
Hari ini Yora menginap di rumah Ciko,karena permintaan dari orang tua Ciko.
Karena orang tuanya 2 hari lagi akan pulang.
Pagi-pagi sekali Yora bangun dan segera menghirup udara segar di balik balkon.
Dan di sungguhan dengan pemandangan indah seperti bunga melati dan lainnya.Sekutar 5 menitan ia menghirup udara segar,ia langsung menuju ke kamar mandi.
Karena hari ini Yora tidak masuk kuliah,kebetulan hari libur,Ciko juga tidak ke kantor ia sudah berjanji seharian ingin bersama dirinya.
Mamah Ciko sudah bangun lebih awal menyiapkan sarapan.
Selesai mandi dan berpakaian Yora segera turun ke bawah,karena dari tadi Tante Nadira memanggil dirinya agar segera sarapan.
"Sayang ayo sarapan bareng sini"ucap Nadira.
"Ciko mana Tante"ucap Yora.
"Yaudah kamu panggil Ciko dikamar nya"ucap Nadira.
Yora segera memanggil Ciko dan berlalu menuju ke kamar Ciko di lantai atas.
"Sayang kamu di dalam"ucap Yora.
"Masuk aja gak di kunci"ucap Ciko.
Ciko baru saja selesai mandi dan baru mengenakan celana bokser saja,tetapi belum mengenakan baju sama sekali,dan ia ingin mengerjai kekasihnya saja.
Saat Yora masuk ia betapa kaget melihat Ciko baru saja selesai mandi dan sangat tampan,bahkan tidak mengenakan baju hanya mengenakan bokser saja.
Yora amat kaget dan ngoceh tidak jelas.
"Kamu kenapa gak pakai baju,sembarangan nyuruh masuk"ucap Yora ngoceh.
Sedangkan Ciko senang sekali bisa mengerjai kekasihnya ini yang teramat polos.
Tiba-tiba Ciko mendekat ke arah Yora,dan Yora pun mundur sampai terkena dingding kamar dan Ciko semakin mendekat.
"udah pasang baju sana,kamu mau ngapain awas ya"ucap Yora.
"Mau minta morning kiss aja"ucap Ciko menggoda.
"Gak mau kemaren kamu udah ambil first kiss aku"ucap Yora membantah.
Tanpa aba-aba Ciko langsung saja mencium bibir ranum Yora yang membuat dirinya tergoda,karena ia sudah gemas dengan pacarnya ini.
Sedangkan Yora kaget dan ingin marah dan berteriak nanti apa kata Tante Nadira dan om Leo di bawah.
__ADS_1
Buru-buru saja Yora menginjak kaki Ciko dan Ciko merintih.
Yora segera buru-buru ke bawah dari pada ia menunggu nanti Ciko akan berbuat lebih jauh ungkapnya dalam hati.
Sedangkan Ciko ia segera memakai baju dan turun ke bawah.
Mereka segera melangsungkan sarapan dengan tenang,dan membahas kuliah Ciko yang sebentar lagi akan lulus.
"Ciko sebentar lagi kamu udah lulus,apa rencana kamu selanjutnya"ucap Leo.
"Mau nikahin Yora segera aja sih pah"ucap Ciko.
Sedangkan Yora kaget dengan ucapan Ciko barusan.
Orang tua Ciko juga sangat setuju jika Ciko dan Yora segera menikah,dan mereka pengen cepat memiliki cucu.
Setelah selesai sarapan Yora dan Ciko juga siap-siap ingin keluar,karena mereka akan dinner berdua.
"Kita mau kemana siiih"ucap Yora.
"Kita nonton bioskop terus kita ke pasar malam"ucap Ciko.
Karena di pasar malam banyak permainan karena Ciko ingin menghabiskan waktu berdua bersama.
"serius kita ke pasar malam"ucap Yora.
"Iya sayang"ucap Ciko.
Sesampainya di mall,Ciko langsung mengajak Yora ke salah satu toko berlian paling bagus dan mahal.
Ciko langsung memilihkan berlian untuk Yora,dan Yora hanya mengikuti saja.
