CEO Muda Suamiku

CEO Muda Suamiku
REKAMAN CCTV


__ADS_3

Ciko segera menuju kearah toilet dan ia melihat istrinya meringis karena kesakitan akibat terpeleset.


"Sayang kenapa bisa jatuh"ucap Ciko khawatir.


"Lantainya licin pas mau keluar toilet"jawab Yora sudah menangis.


Ciko langsung memegang lantai tersebut! benar saja lantainya memang licin,tetapi ini bukan sehabis di pel pada umumnya,ada yang sengaja menumpahkan minyak goreng di sini.


Ciko bergumam dalam hati.


*Siapa yang sangat berani melakukan ini kepada istriku.Dia baru saja mencari masalah dan ingin mati rupanya*


Di sana juga sudah ada para pelayan yang juga mendengar hal tersebut.Para pelayan menjadi takut karena ini baru saja menimpa kejadian dengan kekasih tuannya.


"Apa kalian tau siapa yang berani-beraninya menaruh minyak di sini.Apa sengaja ingin membunuh istriku"ucap Ciko dengan penuh amarah.


"Tidak tau Tuan! Tetapi tadi ada seseorang perempuan yang mencoba masuk dan berkata bahwa dirinya teman anda yang akan memotret anda dan Nyonya Tuan"ucap pelayan itu sopan.


"Saya tidak pernah memerintahkan kalian untuk menyuruh siapapun untuk masuk ke dalam sebelum izin saja"ucap Ciko tegas.


"Maafkan kami yang tidak meminta ijin Tuan"ucap pelayan itu dengan menunduk takut.


"Saya minta kalian memeriksa cctv di toilet itu dan jangan lupa hubungi asisten saya"


"Baik Tuan akan segera saya laksanakan"jawab pelayan itu.


Dan pada saat itu Ciko melihat ke arah samping kiri dan kanan serta ke atas! dan ia melihat ada cctv di sana jadi ia meminta asisten nya nanti untuk meminta rekaman cctv di lantai atas posisinya di toilet.


Ciko langsung menggendong istrinya dan membawanya pulang,tentu di sana banyak orang yang menatap keduanya.


Yora sudah membenamkan wajahnya di dada bidang Ciko,ia merasa malu tetapi kakinya sakit sekali saat ini.


Saat berada di mobil Ciko sangat hati-hati meletakkan posisi duduk untuk Yora.


"Sayang sabar ya bentar lagi sampe"ucap Ciko lembut.


"Mmm...sakit"terang Yora yang masih menangis menahan sakit.


Saat tiba di rumah Ciko langsung menuju kamar dan meminta untuk Bara menelpon dokter pribadinya! segera menuju mansion.


"Bara tolong telpon kan saya Dokter Dito segera"ucap Ciko.


"Baik Tuan"

__ADS_1


Bara segera menghubungi Dokter Dito dan segera mungkin dokter Dito berangkat.


Ya dokter Dito ini termasuk teman Ciko dulu waktu SMA bisa di bilang sahabat ya.


Sesampainya di mansion Dito langsung menghampiri Bara dan bertanya?


Mengapa bisa menyuruh dirinya cepat-cepat kesini apakah tuan muda sakit.


"Bar kenapa kau menyuruh ku cepat-cepat kemari? Apakah tuan mu itu sedang sakit?"tanya Dito langsung.


"Tidak! kau banyak bertanya cepat lah masuk sebelum kau di marahi Tuan"ucap Bara.


Belum masuk.Ciko sudah keluar dan meminta Dito untuk segera memeriksa istrinya.


"Cepat periksa istriku! dan jangan menyentuhnya berlebihan.Lihat saja aku akan membuangmu ke laut jika berani menyentuh berlebihan"ucap Ciko dingin tetapi terlihat posesif.


"Belum saja aku memeriksanya kau sudah sangat posesif dan pemarah.Semenjak jarang bertemu denganmu kau jadi sangat posesif apalagi semenjak beristri".tegas Dito.


"Apa kau ingin mati"tegas Ciko lagi.


"Tidak.Yasudah aku akan memeriksa istrimu! kau bisa memantaunya langsung"balas Dito tidak ingin membuat Ciko marah seperti singa bisa bahaya.


Sebelum Ciko masuk ia meminta agar Bara segera mengecek cctv yang ada di restoran tempat mereka dinner tadi dan pastikan tidak ada yang terlewatkan.


"Baik Tuan saya akan segera melaksanakan tugas anda"jawab bara.


