CAPPUCINO NYA AISYAH

CAPPUCINO NYA AISYAH
(Bab 3) Tentang sahabat ku


__ADS_3

Aku pun masuk ke dalam kamar ku membuka handphone ku, sambil melihat lihat foto ku dengan sahabat ku yang sudah lama ku simpan, menghilangkan sedikit lelah, serta bergumam sendiri, "banyak sekali disain yang di pesan, harus mulai dari mana ni?" tanya ku sendiri sambil membuka pesanan di WhatsApp ku. Aku sebenarnya lelah tapi karena Allah semuanya menjadi lillah, tiba-tiba saat ku sedang duduk di meja disain ku, untuk merancang disain baru, bunda berteriak memanggil ku dari luar,


"Aisyah..., keluar nak, ada hadiah ni buat kamu" panggil bunda padaku


"iya Bun, sebentar" jawab ku sambil menaruh pensil disain ku di atas kertas


saat aku keluar ternyata ada sahabat lama ku datang, aku sangat bahagia dia memeluk ku sangat erat,


"Fatimah! kamu kapan datang nya?" tanya ku sambil memegang pundak nya


"barusan Syah, aku rindu sekali sama kamu" lanjut nya sambil memeluk ku lagi


"aku juga Fat, kamu Jagan keluar kota lagi" lanjut ku dengan nada bahagia

__ADS_1


Fatimah adalah sahabat ku sejak 3 tahun lamanya, sekarang dia menginjak bangku kuliah, dia sangat hebat dalam bidang dakwah, walaupun dia disibukkan oleh kuliah nya dia sangat giat dalam mempelajari dan mengajar kan agama, saat ini dia tinggal di luar kota karena tugas ayah nya. Sebelumnya aku belum menceritakan pada kalian di mana Ayah ku?, ayah ku adalah pahlawan ku, dia hadir dalam situasi darurat ku, ayah bekerja di luar kota, peran nya sebagai pembaca dongeng tidurku sekaligus pejuang negara, ayah ku bekerja sebagai TNI angkatan udara, sekarang ayah jarang pulang karena tugasnya yang begitu padat, selalu ada kabar tentang ayah walaupun ayah lama respon pesan ku tapi ayah selalu menjawab salam cinta ku. Lanjut ke Fatimah, dia berbincang banyak dengan ku, bahkan dia membawakan ku banyak sekali cappucino, benar, aku adalah wanita yang sangat menyukai cappucino, saat hari Milad ku, aku habiskan sepuluh es cappucino sendirian, bunda dan ayah terkejut saat itu, tapi pada kenyataannya itu lah aku, sampai sekarang cappucino masih menjadi hal kesukaan ku, Fatimah melanjutkan ceritanya pada ku,


"Aisyah..., aku suka kangen sama kamu kalo lagi ada praktek ceramah di kampus" ucap nya sambil membuka handphone nya


"kenapa kangen dalam situasi seperti itu?" tanya ku sambil meminum cappucino yang dia bawa untuk ku


"kamu hebat dalam hal berdakwah, sedangkan aku masih belajar" lanjut nya sambil menatap ku lesu


"hemm, aku juga masih belajar Fat, kalau kamu bisa teringat aku, apalagi aku yang tidak pernah melupakan mu" jawab ku sambil tersenyum menatap nya


"Syah, kamu sampai sekarang belum punya pacar?" tanya nya sambil ketawa


"ya kali aku pacaran, mau di gantung sama ayah, sampai beneran pacaran, langsung coret dari kartu keluarga" jawab ku dengan nada bercanda

__ADS_1


"benar Syah, Allah melarang kita berpacaran dengan alasan yang kuat" lanjut nya sambil melihat lihat buku disain ku


"coba buka Al-Qur'an surah al-isra ayat 32 Fat" lanjut ku lagi


"iya Syah, aku sudah membaca nya, dan benar zina itu sangat terlarang, jagan kan berzina, mendekati nya saja sudah sangat berbahaya" jawab nya lagi


"semoga kita selalu bisa berdakwah dalam hal apapun fat" lanjut ku sambil bersandar di bahu Fatimah


"iya Syah, kita sama sama berjuang ya, agar Allah selalu membuat kita bareng terus hingga ke Jannah" jawab Fatimah sambil menyandarkan kepalanya dia atas kepala ku


"aamiin ya rabbal alamiin" ucap ku lagi


begitu indah kan cerita kami berdua, saat susah dan senang kita berjuang sama sama. Fatimah juga akan pindah dan menetap di sini, karena orang tuanya menyuruh nya untuk kuliah di sini, serta tinggal satu rumah bersama ku dan juga bunda.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2