CEO Muda Suamiku

CEO Muda Suamiku
SAH SUAMI ISTRI


__ADS_3

Yora sudah tiba di altar,dan ia di minta untuk segera duduk di sebelah Ciko.Karena pengucapan sakral pernikahan akan segera dimulai.


Ciko juga sudah tampak siap dan matang,bahkan ia sudah tidak sabar untuk menjadikan Yora sebagai istrinya.


Di sisi lain Yora juga tampak keringatan dingin,karena ia tidak menyangka akan menjadi istri orang.


Dan ia juga tidak menyangka akan menikah muda,tentu saja ini seperti mimpi baginya.


Setelah Yora berada di samping Ciko,pengucapan sakral pernikahan segera di mulai.


Ciko tampak serius dalam pengucapan dan tidak adapun kata yang tertinggal,dan setelah selesai pengucapan mereka di mintai kedua nya untuk menghadap pastor untuk mengucapkan janji atau sumpah dalam pernikahan mereka.


Ketika keduanya sudah menjadi pasangan suami istri,maka keduanya selalu bersama dalam suka maupun duka,janji untuk saling setia,dan mengabdikan diri kepada Tuhan.


Keduanya tampak hanyut dalam kebahagian sehingga mengeluarkan air mata kebahagian di antara keduanya.


Setelah pengucapan janji,Ciko di mintai untuk mengecup istrinya.


Yora tampak sangat malu,sedangkan Ciko sangat senang di dalam hatinya.


Setelah selesai pesta akan segera di langsungkan,dan banyak rekan bisnis kedua keluarga yang berdatangan.


Keduanya sangat romantis bukan,menikmati alunan musik dan berdansa berdua bagaikan seorang putri dan pangeran.


Karena permintaan dan konsep pernikahan ini adalah keinginan Yora sendiri,tentu saja orang tua Ciko tidak keberatan bahkan lebih dari ini mereka akan mampu apapun akan mereka lakukan demi kebahagiaan putra dan calon menantu kesayangannya.


Keduanya berdansa menikmati alunan musik,dan Ciko membuka suara untuk memulai percakapan.


"Sayang aku bahagia banget dan beruntung bisa bertemu wanita seperti kamu dan menikahi wanita yang istimewa"


"Aku juga beruntung memiliki suami yang luar biasa cintanya melebihi cinta aku,nurutin kemauan aku,menerima segala kekurangan aku.Tetap sama aku sampai maut memisahkan."


"I love You"


I love You to"


Keduanya tersenyum dan saling memandang dan terkelabu dalam pikiran masing -masing.


Tidak terasa acara dimulai dari pagi dan sudah jam 12.00 dan acara akan segera selesai dan keliatan keduanya sangat lelah bukan.


Dan tentu saja ini adalah malam pertama bagi kedua pengantin baru.


Keduanya langsung di minta untuk istrirahat di kamar yang telah di hiasi bahkan hiasannya sangat mewah sekali.


Yora masih takut dan pikirannya sudah kemana -mana.


Saat keduanya masuk ke kamar dan dirinya segera ke kamar mandi untuk menggantikan pakaian nya,tetapi dirinya kesulitan untuk membuka resleting dan ia bingung.


Tiba-tiba Ciko heran kenapa istrinya sangat lama di dalam,ia takut istrinya kenapa-kenapa,karena ia tau Yora sangat kelelahan seharian melayani tamu undangan.

__ADS_1


"Sayang kamu gak papa kan,kalo ada apa bantuan bilang"


Yora bingung ia merasa sangat malu jika harus meminta tolong kepada Ciko,padahal Ciko adalah suaminya yang sudah sah.


Terpaksa dirinya membuka kan pintu kamar mandi dan meminta bantuan untung membatu dirinya membuka resleting.


"Baju aku susah banget di buka resleting belakang,aku boleh minta tolong gak".ucap Yora gugup dan sedikit malu.


"Ya ampun sayang,kok gak bilang dari tadi si,aku kira kamu kenapa-kenapa di dalam.Yaudah sini"


Yora langsung saja membalikan badan.


Ciko menegang karena ini pertama bagi dirinya melihat lekuk tubuh seorang wanita,karena sebelumnya ia tidak pernah dekat dengan siapapun.


Dan ia buru-buru saja membukakan resleting istrinya,ia takut pikirannya akan kemana-kemana dan terjadi sesuatu yang belum di inginkan.