Ciko pun segera masuk ke dalam melihat istrinya di periksa.Di dalam hatinya ia tidak akan membiarkan orang itu lari dari kesalahannya.Dirinya akan menghukum orang itu,sudah berani-beraninya melukai istrinya.


Di dalam Dito memeriksa Yora dengan sangat hati-hati.


"A-aww....."ucap Yora meringis.


Dan tentu Ciko ada di sampingnya.Ciko menggenggam tangan Yora erat.


"Bisakah kau pelan-pelan memeriksa istriku! kau tidak melihat dirinya kesakitan"tegas Ciko.


Dito hanya bisa menghela nafas terhadap sahabat nya ini.karena Ciko ternyata sedikit cerewet dan bawel semenjak beristri.Bahkan bisa di lihat dirinya juga manja terhadap istrinya.


"Ya ini memang sakit apalagi kakinya sudah membengkak dan biru aku akan segera memberinya obat anti nyeri! agar nyerinya berkurang,"jelas Dito.


Dan Ciko langsung mengambil obat itu dan segera menyuruh Dito pulang kesannya seperti mengusir hehe.


"Cepatlah kau pulang.Istriku ingin istirahat"tegas Ciko.

__ADS_1


"Kau mengusirku! setelah aku memeriksa istrimu.Tidak kah kau biarkan aku berbicara dan berbincang dulu denganmu! kita sudah lama tidak bertemu,"jelas Dito.


"Aku tidak ingin berbincang denganmu! lain kali saja.Kau tidak melihat istriku sedang sakit.Apa kau akan mengajariku untuk meninggalkan istriku dalam keadaan sakit,"ucap Ciko dengan mata tajam.


Sedangkan Dito tidak bermaksud seperti itu. Hanya saja ia ingin mengobrol banyak dengan Ciko karena lama tidak bertemu.


"Yasudah kau cerewet sekali sekarang! aku akan segera pergi"jawab Dito sedikit cemberut.


Ciko hanya bisa mengulum senyumnya.Karena melihat waja Dito yang cemberut karena mengusirnya.


Mau bagaimana lagi istrinya memang sedang sakit! dirinya tidak akan meninggalkan istrinya keadaan apapun.


Sedangkan di sisi lain Rachel sangat bahagia bisa membuat celaka Yora! padahal dirinya tidak tau berurusan dengan siapa sekarang.Bahkan dirinya dalam masalah.


Dan Bara juga sudah mendapatkan rekaman cctv itu dan ia juga melihat jelas di sana adalah seorang wanita.


Bara langsung pulang ke mansion dan memberitahukan kepada Ciko dengan segera.


Bara sudah sampai dan langsung menuju arah kamar Tuannya.


TOK TOK TOK


Bara mengetuk pintu dengan pelan dan bisa di dengar Ciko.


"Tuan saya sudah mendapatkan rekaman cctv tersebut! dan Tuan bisa langsung melihatnya saja.Apa tuan mau saya kirimkan atau langsung melihat saja?"jelas Bara.


"Kau bisa mengirimkan nya saja langsung lewat WA saja"jawab Ciko.


"Baik Tuan.Saya sudah mengirimkan videonya,"


"Kau boleh istirahat"terang Ciko.


"Terimakasih Tuan.Saya permisi Tuan"ucap Bara berlalu.Dan dirinya segera ke kamar dan beristirahat.Hari ini sangat melelahkan baginya karena seharian bekerja dan tidak ada istirahat.


Wajar saja apalagi ia bekerja dengan Tuan muda Williams ini.


Balik lagi dan selajutnya bisa kita lihat ternyata Yora sudah tertidur lelap,ia juga sudah menggantikan pakaian nya.Yang menggantikan pakaiannya adalah salah satu pelayan kepercayaan Ciko.


Ciko melihat dengan jelas seorang wanita di dalam rekaman itu sedang menumpahkan minyak di lantai toilet.Tentu ia juga mengenal sosok wanita itu,orang yang selalu mencari perhatian kepadanya! ya siapa lagi kalo bukan Rachel.


*Ternyata kau yang sudah berani mencelakai istriku.Lihat saja besok aku tidak akan tinggal diam*dengan amarah yang meluap Ciko menutup layar hpnya dan segera mendekat ke arah istrinya.


Dan dirinya ikut berbaring dan memeluk istrinya dengan pelan takut terbangun.

__ADS_1


Bersambung......


__ADS_2