"Sayang ini mahal banget loh"ucap Yora.
"Gak papa sayang duit aku gak bakal abis beli ini mah"ucap Ciko.
"Kalo beli barang itu harus yang penting,jangan mentang-mentang banyak uang foya-foya.Diluar sana masih banyak yang membutuhkan"ucap Yora panjang lebar.
Ciko hanya mengangguk senyum saja.
Selesai membelikan berlian,mereka segera menuju bioskop.Sesampainya disana mereka menonton banyak macam film-film terbaru.
Hari pun juga sudah mulai gelap,dan Ciko akan mengajak Yora ke pasar malam yang ada dipertengahan kota,karena ia sudah berjanji akan mengajak nya seharian penuh bermain,agar ia tidak suntuk di rumah.
Setibanya di lokasi mereka segera menaiki wahana,rumah hantu,kincir angin,dan permainan nya masih banyak lagi.
Hampir 4 jam an mereka berada di pasar malam tersebut,bahkan banyak ibu-ibu melirik mereka,karena kelihatan romantis sekali.
__ADS_1
jam sudah menunjukan pukul 9,setelah sepasang kekasih asik tertawa,bercanda dalam permainan tadi,Ciko segera mengajak kekasihnya untuk makan terlebih dahulu.
Karena asik bermain sampai ia lupa untuk mengajaknya makan.
"Sayang kita makan dulu ya"ucap Ciko.
"Kamu mau makan apa?"tanya Ciko.
"Aku mau nasi Goreng"ucap Yora.
"Yaudah kita restoran terdekat aja"ucap Ciko.
Mereka segera melanjutkan perjalanan,sesampainha di restoran,ada yang menatap mereka dengan intens.
Tetapi Ciko dan Yora tidak merasa ada yang menatap mereka,ya dia adalah Manda teman satu kampus Ciko.
Ia juga mengagumi Ciko dari lama,saat masa ospek pertama masuk.Tetapi Ciko tidak menyadari perasaan dan tingkah laku Manda,bahkan ia bodo amat saja,setiap ke romantisan yang diberikan Manda untuk dirinya.
Dan saat Manda melihat Ciko dan seorang gadis,ia merasa hatinya sakit namun ia bisa apa???
Karena gadis yang bersama Ciko jauh lebih cantik dari dirinya.Dan ia pun juga kenal betul dengan gadis tersebut,terkenal di negara ini dari keluarga Prawijaya.
Manda pun merasa cukup sadar diri saja untuk mendapatkan hati seorang Ciko,bahkan ia sangat iri dengan Yora karena bisa menjadi kekasih Ciko.
Kelihatan saja Ciko dengan dirinya begitu bahagia,bahkan sikap Ciko pun tidak dingin,tidak seperti bersama dirinya.
Skipppp
selesai dari restoran Ciko segera membawa Yora pulang,karena sudah larut malam,apalagi besok ia akan ke kampus.
"Sayang aku udah cape pulang ya"ucap Yora manja.
"Iya ini kita udah jalan arah pulang"ucap Ciko.
Ciko tidak mendengar lagi kekasihnya mengocek,karena dirinya fokus terhadap jalanan.
Saat ia melirik ke samping ternyata kekasihnya sudah tertidur pulas,dan Ciko berucap dalam hati kalo lagi tidur imut banget ungkapnya,jadi gak sabar.
Sekitar 30 menitan,mereka tiba dirumah.
Ciko segera menggendong Yora dan membawanya menuju ke kamar,dan ada mamah Nadira juga belum tidur.
"Kasian tu sampe kecapean gitu"ucap Nadira.
"Maaf mah"ucap Ciko cengengesan.
Sesampainya di kamar Ciko langsung merebahkan Yora di atas kasur,dan ia padahal ingin membangunkan Yora untuk menggantikan pakaian nya,tetapi ia tidak tega membangunkannya karena sudah tertidur pulas.
__ADS_1
Sebelum Ciko berlalu ia mengecup kening Yora dan berlalu pergi,karena dirinya juga sudah mengantuk dan lelah seharian di luar.
Bersambung...................