Ia tidak ingin memaksakan jika Istrinya belum siap,jadi ia ingin melakukan jika istrinya sudah bersedia.


Selesai membukakan resleting,Ciko langsung saja meminta dirinya untuk segera mandi.


Sedangkan Ciko,sedang sibuk sedikit untuk mengecek beberapa pekerjaan kantor yang ia tinggal beberapa hari ini.


Sambil menunggu istrinya selesai mandi.


Sekitar 30 menitan,Yora sudah selesai dan sudah memakai baju tidur dan kebetulan baju nya malam ini akan couple bersama suaminya.


Tentu baju nya sangat gemes untuk kedua sepasang suami istri ini.


"Udah,kamu ngapain"


"Abis liat berkas-berkas perusahaan yang belum aku cek"


"Yaudah mandi udah bau acem"ucap Yora sedikit meledek.


Sedangkan Ciko langsung mendekat ke arah istrinya.


"Enak aja gini-gini masih harum kok,sini cium dulu"ucap Ciko langsung menyodorkan keteknya hehe.


Mereka hanyut bercanda dan Ciko memeluk istrinya,apalagi istrinya barusan selesai mandi,dan aroma tubuhnya sangat membuat dirinya ingin memakainya sekarang.


Sebelum ke kamar mandi,Ciko mencari kesempatan untuk mencium bibir istrinya,sedangkan sang empu ingin marah.


Tetapi Ciko sudah berlari kencang ke arah kamar mandi.


Pasangan ini sangat gemes bukan.


Sekitar setengah jam Ciko berada di kamar mandi,dan ia keluar hanya mengenakan handuk yang di lilit di pinggang.


Dan kebetulan Yora sudha berada di tempat tidur,tetapi dirinya belum tidur ia masih membaca novel kesukaannya.

__ADS_1


Saat Ciko keluar dari kamar mandi dirinya nampak kaget dan langsung berteriak dan menutup mata.


Dan meminta Ciko untuk segera memakaikan pakaiannya,dan memarahi mengapa tidak memakaikan pakaian di kamar mandi saja.


"Sayang kamu kenapa gak pake baju,kan bisa di kamar mandi"


"Lagian kamu bakal liat aku gini tiap hari sayang.Kita kan udah jadi suami istri udah sah"


Yora berpikir sejenak,ucapan yang di lontarkan Ciko itu benar sekali,tetapi dirinya belum terbiasa dengan hal seperti barusan.


"Aku kan belum terbiasa"


"Yauda sayang di biasain,lagian banyak loh cewe-cewe di luar sana yang ingin melihat tubuhku,tapi kamu malah gak mau"ucap Ciko sedikit menggoda


"Siiih apaansi jangan samain ya aku sama cewe di luar sana"


"Gak usah malu lagian nanti kamu juga suka"


"Yaudah pakai baju sana"


"Ambilin dong sayang kan kamu yang naroh bajunya"


Yora segera mengambil bajunya dan memberikan itu kepada Ciko.


"Makasih sayang"ucap Ciko manis


Sedanglan Yora langsung ke tempat tidur dan dirinya sangat gugup,karena dirinya belum siap untuk melakukan hubungan suami istri,dan ia hanya sibuk membaca novel.


Dan Ciko sudah selesai memakaikan pakaiannya yang sama dengan istrinya.


"Sayang kamu baca apa"ucap Ciko langsung mendekat kearah istrinya.


"Lagi baca novel"


Ciko langsung meminta agar istrinya cepat beristirahat dan ia mengucapkan agar istrinya tidak usah gugup dan takut,karena dirinya tidak akan memaksakan jika belum siap.


"Kalo kamu belum siap,aku tunggu sampai kamu siap sayang"ucap Ciko memeluk istrinya.


Yora sangat merasa bersalah kepada suaminya,tetapi dirinya memang belum siap saja.


"Aku minta maaf ya sayang,aku belum siap"


"Iya gak papa,yaudah tidur kamu seharian cape"


Dan Ciko meminta istrinya untuk tidur menghadap dirinya.


Dan Yora langsung saja membalikan badannya.


Ciko langsung memeluk istrinya,dan menenggelamkan wajahnya di dada bidang nya.

__ADS_1


Sedangkan Yora membalas pelukan suaminya itu.


Bersambung...................


__ADS_2