
Sesampainya di rumah sakit , kak jeri langsung berteriak minta tolong.
"sus tolong sus" kata kak jeri
"ayo dek tarus sini" uajr suster
"tolongin temen saya ya sus" kata kak jeri
"iya dek" ujar suster
Suster sama kak jeri buru-buru menuju ruang ICU ,kak jeri dilarang masuk ke ruangan
"maaf ya dek , kamu bisa tunggu diluar" kata suster
"tapi saya mohon sembuhin temen saya ya" ujar kak jeri
"kita akan usaha dek" kata suster
Kak jeri pun berjalan ke belakang beberapa langkah lalu kak jeri menelfon kak angga.
"kenapa jer?" kata kak angga
"salsa masuk ke rumah sakit kak , tadi doni sama ilham masih berulah" ujar kak jeri
"ya udah , kamu telfon papah saya sekarang juga ya , saya masih ada di bali dan kemungkinan pulang itu nanti malam" kata kak angga
"iya kak" ujar kak angga
__ADS_1
"saya kirim nomernya papah dulu" kata kak angga
Kak jeri pun langsung menutup telfon nya , setelah itu kak jeri menelfon papahnya salsa.
"halo ini siapa ya?" kata papahnya salsa
"sore om , ini jeri" ujar kak jeri
"ada nak? tumben nelfon om?" kata papahnya salsa
"salsa ada di rumah sakit om , saya akan jelaskan kalau om sudah ada disini" ujar kak jeri
"apa? dirumah sakit mana?" kata papahnya salsa kaget
"di rumah sakit medika om" ujar kak jeri
Kemudian kak jeri menutup telfon nya dan ia langsung duduk di kursi , ia cemas ,bingung , takut , campur jadi satu , seketika air matanya kak jeri keluar membasahi pipinya. Tak lama kemudian papahnya salsa datang menghampiru kak jeri
"jeri ,salsa kenapa?" kata papahnya salsa
"tadi sepulang sekolah doni sama ilham mau membawa salsa entah kemana om , tapi salsa menolaknya dan doni sama ilham masih menarik-narik salsa sampai salsa terjatuh dan kepala nya terbentur pinggiran panggung kelas om" ujar kak jeri
"astagfirullah , malang sekali nasib kamu nak" kata papahnya salsa memangdangi pintu ruang ICU
"saya gak tega om melihat salsa seperti ini" ujar kak jeri dengan mata berkaca-kaca
"apalagi saya nak? papahnya sendiri , kita doain semoga salsa baik-baik saja ya" kata papahnya salsa
__ADS_1
"iya om" ujar kak jeri
Tiba-tiba ada dokter keluar dari ruang ICU.
"keluarga nya salsa?" kata dokter
"saya papahnya dok" ujar papahnya salsa
"salsa ini kebentur apa pak? salsa mengeluarkan banyak darah , dan butuh donor darah sekarang juga" kata dokter
"kebentur pinggiran panggung kelas dok" ujar papahnya salsa
"apakah darah bapak sama dengan salsa? karna stok kami sedang kosong pak" kata dokter
"iya dok , golongan darah saya O" ujar papahnya salsa
"mari ikut saya untuk mendonorkan darah bapak" kata dokter
"baik dok" ujar papahnya salsa
Papahnya salsa pun langsung mengikuti dokter menuju ruangan untuk mengambil beberapa darah nya. Kak jeri kembali duduk di dikursi sambil memegang kepala nya , kak jeri sangat sedih melihat kondisi nya salsa , tiba-tiba ada suster keluar dari ruang ICU.
"sus , apa boleh saya masuk?" kata kak jeri
"belum bisa dek , kondisi pasien sangat kritis karna banyak mengeluarkan darah" ujar suster
Seketika hatinya kak jeri nyesek dan sangat amat sedih , ia duduk kembali dan ia pun menangis karna dia gak tau harus ngapain lagi , dia benar-benar pusing dan khawatir akan kondisinya salsa saat ini , kak jeri cemas , takut dan tak bisa berbuat apa-apa selain berdoa. Ia baru sadar bahwa ia belum melaksanakan sholat asar , kak jeri pun langsung bergegas menuju musholla untuk melaksakan sholat asar.
__ADS_1