
Setelah beberapa jam kedua pasangan ini memutuskan untuk pulang,tetapi sebelum pulang Ciko ingin mengajak istrinya berbelanja.
Karena hari ini dirinya ingin khusus membahagiakan istri.
"Sayang kita ke mall ya makan siang dulu sekalian belanja barang-barang yang kamu butuhkan".Barang kamu tempat mamah gak usah di bawa,nanti kita beli yang baru"
"Tapi disana baju-baju aku masih bagus sayang,barang aku juga"
"Ya gak papa sayang biar kamu gak cape aja mindahinnya,biar aja kalo kita nginep tempat mamah kan gampang juga gak repot-repot kamu bawa baju"
Yora males berdebat dengan suaminya yang super posesif tetapi perhatian terhadap dirinya.
Dan ia hanya mengangguk saja.
Di jalan mereka asik mengobrol saja,bahkan di dalam mobil pun Ciko sangat agresif,samoe-sampe pinggangnya aja harus di rangkul.
Sifat Ciko seperti ini membuat Yora sangat nyaman jika selalu berdekatan dengan suaminya ini.
Ketika mereka asik mengobrol dan ternyata mereka sudah tiba di mall.
Ketika mereka keluar dari mobil,banyak pasang mata yang terkagum dengan pengantin baru ini,bahkan ada yang bilang mereka adalah pasangan romantis dan sangat serasi.
Dan banyak juga yang memuji ketampanan Ciko.
Ya siapa yang tidak mengenal Ciko.
Ciko itu pengusaha ternama di kota ini,ia dengan umur yang menginjak 20 tahun sudah di panggil tuan muda,apalagi dengan sikap nya yang arogan persis seperti ayahnya.
Saat mereka masuk ke dalam,banyak yang memotret dan mengabadikan momen langka seperti pasangan ini.Karena Ciko adalah orang yangs angat sibuk,dan ini adalah momen pertama kalinya orang dan sebagian fans nya Ciko melihat dirinya bersama pasangannya,apalagi sudah menjadi istrinya.
Dan banyak juga yang iri dengan Yora,karena bisa menikah dengan pria kaya,tampan dan memiliki segalanya,begitu ungkap para wanita.
Padahal Yora tidak amat mementingkan harga kekayaan suaminya,Karena baginya uang masih bisa cari bersama-sama.
Tetapi ia memilih Ciko untuk menjadi pendamping hidupnya karena Ciko adalah orang yang sangat lembut,penuh tanggung jawab,pekerja keras,dan tidak bergantungan terhadap orang tuanya.
Skip
"Sayang kita ke toko baju dulu"ucap Ciko
"Iyaa"
"Sayang aku risih dari tadi di liatin sinis mulu sama orang-orang"
"Gak usah di liatin,cuek aja sayang.Lagian ngapain si ngurusin hal gak penting"
Saat mereka tiba di salah satu toko baju yang sangat lengkap sekali.
Mulai dari baju tidur,baju jalan,dan lainnya.
Keduanya sedang memilih baju tidur yang couple,dan Yora juga memilih baju untuk suminya.
__ADS_1
Mulai dari pakaian kerja suaminya.
Karena nanti di rumah mereka yang baru,ia lah yang sepenuhnya mengurus suaminya,mulai dari bangun pagi,berangkat kerja,sarapan dan lainnya.
Hari ini kedua nya berbelanja sangat banyak sekali.
Hal ini membuat Ciko sangat senang,karena istrinya mau untuk berbelanja menggunakan uang nya,bahkan jika istrinya ingin menghabiskan uangnya,ia sama sekali tidak melarangnya toh uang nya tidak bakal habis apalagi untuk istrinya tercintai.
Setelah selesai berbelanja,keduanya memutuskan untuk ke restoran yang ada di mall ini tunuk makan siang,karena mereka hanya memakan makanan ringan saja sewaktu di air terjun.
Segera seisi restoran tunduk hormat kepada Ciko dan Yora.
Karena mereka mengenal tuan muda dan nyonya muda ini,yang baru saja menggelarkan pernikahan beberapa hari yang lalu,dan sah suami istri tentunya.
"Sayang sama istri saya pesan First main course sama chiken steack yaudah kalo gak pesan makanan yang terenak di restoran ini,dan jangan lupa minumannya juga"
"Tidak ada lagi tuan"ucap pelayan
"Itu saja"ucap Ciko dingin.
"Terimakasih tuan dan nyonya saya permisi"ucap pelayan dengan sopan.
