
Dirumahnya salsa
Sesampau nya di rumah , salsa langsung masuk ke kamar nya dan dia langsung merebahkan tubuhnya di kasur , tiba-tiba kak jeri menelfon salsa.
"nanti malam jalan yuk dek" kata kak jeri
"kak jeri gak nyanyi?" ujar salsa
"udah enggak dek , disuruh berhenti dulu sama ayah" kata kak jeri
"ohh gitu , ya udah nanti jemput kak" ujar salsa
"oke siap , jam setengah 7 ya" kata kak jeri
"siap kak" ujar salsa
Salsa pun langsung masuk ke kamar mandi untuk mandi , setelah itu salsa memilih baju yang menurutnya cocok untuk dipakai malam ini. Pukul 18.00 wib , kak angga menelfon salsa
"dek , kamu dirumah kan?" kata kak angga
"iya kak , kenapa?" ujar salsa
"sebentar lagi clara akan datang ke rumah untuk mengabil beberapa buku sama kaos diruang kerja kakak , tolong kamu ambilkan kaos sama buku nya ya" kata kak angga
"emangnya belum launching kak? kapan sih itu" ujar salsa
"hari ini udah dek , seharusnya juga malam ini kakak udah pulang tapi baru saja ada telfon untuk launchin lagi di bali , tapi buku sama kaos nya masih kurang" kata kak jeri
"oh gitu" ujar salsa
"iya , tolong kamu ambilkan ya" kata kak jeri
"iya kak" ujar salsa
Salsa pun langsung menutup telfon nya , lalu ia bergegas menuju ruang kerja nya kak angga , saat salsa mengambil kaos sama buku nya kak angga tiba-tiba saja kak jeri mengetuk pintu tapi salsa tak mendengarnya lalu yang membuka pintu rumah itu bibi
"salsa nya dimana bi?" kata kak jeri
"non salsa baru aja ngambil barang den , silahkan masuk dulu" ujar bibi
"barang apa bi?" kata kak jeri
"barang nya den angga" ujar bibi
"ya udah saya tunggu di luar aja bi" kata kak jeri
"saya panggilkan non salsa dulu" ujar bibi
"iya bi" kata kak jeri
Kak jeri pun langsung duduk di kursi , lalu bibi memanggil salsa yang masih ada di ruang kerja nya kak angga.
"non , ada den jeri di luar" kata bibi mengetuk pintu
"iya bi , tolong bantuin saya bawa ini" ujar salsa
Bibi pun langsung masuk , dan bibi membawa beberapa kaos dan salsa membawa buku terbaru nya kak jeri.
"udah nunggu lama kak?" kata salsa
__ADS_1
"enggak sih dek , tapi kamu ngambil barang apa?" ujar kak jeri
"barang nya kak angga kok kak , buku sama kaos" kata salsa
"oh ya udah , udah siap kan?" ujar kak jeri
"iya kak , saya ambil tas sama bilang bibi dulu" kata salsa
Salsa pun kembali masuk lagi untuk mengambil tas nya , setelah itu salsa bilang sama bibi
"bi, nanti kalau ada kak clara tolong ini kasihkan dia ya" kata salsa
"iya non" ujar bibi
Salsa pun langsung keluar untuk menemui kak jeri lagi.
"udah kak ayo berangkat" kata salsa
"iya dek ayok" ujar salsa
Salsa sama kak jeri pun berjalan menuju motor nya kak jeri , tiba-tiba saja kak clara datang.
"kak clara , buku sama kaos nya ada di ruang tamu" kata salsa
"oh iya dek , saya ambil dulu ya" ujar kak clara
"saya pergi dulu ya kak" kata salsa
"iya dek" ujar kak clara
Kak jeri pun langsung menyalakan motornya lalu salsa naik ke motornya kak jeri , tak lama kemudian mereka pergi. Kak jeri melajukan motornya menuju ke suatu tempat yang salsa sendiri gak tau
"ke pasar malam dekat rumahku dek" ujar kak jeri
"oalah" kata salsa
Tak lama kemudian motornya kak heri berhenti dan ia berkata
"ini dia tempatnya dek" kata kak jeri
"wahh rame juga ya" ujar salsa
"mau naik apa?" kata kak jeri
"ngikut kak jeri aja deh" ujar salsa
"kita keliling dulu cari makanan" kata kak jeri
"oke siap" ujar salsa
Salsa sama kak jeri pun langsung masuk ke dalam pasar malam tersebut , salsa beli minum dan kak jeri beli makan.
"mau duduk dimana dek?" kata kak jeri
"disitu aja yuk kak" ujar salsa
"ya udah ayok" kata kak jeri
Salsa sama kak jeri langsung duduk di bangku yang ada di dekat mereka.
__ADS_1
"kak , tau gak hal lucu dari seorang perempuan?" kata salsa
"hal lucu? emmm.... mungkin tingkah lakunya" ujar kak jeri
"bukan kak , hal lucu dari seorang perempuan adalah disaat dia tidak dihargai sama semua orang" kata salsa
"kamu lagi ada masalah dek?" ujar kak jeri
"enggak" ujar salsa
"gini ya dek , kita itu bukan tidak dihargai tapi kebanyakan orang tidak tau siapa kita , seandainya mereka tau ya mereka pasti akan menghargai kita , mau kita miskin , kaya , atau apa pun itu kalau akhlak kita baik maka tidak ada jalan yang rusak untuk menuju ke rahmatullah" ujar kak jeri
Salsa terdiam
"intinya , jangan lupakan allah dan ingat selalu sama allah karna allah akan selalu bersama dengan orang yang selalu mengingatnya dan dengan orang yang selalu sabar akan semua ujian" ujar kak jeri lagi
"salsa bukan nya capek kak , tapi ya gimana ya" kata salsa
"karna teman kamu itu?" ujar kak jeri
"dari kecil aku gak pernah punya teman kak , sekalinya punya pasti akan menghina" kata salsa
"hidup ini tuh memang banyak cobaan dek , harus sabar dan ikhlas untuk menjalani nya" ujar kak jeri
"tapi salsa pengen banget punya temen kak" kata salsa
"teman itu gak ada apa-apanya daripada allah dek , kamu dijauhkan sama teman-teman kamu maka allah sudah mendengar apa yang mereka bicarakan di belakang kamu" ujar kak jeri
"capek juga ya kak jadi saya" kata salsa
"boleh jadi kamu membenci sesuatu hal padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi juga kamu menyukai sesuatu hal tapi ia tidak baik untuk mu , allah mengetahui tapi kita tidak mengetahui" ujar kak jeri
Salsa tersenyum lalu bilang
"cita-cita nya kak jeri tuh apa sih?" kata salsa
"membahagiakan keluarga sama seseorang" ujar kak jeri
"itu tugas kak bukan cita-cita" kata salsa
"saya ingin menjadi dokter psikolog tapi dengan metode syariat islam" ujar kak jeri
"emang ada?" kata salsa
"ada kok , kita memahami seseorang lewat syariat islam" ujar kak jeri
"ohh gitu" kata salsa
"kalau kamu mau jadi apa dek?" ujar kak jeri
"jurnalistik" kata salsa
"semoga bisa tercapai ya dek" ujar kak jeri
"aamiin , kak jeri juga ya semoga bisa tercapai cita-cita nya" kata salsa
"aamiin juga deh" ujar kak jeri tertawa
Mereka pun langsung berdiri dan mereka keliling lagi untuk mencoba berbagai permainan yang ada disini.
__ADS_1