
Di dalam kelas yang sangat luas dengan fasilitas lengkap! diruangan ini sedang ada beberapa mahasiswa dan mahasiswi Yanga akan melakukan sidang skripsi!.
Ya Ciko menjadi salah satu Yanga akan melakukan sidang skripsi,ia hanya menempuh pendidikannya 3,4 saja.
Di kampus! Ciko adalah mahasiswa terpintar,dengan IQ nya di atas rata-rata,bahkan seluruh dosen mengakui kepintarannya.
Apalagi sekarang Ciko sudah memiliki perusahaan dengan usianya yang menginjak 25 tahun.
Di dalam ruangan Ciko di berikan dosen beberapa pertanyaan,bahkan pertanyaan yang di berikan dosen sangat mudah menurutnya,apalagi ini hanya tentang bisnis! dosen kewalahan tentang jawaban Ciko tidak ada Yang salah sama sekali.
***
Di sisi lain Yora sudah keluar dari ruangan kelasnya,karena materi dari dosen sudah selesai sejak 15 menit yang lalu.
Ia juga sudah dari jauh-jauh hari memikirkan hadiah untuk suaminya,karena suaminya sudah selesai pendidikan dan selesai sidang skripsi! tentu ia akan memberikan sedikit hadiah walaupun itu tidak seberapa.
Yora memberikan Buket bunga termahal,bahkan bunga yang susah di dapatkan!.
Dan beberapa hadiah seperti jam tangan dan jam dinding yang terukir foto pernikahan mereka.
Dan ia segera menghampiri suaminya di temani Elsa sahabatnya dan ia juga melihat beberapa teman Ciko dari kejauhan.
Tetapi dari kejauhan ia melihat sosok perempuan yang barusan ngelabrak dirinya di parkiran.Tentu saja ia tau itu Rachel! karena ada yang mengatakan namanya saat dirinya lewat ke kelas bersama Elsa.
Di sana Rachel tampak cari perhatian terhadap Ciko! bahkan ia juga memberikan Buket serta hadiah untuk Ciko.Tetapi Ciko biasa saja,karena banyak gadis-gadis yang memberikannya hadiah bukan hanya Rachel saja.
Tetapi Ciko masih mencari keberadaan istrinya,yang sudah berjanji untuk datang menemuinya.
Ia celingak-celinguk.
Dan tiba-tiba Nini memberi tahu barusan ia melihat Yora bersama Elsa berpapasan.
Dari kejauhan Ciko melihat istrinya membawakan buket bunga dan ia tersenyum bahagia,orang yangia cari sudah datang.
Rachel dan beberapa gadis lainnya menatap kebencian terhadap Yora dan ada juga yang bahagia karena pasangan serasi.
"Congratulations ya Sukses terus jadi kebanggaan orang tua"ucap Yora memeluk dan tersenyum manis.
"Jadi kebanggaan istri juga dong"ucap Ciko berbisik.
Karena ia tidak mungkin mengatakan itu di depan semua orang yang ada di sini!.
Karena yang tau pernikahan mereka hanya orang terdekat saja serta rekan bisnis.
Dan tidak lupa juga Ciko membisikkan sesuatu? tentu saja ia akan menagih imbalan yang sudah ia janjikan dengan istrinya.
"Jangan lupa nanti malam imbalannya di tambah waktu 10 menit ya sebagai hadiah"ucap Ciko melepas pelukan dan mengedipkan mata nya dengan genit.
Pipi istrinya sudah bersemu merah karena malu ulah dirinya.
Dan Yora menatao tajam suaminya itu.
Dan di sana Rachel mencoba mendekati Ciko serta memberikan perhatian kepadanya.
__ADS_1
"Lo tu gak suah genit sama Ciko"ucap Rachel dan itu di dengar oleh Ciko.
"Apa hubungannya sama Lo"
"Gue udah lebih dulu kenal Ciko sebelum Lo"
"Emang Lo pacar Ciko"
Rachel hanya terdiam tetapi ia terus saja mencoba mendekati Ciko.
"jangan macam-macam! Jauh-jauh dari saya.Dan satu lagi jangan bicara sembarangan terhadap pacar saya.Sampai terjadi sesuatu saya tidak segan-segan memberikan anda pelajaran!"tekan Ciko dengan menatap Rachel tajam.
Sedangkan Rachel sedikit ketakutan dengan sifat asli Ciko.Karena sebelumnya Ciko tidak pernah memarahi dirinya,karena ia belum pernah membuat Ciko marah.
Tapi kali ini ia membuat Ciko marah hanya karena seorang gadis centil menurut nya yang tiba-tiba datang di kehidupan Ciko.
Dan Ciko segera menarik tangan istrinya menuju mobil! bahkan semua hadiah yang diberikan oleh para mahasiswi tidka ia hiraukan.
Ia hanya memegang pemberian dari istrinya dan dari sahabatnya juga.
Dan sana para sahabat Ciko serta Elsa segera mengekori merek berdua dari belakang saja,mengikuti arah mereka.
