CAPPUCINO NYA AISYAH

CAPPUCINO NYA AISYAH
(Bab 7) Perasaan yang tersembunyi 1


__ADS_3

Saat matahari terbenam begitu terang aku pun kembali memulai aktivitas ku seperti biasanya, setelah mandi, sholat, dan sarapan pagi, aku pun kembali untuk berangkat bekerja, banyak sekali disain yang harus ku rancang hari ini, belum lagi aku harus memesan bahan untuk membuat fashion baru, aku rasa jadwal hari ini begitu padat, aku juga harus mengajar mengaji anak-anak nanti sore. Semuanya harus aku selesaikan sendiri, karena inilah tugas ku sebagai manusia yang jauh dari kata sempurna, setelah sampai di toko fashion tempat ku bekerja, aku mulai melanjutkan disain ku, saat sedang menggambar dengan wajah serius tiba-tiba kak Galang menyapa ku,


"serius sekali" gumam nya sambil mengambil pensil dari tangan ku


"kak Galang!, kalau mau nyapa tuh assalamu'alaikum dulu dong" lanjut ku dengan lirih sedikit kesal


"iya-iya habis kamu serius banget!" ucap nya lagi mengutarakan maaf


"iya kak, banyak pesanan disain dari kemarin cuma belum sempat aku selesaikan" jawab ku sambil melanjutkan rancangan ku


"iya maaf ya..." lanjut nya


aku hanya terdiam sambil menggambar disain ku, aku sangat bahagia atas kembali nya pahlawan hidup ku ini, hanya saja kenakalan nya belum bisa hilang dari dulu hingga sekarang, yaitu selalu membuat ku terkejut dengan kedatangan nya yang tiba-tiba tanpa salam,


"aku juga lagi banyak acara hari ini, jadi aku bisa ke rumah kamu nanti siang sehabis dzuhur" ucap nya lagi


"iya kak, aku mengerti biar nanti aku jadikan kejutan buat bunda" sahut ku sambil merapikan salah satu rancangan di belakang ku

__ADS_1


karena kesibukan ku yang seperti itu akhirnya kak Galang mulai serius menatap mataku, aku pun mulai menyadari nya,


"kak stop melihat aku terus!" ujar ku dengan nada kesal


kak Galang tersenyum kecil,


"kamu itu kalau lagi sibuk sama sekali susah di ajak bercanda ya" ucap nya lagi


"sudah kak Galang lanjutin dulu kesibukan kakak, nanti soal main ke rumah kita bicarakan setelah kesibukan kita sama-sama selesai" jawab ku menasehatinya


"wa'alaikumussalam kak" jawab ku sambil melanjutkan pekerjaan ku


benar apa yang kak Galang ucapkan, aku tidak bisa di ganggu saat sedang melakukan kesibukan, kecuali es cappucino yang ada di hadapan ku, tanpa basa basi aku langsung meminum nya dan meninggalkan semua kesibukan ku, kalian pasti merasa aneh, atau mungkin terheran heran, tapi inilah kenyataan nya, karena setiap makhluk Allah itu berbeda-beda. Setelah selesai setengah dari tugas ku, jam istirahat pun telah tiba, saat nya untuk aku mengistirahatkan tangan ku dahulu, terasa pegal sekali, "Allah..." desah ku sambil duduk di kursi ku. Setelah setengah jam beristirahat aku pun kembali melanjutkan pekerjaan ku, berharap cepat selesai sebelum dzuhur sebab kak Galang nanti hendak bertemu bunda jadi aku harus siap-siap untuk mempertemukan mereka, akhirnya pun pekerjaan ku selesai tepat pukul 11:20 aku pun izin pulang kepada petugas toko fashion, saat hendak pulang tiba-tiba Fatimah datang menghampiri ku yang saat itu masih di depan toko fashion,


"Syah!" teriak nya memanggil ku


"kamu kenapa ke sini Fat?" tanya ku padanya

__ADS_1


"tadi aku mau balik pulang ke rumah mu, cuma sekalian lewat arah toko fashion tempat kerja mu, jadi kebetulan ketemu kamu" jawab nya


"ya sudah, kita pulang sekarang aku juga banyak kesibukan hari ini" lanjut ku sambil menaiki motor ku


setelah kami sampai di rumah, bunda langsung menyambut kedatangan ku dan Fatimah, setelah berbicara sebentar dengan bunda dan Fatimah di ruang tamu, kami pun langsung melaksanakan sholat dzuhur, aku pun segera menanyakan tentang kedatangan kak Galang melalui handphone ku, sambil berbincang dengan Fatimah di kamar ku.


"assalamualaikum kak, jadi datang ke rumah ku?" tanya ku melalui whatsapp, sambil memberikan lokasi rumah ku


"wa'alaikumussalam Syah, tentu saja jadi, sebentar ya aku siap-siap terlebih dahulu" jawab chat kak Galang pada ku


sambil menunggu kedatangan kak Galang, tiba-tiba dering telfon berbunyi dari handphone Fatimah, saat itu Fatimah sedang di kamar mandi, jadi tanpa sengaja karena berdering terus menerus, akhirnya aku angkat telfon nya, sebelum aku berbicara ternyata dari telfon itu suara yang tidak asing bagi ku terdengar


"assalamualaikum Fat, aku tunggu di taman ya Jagan sampai telat, 10 menit dari sekarang bersiap siap lah"


ternyata benar sekali, suara akhy Fahri lah yang sangat pekat terdengar di telingaku, tanpa basa basi aku tutup telfon nya, aku baru sadar ternyata nama kontak akhy Fahri di whatsapp Fatimah adalah "my crush" tepat sekali bahwa selama ini Fatimah menyukai akhy Fahri, aku baru sadar ternyata selama ini orang yang di cintai dan selalu di ceritakan oleh Fatimah ke pada ku adalah akhy Fahri. Setelah Fatimah keluar dari kamar mandi dan menghampiri ku, aku sampaikan pesan telfon yang tadi, Fatimah sangat senang mendengar itu, dia langsung melompat lompat sambil tertawa bahagia, aku melihat itu, aku melihat betapa cinta nya ia pada akhy Fahri orang yang juga aku cintai saat ini, rasa bahagia dan hancur terasa saat itu juga di kamar kecil ku. Fatimah pamit pada ku dan bunda, dan dia bilang akan pulang tepat sebelum matahari terbenam, semakin terasa sakit hati ku, saat aku tau akhy Fahri pergi bersama sahabat terbaik ku, aku berusaha untuk positif thinking, mungkin ada keperluan yang sangat mendesak sehingga mereka harus bertemu di taman.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2