
Di ruang tengah
"adek mu itu sedang ada masalah ya mas?" kata clara
"iya , dia gak mau kehilangan jeri" ujar kak angga
"kok bisa jeri dijodohin?" kata kak clara
"urusan hutang , tapi udah di selesain papah ku kok" ujar kak angga
"aku gak tega lihat adek kamu nangis seperti itu" kata kak clara
"aku juga ,tapi bulan depan ada kejutan untuk salsa" ujar kak angga
"kejutan apa?" kata kak clara
"lihat aja nanti , ini udah malam lebih baik kamu tidur karna besok kita sudah harus pulang" ujar kak angga
"iya deh iya" kata kak clara
Kak clara pun langsung masuk ke dalam kamar untuk tidur.
Pagi hari
Pagi ini mereka harus ke bandara pukul 08.00 wib , mereka berangkat dari villa pukul 06.00 wib.
"dek ayo buruan" kata kak angga berteriak
"iya kak bentar" ujar salsa teriak
Tak lama kemudian mereka langsung meluncur ke bandara.
__ADS_1
"udah semuanya kan? gak ada yang ketinggalan?" kata kak angga
"iya kak , sudah semua kok" ujar salsa
Siang hari nya mereka sudah ada dirumah masing , salsa langsung tidur siang karna dia capek. Kak angga langsung nyelesain pesenan buku nya di gudang yang sudah ia rubah mmenjadi ruang kerja nya.
Hari berikut nya
Pagi ini salsa bangun seperti bianya tapi hari ini salsa tidak mempunyai semangat
"kamu kenapa nak" kata mamahnya sambil mengambil roti
"gapapa mah , salsa berangkat sekarang aja ya" ujar salsa
"ya udah , ini mamah udah siapin sarapan buat kamu" kata mamah
"iya mah , salsa berangkat dulu ya" ujar salsa
"hay , aku cici" kata cici
"hay juga , salsa" ujar salsa
"boleh duduk disini?" kata cici
"boleh" ujar salsa
"aku kagum sama kamu sal , kamu di bully tapi kamu diam-diam juga berani melawan" kata cici
"bukan aku yang melawan , tapi kakak dan papahku yang sudah geram dengan sikap mereka" ujar salsa
"dulu aku juga sering di bully , karna keluarga ku miskin" kata cici
__ADS_1
"apa salahnya miskin? yang penting kan kita berteman tanpa melibatkan harta" ujar salsa
"aku mau jadi temen kamu sal" kata cici
"gak usah gitu , berteman ya berteman aja ci gak usah pakai minta izin" ujar salsa sedikit tersenyum
"makasih ya , kamu tadi udah makan apa belum?" kata cici
"belum sih , ini aku bawa bekal" ujar salsa
"ya udah deh, aku ke kantin dulu ya mau sarapan" kata cici
"ikut dong" ujar salsa
"ayok" kata cici
Salsa sama cici langsung jalan menuju kantin , cici pesan nasi pecel dan es teh tapi salsa tidak pesan apa pun karna dia hanyak ingin ikut makan di kantin.
"denger-denger kakak kamu penulis novel ya?" kata cici
"iya , tapi dia masoh kuliah" ujar salsa
"hebat ya kakak kamu" kata cici
"iya hebat banget , dia itu seperti papah kedua aku dalam hidupku" ujar salsa
"orang tua mu pasti bangga punya anak seperti kakak kamu itu" kata cici
"pasti lah" ujar salsa
Tak butuh waktu lama , pesanan nya cici sudah jadi dan dia pun mengambil pesanan nya itu , setelah itu cici sama salsa sarapan bareng di kantin.
__ADS_1