"Kita kemana nih bro ngerayain nya? berhubung lo udah lulus sidang,bisalah traktir! happy-happy brader,"
Ciko hanya mengangguk dan mengiyakan ucapan sahabatnya itu.
Dan Ciko memboking tempat untuk malam ini ia rayakan bersama sahabat dan istrinya.
Ia tidak mungkin menolak.
"Iya Ra hati-hati"
Di perjalanan Yora malah tertidur pulas,ketika Ciko mengajak ia berbicara tetapi yang di ajak tidak ada suaranya.
Saat Ciko menoleh ke samping ternyata istrinya sudah tertidur,ia bahkan seperti orang gila smdari tadi berbicara sendiri.
"Mmm... pantes diam! malah tidur"
Sesampai nya di Mansion Ciko segera menggendong tubuh istrinya menuju kamarnya.
Dan dirinya 1 jam lagi akan pergi ke kantor,jadi masih ada waktu 1 jam setengah untuk Ciko beristirahat,sebelum berangkat.
Tiba-tiba Yora terusik merasa ada yang memeluknya,jadi ia terbangun!.
Dan ia betapa terkejutnya karena ia sudah berada di kamar,bahkan pemandangan indah menurutnya saat ini adalah melihat wajah tampan suaminya.
Lalu ia berucap dalam hatinya.
'Kebiasaan buruk banget deh sering tidur di sembarang tempat'
Lalu ia terus saja memandangi wajah tampan suaminya.
"Mmm...sempurna dan sangat tampan"ucap Yora dan masih memandangi serta menyentuh wajah tampan suaminya itu.
__ADS_1
Dirinya sangat beruntung memiliki suami yang bertanggung jawab,dan sayang terhadap dirinya bahkan baginya Ciko adalah sosok pria yang sempurna.
Pantas saja banyak wanita yang mengejar-ngejar suaminya.
Dirinya juga tidak menyangka! pertemuan nya dengan Ciko hanya kebetulan seketika berubah menjadi cinta dan sampai menikah sekarang.
Dirinya berharap Ciko akan setia dan selalu bersamanya di dalam suka maupun duka.
Ciko sebenarnya sudah terbangun dari tadi,ketika istrinya terusik,tetapi ia males untuk membuka matanya.
Ia juga mendengar istrinya memuji ketampananya,dan ia ingin menjahili istrinya.
Pasti istrinya akan kaget ketika tau Ciko mendengar ucapannya tadi! tentu akan bersemu seperti kepiting rebus.
"Sudah memandangi wajah tampan suamimu ini.Sangat tampan bukan bahkan kamu beruntung bukan!"ucap Ciko berbicara dengan mata tertutup.
Sedangkan Yora teramat kaget ternyata suaminya mendengar ucapannya tadi.Bisa-bisa besar kepala dirinya.
"Biasa saja"jawab ketus Yora.
"Ah! bahkan kamu barusan berucap,tidak mungkin aku salah mendengar! jujur lah saja suamimu ini sangat tampan kan.Bahkan kau tadi dengan beraninya memegang wajahku"terang Ciko dengan mengedipkan matanya genit.
"Hanya kebetulan saja! kaliatan hari ini saja kamu tampan"ungkap Yora.
"Masih mengelak saja"ucap Ciko langsung memeluk suaminya dan ia langsung saja meminta imbalan yang ia janjikan bersama istrinya.
Yora ingin berbicara saja tidak sempat,karena ulah Ciko yang tanpa aba-aba langsung menyambar seperti buaya saja.
Ciko terus ******* bibir istrinya dengan lembut.
Ia merasa bibir istrinya ini sangat manis dan bikin ia candu saja.
Sedangkan Yora malah menikmati ciuman tersebut! tentu saja tidak ada penolakan membuat Ciko semakin bergairah dan berlama-lama.
Karena Ciko tidak mau terlalu hanyut dalam permainannya! ia menghentikan aksinya.Takut ia akan berbuat lebih terhadap istrinya.
Apalagi istrinya belum siap melakukannya.
Ciko langsung mencium kening istrinya dan ia segera turun dari kasur.
"Sayang aku hari ini mau ke kantor! mungkin pulang sore.Malam nanti kita akan merayakan bersama teman-temanku jadi bersiap lah dandan yang cantik!ingat hanya untukku"ucap Ciko langsung berlalu ke kamar mandi.
****
Ciko sudah tiba di kantor sekitar 10 menit.Ya sudah pernah di katakan bahwa jarak rumah Ciko dengan kantor nya tidak terlalu jauh.
Ciko fokus dengan berkas di tangannya,serta menatap komputer dengan serius.
Ciko kalo sudah berurusan dengan berkas-berkas! dirinya sangat tekun dan ulet terhadap pekerjaannya.
Tidak terasa hari sudah mulai sore.
Dan Ciko memutuskan untuk pulang.
__ADS_1
Dan....
Bersambung...........