,keringat sudah membasahi tubuh keduanya yang menjadikan mereka semakin terlihat menawan,kejadian mereka tak luput dari penglihatan semua kaum hawa terlebih ke arah Calvin yang memang terlihat sangat menawan dan kadar ketampanan semakin meningkat..


       Robby pun menghentikan langkahnya dan memberikan isyarat pada Calvin bahwa ia sudah menyerah,"hah..hah..hah,,udah Vin udah,,gue udah ga kuat lari lagi cape",Calvin yang memang merasakan kelelahan pun langsung membaringkan tubuhnya di lapangan basket,,dan para fans yang memang dari awal Calvin memasuki sekolah pun tak menyia-nyiakan kesempatan itu dari mempoto Calvin,berlomba lomba pergi ke kantin untuk membeli minuman untuk Calvin..


      Namun Calvin tak memperdulikan hal itu semua kini ia berbaring telentang mengistirahatkan tubuhnya yang begitu lelah sehabis berlari mengejar Robby,,lain halnya dengan Robby yang memang memiliki wajah yang tampan namun masih lebih tampan Calvin pun mulai tebar pesona,,calvin yang memang sudah mengetahui bahwa teman nya itu seorang buaya pun hanya memutar bola matanya jengah..


       Namun tak lama ada seorang kating (kakak tingkat/senior) perempuan yang memang terkenal sebagai perempuan paling cantik seantero sekolah, berjalan ke arah lapangan basket lebih tepatnya menghampiri calvin,"haii calvin,,, keliatannya haus banget,,nih aku kebetulan bawa air minum"Robby merinding sendiri saat mendengar suara katingnya yang di buat imut,rasanya Robby saat ini ingin muntah pelangi 🌈, walaupun Robby seorang playboy namun ia tak menyukai wanita yang genit dan berdandan seperti cabe pangkalan,,.


    "rob,cabut yuk hawa nya mulai ga enak di sini,,,jadi merinding gue"..


     Setelah mengatakan itu Calvin berlalu dan di ikuti oleh Robby yang sudah tertawa melihat bagaimana seorang Calvin mengabaikan seorang perempuan yang di sebut sebut primadona sekolah,.


    "yang sabar ya kak,,Calvin emang gitu,,and gue kasih saran jangan pernah muncul di depan muka Calvin lagi kalo Lo,ga mau lebih di permaluin lagi sama calvin"setelah mengatakan itu Robby berlari menyusul Calvin yang sudah terlihat menjauh..

__ADS_1


     Sementara Clara ya perempuan yang di sebut primadona dan perempuan yang sama yang menghampiri Calvin dengan percaya diri kini menahan malunya karena perbuatan Calvin,,apalagi ia sadar bahwa kejadian Calvin tak menganggapnya ada di saksikan banyak siswa yang kebanyak sekarang menahan tawanya dan banyak berbagai tatapan menatap kearahnya...


    Clara pun bergegas pergi dengan wajah yang Semerah tomat karena menahan malu,baru kali ini ada seorang pemuda yang menolak dan tak peduli akan pesona seorang Clara Stevani altrak,dan itu sangat menyakiti harga dirinya yang notabenenya perempuan paling di gilai dan sering di puja dan dikejar oleh banyak laki laki,,.


   "Tunggu aja,,,gue pastiin Lo akan bertekuk lutut di bawah pesona gue Calvin putra dewantario"sumpah Clara dalam hati,,ia mulai berambisi untuk menaklukkan seorang Calvin yang notabene nya adalah seorang yang anti perempuan.


Skip


    Tata sudah sampai di depan pintu gerbang rumahnya,, walaupun ia termasuk anak orang kaya namun tata lebih memilih menggunakan angkutan umum,untuk berangkat dan pulang sekolahnya,,bila di tanya alasannya tata akan menjawab 'ya tata pengen aja' alasan yang tak meyakinkan,namun walaupun begitu orang tuanya mengijinkan dengan syarat tata harus di temani oleh orang khusus suruhan orang tuanya selama ia berada di angkutan umum,dan tata tak mempermasalahkan itu karena ia sudah terbiasa dengan perlakuan orang tuanya yang terlalu berlebihan..


  Ia tahu orang tuanya seperti itu karena memang kondisinya tidak seperti yang terlihat,di tambah lagi dia adalah anak perempuan satu satunya,,dan dia juga memiliki dua kakak yang sama sama sangat over protective pada dirinya,, untungnya mereka bersekolah di luar negri jadi ia bisa bernafas lega setidaknya ia mendapat kan sedikit kelonggaran..


    Tata membuka gerbang rumahnya ia langsung menyapa dengan ramah para satpam yang berjaga ,tapi ada perasaan tidak enak  di benaknya saat melihat ada mobil sport mewah berwarna merah darah terparkir di halaman rumahnya,ia sangat meyakini bahwa mobil itu bukan milik kedua orang tuanya,,namun.


      Tata baru menyadari saat melihat plat nomor kendaraan yang terpampang jelas di belakang mobil itu,,tata menarik nafas dalam-dalam perasaanya kini campur aduk saat mengetahui siapa gerangan pemilik mobil yang berada di hadapannya itu,, perasaan antara senang dan sedih,,senang karena ia akhirnya bertemu lagi dengan orang yang dia rindukan sedih karena sebentar lagi kebebasan yang hanya sedikit akan lenyap,,.

__ADS_1


   


__ADS_2