
Sesampainya Ciko di kantor,ia langsung menuju ke ruangannya disana sudah ada asisten pribadinya.
Dan ia langsung berkutat pada berkas-berkas yang akan ia periksa seditel mungkin.
Skippp
Di sisi lain orang tua Yora sudah sampai di Indonesia dengan selamat,dan sudah berada di bandara.
Segera mungkin Tika menghubungi putrinya.
Tuuuuuttt.......
Ponsel Yora berbunyi dan tertera bahwa yang menelpon dirinya adalah mamahnya.
*Iya mah*
*Mamah sama papah udah sampe di bandara*
*beneran mamah sama papah udah pulang*
*Iya sayang ini mamah udah menuju rumah di jemput sama sopir*
*Yaudah nanti aku pulang ya mah dari kampus*
Telepon langsung di matikan Yora,tetapi ia tidak langsung pulang karena dirinya akan ada kelas lagi 15 menit.
Sekitar 15 menitan ia sudah masuk kelas dan dosen sudah memberikan materi serta tugas yang akan mereka kumpul besok.
Yora juga ingin cepat pulang,karena dirinya merindukan orang tuanya sudah 3 hari ia ditinggal.Ya begitulah Yora sangat manja terhadap orang tuanya.
"Asa kamu langsung pulang atau mau mampir kerumah"ucap Yora.
"Mampir deh kan nyokap bokap Lo baru pulang dari Singapore,pasti banyak dong oleh-olehnya"ungkap Elsa cengengesan.
"Cih giliran gini doang Lo mau mampir"ucap Yora judes.
Setelah selesai materi Yora dan Elsa segera menuju parkiran tempat mobil Elsa di parkir,karena mereka akan menuju ke rumah Yora.
Yora juga segera menghubungi Ciko,ia tidak usah di jemput karena ia sudah di antar oleh Elsa.
Sayang♥️
"Sayang aku gak usah di jemput,mamah sama papah udah pulang.Aku di anterin Elsa" isi pesan tersebut.
langsung masuk notif di hanphone Ciko dan ia segera me ngecek hp nya.
Dan Ciko langsung membalas pesannya.
Setelah hampir setengah jam an dari kampus kerumah Yora,dan mereka sudah sampai dirumah Yora.
Yora segera berlari dan memeluk kedua orang tuanya dengan sangat erat.
__ADS_1
"Mah pah aku kangen,berasa kek satu bulan aja mamah sama papah di Singapore"ternag Yora.
"Iya sayang ini aja buru-buru pulang,udah kangen sama putri kita ini ya mah"ucap Willy.
Setelah melepas rindu dan membawakan banyak oleh-oleh untuk putrinya dan ada juga untuk keluarga Ciko serta teman Yora.
Kelihatan sekali keluarga bahagia ini.
Hari sudah mulai gelap Ciko juga sudah pulang ke rumah dan ia akan ada makan malam bersama keluarga Yora,dan kata papahnya ada yang ingin orang tua mereka bahas.
Ciko segera bersiap-siap dan segera mandi serta berpakaian rapi.Setelah Ciko selesai mandi ia bersiap-siap dengan baju kemeja polos dan menambah ketampanannya.
Sedangkan Nadira dan Willy sudah siap sejak tadi mereka hanya menunggu putranya.Setelah mereka siap semua,keluarga Williams segera berangkat.
skipppp
Yora juga penasaran,karena ada hal penting yang akan disampaikan untuk dirinya nantinya saat makan malam.
Sedangkan para pembantu di rumah sibuk menyajikan makanan serta hidangan dengan sangat tekun,takut terjadi sesuatu dan merusak makan malam keluarga ini.
Keluarga Prawijaya sudah siap menanti kedatangan keluarga Williams ruang keluarga.
Setelah keluarga Williams sampai langsung di sambut kedatangannya oleh keluarga Prawijaya.
"Selamat datang Leo"ucap Willy.
"Apa kabar nih"ucap Leo.
Leo langsung membalas perkataan Leo,dan mereka semua segera menuju ke ruang keluarga.
