
"pak budi , bisa anterin saya ke puncak sekarang?" kata salsa
"bisa non , saya siapkan mobilnya dulu" ujar pak budi
Tiba-tiba hpnya salsa bergetar pertanda ada telfon.
"dek , kamu gak usah ke puncak" kata kak angga
"loh gimana sih kak?" ujar salsa
"kakak lagi jalan menuju jakarta , mau bawa nenek ke rumah sakit disana" kata kak angga
"ya udah salsa ke rumah sakit aja" ujar salsa
"rumah sakit medika ya" kata kak angga
"iya kak" ujar salsa
Tiba-tiba pak budi datang dan bilang
"ayo non" kata pak budi
"kita gak jadi ke puncak pak , kita ke kantornya papah aja" ujar salsa
"baik non" kata pak budi
Salsa pun langsung masuk ke dalam mobil , tak lama kemudian mobilnya dilajukan menuju kantor papahnya.
Di kantor
Sesampainya dikantor , salsa langsung berjalan cepat menuju ruangan papah nya.
"pah , nenek sakit" kata salsa masuk ke ruangan
"maaf mba , pak irfan sedang meeting di luar kantor" ujar sekertaris papahnya salsa
"dimana ya mba?" kata salsa
"di cafe depan mba" ujar sekertaris
"ya udah ,makasih ya mba" kata salsa
Salsa pun keluar kantor sambil menelfon mamahnya.
"mamah dimana?" kata salsa
"mamah ada di cafe kenapa nak?" ujar mamahnya salsa
"nenek sakit mah , dari tadi salsa sama kak angga mencoba untuk menghubungi mamah sama papah tapi gak ada yang merespon sama sekali" kata salsa
"ya udah mamah sama papah kesana sekarang" ujar mamahnya salsa
"salsa tunggu di rumah sakit medika" kata salsa
"iya nak" ujar mamahnya salsa
Salsa pun langsung pergi rumah sakit medika untuk menunggu kedatangan kak angga.
Di rumah sakit
"loh ini mobilnya kak angga?" gerutu salsa
Salsa pun langsung masuk ke rumah sakit untuk mencari kak angga , salsa berjalan menuju ruang igd.
"kak angga , kak clara" kata salsa memanggil
"akhirnya kamu datang juga dek , mamah sama papah mana?" ujar kak angga
"masih di jalan mungkin" kata salsa
"ya udah deh kalau gitu" ujar kak angga
__ADS_1
"nenek kenapa sih kak?" kata salsa
"kakak juga kurang tau dek" ujar kak angga
Salsa pun langsung duduk di kursi panjang. Pukul 20.00 wib , salsa pulang duluan karna dia besok harus sekolah.
Pagi hari
Pagi ini salsa berangkat ke sekolah seperti biasanya, hari ini juga salsa membawa baju ganti untuk mengikuti tes hari ini.
"mau sarapan sekarang apa nanti non?" kata bibi
"sekarang aja bi , tapi salsa mau sarapan roti aja" ujar salsa
"bibi siapin dulu ya non" kata bibi
"iya bi" ujar salsa
Beberapa menit kemudian bibi memberikan roti kepada salsa.
"ini non roti sama susunya" kata bibi
"makasih ya bi" ujar salsa
Salsa pun langsung melahap rotinya sedikit demi sedikit , setelah salsa selesai sarapan ia pun ke deoan untuk bilang sama pak budi.
"pak , motornya udah di siapin?" kata salsa
"udah non , mau berangkat sekarang?" ujar pak budi
"iya pak" kata salsa
"ayo non" ujar pak budi
Salsa pun langsung naik ke motor , tak lama kemudian motornya dilajukan menuju sekolahan nya rania.