"Sayang habis ini pulang aja deh,cape pengen istrihat.Besok aku udah mulai kuliah"ucap Yora sedikit lemes.
Ciko sangat kasian kepada istrinya,karena menikah dengan dirinya istrinya harus banyak beban yang di urus,mulai mengurus kuliah, dan mengurus dirinya lagi.
Tapi Ciko sebisa mungkin tidak terlalu merepotkan istrinya.
"Sayang kok kamu ngomong gitu,aku gak mempermasalahkan itu,justru aku bahagia banget bisa nikah sama kamu gak ada yang terbebani,malah aku yang ngebebanin kamu"
"Kamu gak ngebebanin aku kok sayang,justru aku senang kalo yang ngerepotin kek kamu malah aku senang kalo misalkan kamu ngerepotin aku terus"ucap Ciko tersenyum manis terhadap istrinya.
"Mulai deh"
Lalu Ciko mencubit pipi istriny karena sangat gemes.
Setelah menunggu hampir 15 menit,ya jika orang lain yang memesan banyak pasti sudah menunggu lama.
Tetapi karena untuk tuan muda mereka melakukan yang terbaik,dan mementingkan pesanan tuan mudanya terlebih dahulu.
"Selamat makan tuan dan nyonya.Kalo membutuhkan sesuatu bisa panggil saya.Permisi tuan nyonya"
"Terimakasih"ucap Yora ramah.
Pelayan itu sangat suka dengan Istri tuan muda Ciko ini.
Karena menurutnya sangat ramah,selain ramah ternyata tak kalah cantik ungkap pelayan itu.
Sangat serasi dengan taun muda Ciko.
Keduanya segera menikmati hidangan yang sudah pelayan sediakan.
__ADS_1
Kedua nya menikmati hidangan sambil mengobrol santai.
Bahkan kedua nya tidak lupa tertawa kecil,sepertinya asik bercanda ya.
Mmm membuat para seisi restoran iri saja.
Setelah selesai makan,Ciko memanggil pelayan untuk membayar makanan mereka.
Setelah itu keduanya keluar dan di sana para pelayan.
"Terimakasih banyak tuan dan nyonya sudah mampir di restoran ini"
"Sama-sama"ucap Yora ramah.
Sedangkan Ciko hanya tersenyum saja,padahal dirinya males untuk tersenyum tetapi mengingat di sini ada istrinya,bahkan ia terkagum terhadap istrinya yang sangat ramah terhadap siapapun tanpa memandang rendah orang lain.
Ciko meminta para bodyguard nya untuk membawakan barangnya.karena diri sudha menelpon dan segera para anak buah Ciko membawakan belanjaan mereka yang lumayan banyak,tetapi barang itu langsung minta dibawakan kerumah mereka yang baru.
Sedangkan keduanya segera pulang menuju rumah orang tua Ciko,karena istrinya sudah meminta untuk pulang karena cape seharian di luar.
Mereka memutuskan besok untuk pindah ke rumah baru mereka.
Dan sekalian pamit kepada orang tua juga.
Setelah tiba di rumah,Ciko heran kenapa istrinya diam saja sepanjang perjalanan,pasalnya dirinya hanya fokus dengan jalan.
Dan saat mereka tiba di rumah bak istana,ternyata istrinya tertidur pulas.
Bahkan posisi tidurnya membungkuk,membuat siapa saja melihatnya sangat gemes bukan.
Ciko mengabadikan momen istrinya dan tidak lupa memotret istinya.
Walaupun dalam posisi tidur seperti ini Yora tetap cantik.
Ciko segera menggedong istrinya menuju ke kamar.
Tiba-tiba mamahnya Ciko menyapa.
"Istri kamu kenapa Ciko"
"Ketiduran mah kecapean"
"Yaudah lain kali jangan lama-lama di luar,kasian tuh menantu mamah cape.udha cape layanin kamu,cape juga di luar"ucap mamah Ciko asal ceplos.
Sedangkan Ciko heran apa maksud mamahnya yang melayani dirinya,dirinya saja belum sama sekali menyentuh istrinya.
Ciko segera berlalu ke kamar saja,tanpa mendengarkan ocehan mamahnya.
Ciko segera merebahkan istrinya di kasur,dan tidak lupa ia juga ingin istirahat dan tidur bersama istrinya.
Dan ia memeluk istrinya sangat erat,sedangkan Yora menggeliat dan membenamkan wajahnya di dada bidang suaminya dan tidak lupa tangan yang merangkul pinggang suaminya.
__ADS_1
Bersambung........