Tanpa basa-basi Leo papahnya Ciko langsung berucap tujuan dan hal penting yang akan ia bicarakan kepada Willy.
"Jadi tujuan kami keluarga kami ingin mempertunangkan Ciko dan Yora,apalagi yang kita tunggu terhadap dua insan ini"ucap Leo.
"Lagi pula mereka juga sudah mulai rasa saling cinta, kalo ingin menikah juga mereka menikah secepatnya saja juga boleh dan tidak akan mengganggu kuliah Yora juga"ucap Leo lagi.
"Itupun jika Yora bersedia"lanjut Leo lagi.
Sedangkan Yora sedikit gugup karena ini pertama kalinya dirinya ingin di kamar seorang lelaki.
"Saya sih setuju aja malah oke oke aja sih ya Leo tapi kita tanyakan dulu ke putri saya,siap atau tidaknya"balas Willy.
"Gimana sayang kamu siap"ucap Willy.
Yora segera berpikir lama dan benar juga kata om Leo,apalagi yang ia tunggu apalagi ia kuliah juga tidak terlalu berat tetapi ia rasanya belum siap,tetapi ia berpikir lama jika ia bersama dengan Ciko pasti ia akan terpenuhi bahkan dengan perlakuan baik Ciko terhadap dirinya juga sudah ia rasakan.
"Udah mah kasian Yoranya kalo belum siap gak papa tunangan aja dulu"sahut Ciko.
Karena dirinya juga melihat kekasihnya berpikir sejenak dan mungkin ia merasa akan terganggu dengan kuliahnya jika menikah muda.
"Aku siap"ucap Yora lantang.
__ADS_1
Dan semua orang tersenyum dan bahagia karena Yora mau segera menikah dengan Ciko.
Sedangkan Ciko juga sangat bahagia dengan jawaban Yora dan dirinya sangat bersemangat.
"Yaudah 1 Minggu lagi kita persiapkan acara besar-besarannya"ucap Leo.
"Yasudah ayo kita makan malam,itu udah ada yang malu-malu bentar lagi nikah"ucap Leo.
Yora sebenarnya sangat malu tetapi ia menetrakan posisinya apalagi jika berada di dekat Ciko.
Kedua keluarga tersebut segera melangsungkan makan malam dengan candaan,sangat serasi bukan keluarga ini.
Ciko segera mengode Yora,karena ada yang ingin ia bicarakan berdua dengannya.
Mereka berdua segera izin keluar sebentar mencari angin alasannya mereka.
"Sayang kalo kamu memang belum siap juga gak papa kita tunangan aja dulu"ucap Ciko.
"Gak aku udah siap kok semoga aja ini jalan menuju kebahagian buat aku dan kamu"
"Aku janji bakal bahagian kamu sampai maut memisahkan dan jangan pernah ninggalin aku apapun keadaan aku"ucap Ciko tulus.
Yora hanya membalas anggukan dan mereka saling bertatapan dan Ciko mencium kening Yora.
sangat romantis bukan kedua insan ini yang sebentar lagi akan menikah.
"Aku bahagia banget bisa dikirimin gadis yang bawel,cerewet,cantik,imut,baik hati"ucap Ciko.
"Cih udah bisa gombal aja si es"ucap Yora.
Ciko hanya tersenyum dan ia langsung mencubit pipi kekasihnya ini karena menurutnya sangat gemes.
Keduanya langsung menuju keruang keluarga dan malam sudah semakin larut,keluarga Williams juga akan segera pulang karena pembahasan penting keduanya juga sudah selesai.
Keluarga Williams pamit untuk pulang.
"Kita pamit pulang ya Willy"ucap Leo.
"Nanti kita bicarakan lagi acara lamarannya"ucap Leo lagi.
Willy langsung membalas dengan senyuman.
keluarga Williams juga sudah berlalu pergi.
"Cieee anak mamah bentar lagi mau nikah"ucap Tika.
"apaan si mah"ucap Yora malu.
Yora segera berlalu menuju ke kamarnya.
Bersambung............
__ADS_1