Di depan gerbang SMA
"emangnya dikumpulin hari ini? enggak kan?" ujar salsa
"gue mintanya baik-baik loh ,kenapa loe jawab nya kek gini?" kata doni
"ya maaf , tapi tugas nya belum aku kerjain" ujar salsa
"dasar payah" kata doni
Doni pun langsung masuk kedalam , salsa juga ikut masuk tapi tiba-tiba saja ada kak jeri.
"dia siapa dek?" kata kak jeri
"temen satu kelas aku kak" ujar salsa
"kamu satu kelas sama angel gak?" kata kak jeri
"alhamdulillah sih enggak kak" ujar salsa
"apa kamu masih di bully dek?" kata kak jeri
"bullying tetap bullying kak , gak akan bisa berhenti dan berubah" ujar salsa dengan wajah seperti orang yang tertekan
"kamu harus berani melawan dek , banyakin berdoa dan sabar" kata kak jeri
"susah kak , salsa tadi kan udah bilang kalau bullying ya akan tetap bullying kak , gak bisa berhenti dan gak pernah berubah" ujar salsa
"yang sabar ya dek , kalau ada apa-apa kabari saya" kata kak jeri
"iya kak siap , salsa masuk dulu ya ka" ujar salsa
Salsa pun langsung berjalan menuju kelas nya , didalam kelas sudah ada reni.
"sal , loe kenal sama kak jeri?" kata reni
__ADS_1
"kenal kenapa?" ujar salsa
"kalian deket ya? ada hubungan spesial?" kata reni
"kok ngomongnya gitu sih , gue sama kak jeri gak ada hubungan kok" ujar salsa
"ya gue takut aja kalau loe juga suka sama kak jeri" kata reni
"jatuh cinta gak bisa ditentukan" ujar salsa
"berarti loe suka sama kak jeri?" kata salsa
"belum sih , tapi kak jeri banget sama gue" ujar salsa
"dia juga baik sama gue , jadi kita imbas ya" kata reni
"kak jeri pernah lakuin apa buat loe?" ujar salsa
"ya dia tuh baik banget kalau gue bertanya sama dia , respon nya itu loh" kata reni
"cuma itu doang? pernah diajak jalan sama kak jeri belum? dibelain sama kak jeri?" ujar salsa
"ya belum lah" kata reni
"gue udah dong" ujar salsa
"ihh kok loe gitu sih sal" kata reni
"udah-udah , ini kan cuma kak jeri ren masa iya kita ribut cuma karna cowok?" ujar salsa
"iya sih , gue minta maaf ya sal" kata reni
"iya gue juga ya" ujar salsa
Suasana kembali hening , salsa bermain hp dan dia ngechat kak jeri tanpa sepengetahuan dari reni
"kak , reni nih suka banget sama kak jeri" kata salsa
"biarin aja dek , lagian saya gak tau orang nya" ujar kak jeri
"tapi dia nanya-nanya soal kedekatan kak jeri dengan saya" kata salsa
"yang mana sih orang nya , nanti kasih tau ya" ujar kak jeri
"nanti pulang sekolah aku kasih tau" kata salsa
"oke" ujar kak jeri
Tak lama kemudian guru dari mapel bahasa indonesia datang. Hari ini pelajaran demi pelajaran berjalan dengan lancar tanpa halangan , saat sudah tiba waktunya untuk pulang lagi-lagi doni memberikan tugas nya kepada salsa.
"nih kerjain lagi" kata doni melempar bukunya
"apaan sih , emang nya gue babu?" ujar salsa
"loe mau melawan?" kata salsa
Salsa terdiam , lalu salsa keluar kelas bersama reni menuju taman dekat lapangan.
"loe mau sholat dulu apa ganti baju dulu?" kata salsa
"ganti baju dulu yuk" ujar reni
"ya udah ayok" kata salsa
"tas nya gimana?" ujar reni
"dompet sama hp bawa aja , biar tas nya disini" kata salsa
"ya udah deh , ayok" ujar reni
Salsa sama reni pun langsung berjalan menuju toilet sambil membawa baju ganti.
__ADS_1