Cewek Cupu Jadi Ratu

Cewek Cupu Jadi Ratu
bab 40


__ADS_3

Karna salsa gak mau mendengar perbincangan kakak kelas itu , ia pun langsung berjalan menuju kelasnya , setelah ia sudah ada di dalam kelas ia pun langsung makan roti yang ia bawa tadi. Tiba-tiba reni masuk ke kelas tapi ia tidak duduk di samping nya salsa , salsa terheran sama sikapnya reni. Sepulang sekolah salsa menanyakan kenapa hari ini reni tidak mau berbicara sama salsa dan tidak mau duduk di sampingnya lagi.


"ren tunggu dulu" kata salsa


"apalagi sih" ujar reni marah


"kenapa loe marah sama gue? emangnya gue punya salah sama loe?" kata salsa


"udah deh sal , mending loe gak usah berteman lagi sama gue" ujar reni


"kenapa ren? karna kak jeri?" kata salsa


"karna saya? emang saya kenapa?" ujar kak jeri tiba-tiba


Reni pun langsung pergi meninggalkan salsa.


"ya udah dek ayo sholat" kata kak jeri


"iya kak ayo" ujar salsa


Kak jeri sama salsa langsung berjalan menuju musholla , karna yang ikut sholat asar disekolahan ini cuma sedikit dan gak ada imam nya jadi kak jeri yang jadi imam. Setelah selesai sholat , salsa menunggu kak jeri di depan musholla.


"mau jajan diluar sekolah dek?" kata kak jeri


"iya kak , salsa laper" ujar salsa


"ya udah ayok" kata kak jeri


Salsa sama kak jeri berjalan menuju depan sekolah , diperjalanan kak jeri berjalan.


"tadi reni kenapa?" kata kak jeri


"gak tau kak , mungkin marah soal kemarin" ujar salsa


"kayaknya reni marah banget sama kamu dek" kata kak jeri


"iya lah pasti , kan dia suka sama kak jeri" ujar salsa


"tapi kan cinta gak bisa dipaksakan dek , kalau saya gak cinta sama dia maka saya akan bersikap dingin ke dia" kata kak jeri


"tapi kenapa kak jeri gak mencoba baik sama reni?" ujar salsa


"ya saya gak mau" kata kak jeri


"serah kak jeri deh" ujar salsa


"maaf ya dek" kata kak jeri


"iya gakpapa" ujar salsa


"kamu gak marah kan?" kata kak jeri


"enggak kok kak" ujar salsa


Tiba-tiba ada teman satu kelasnya kak jeri yang bilang.


"selera loe kok rendah banget sih jer" kata teman nya kak jeri


Salsa hanya menunduk


"loh emangnya kenapa?" ujar kak jeri


"di luar sana masih banyak yang lebih cantik dari dia jer , buka tuh mata loe" kata teman nya


"cantik rupa emang banyak tapi cantik hati apa banyak? enggak kan? ya udah jangan ikut campur urusan gue lagi" ujar kak jeri


"katanya anti pacaran , gak mau ngobrol sama cewek tapi sekarang gimana?" kata teman nya


"yang bilang kita pacaran siapa? kita emang sahabatan bukan pacaran" ujar kak jeri


"ups , dianggap cuma sahabat ya dek" kata temannya tertawa

__ADS_1


Kak jeri pun langsung pergi bersama salsa , tiba-tiba salsa bilang.


"kak , salsa gak jadi jajan" kata salsa


"loh kenapa?" ujar kak jeri


"gakpapa kak , salsa gak laper" kata salsa


Salsa pun langsung berjalan meninggalkan kak jeri , dia duduk di bangku taman yang ada di samping lapangan ,tiba-tiba saja ada orang yang menghampiri salsa


"kenapa sal?" kata bryan


"eh bryan , kenapa?" ujar salsa


"gue denger-denger loe jadian sama kak jeri ya?" kata bryan


"enggak kok , gue sama kak jeri cuma sahabatan" ujar salsa


"terus? berita yang tersebar itu? sama foto yang loe post kemarin malam?" kata bryan


"iya , gue sama kak jeri cuma bersahabat kok gak lebih" ujar salsa


"owalah" kata bryan


"tapi hari ini banyak banget yang sinis sama gue" ujar salsa


"ya wajar lah sal" kata bryan


Tiba-tiba kak jovin menyuruh untuk kumpul karna akan ada pemberitahuan sebentar sebelum masuk ke kelas , salsa pun langsung meninggalkan bryan dan bryan masih stay untuk menunggu salsa.


"sudah kumpul semua nya kan?" kata kak jovin


"sudah kak" ujar adek kelas


"kita absen terlebih dahulu , setelah itu kalian masuk di kelas 11 ips dan kalian akan dibagi menjadi dua" kata kak jovin


Absen pun sudah berkeliling , setelah semua nya selesai absen kak jovin bilang


Beberapa murid ada yang masuk di kelas 11 ips 3 dan sisanya masuk di kelas 11 ips 4.


Di dalam kelas.


"bagi nama yang saya panggil , silahkan keluar" kata kak wanda


Semuanya terdiam , dan salsa duduk sendirian di samping tembok paling depan.


"kamu salsa yang dikasih bouket kak jeri itu kan?" kata seseorang


"iya , kenapa?" ujar salsa


"ya enggak sih , cuma heran aja sama kak jeri" kata orang itu


"heran? kenapa? emang ada yang salah?" ujar salsa


"ya kan seharusnya dia milih cewek yang satu level dengan dia , bukan yang dibawah nya" kata orang itu


"pergi kamu dari sini" ujar salsa


"ihhh kok ngusir sih" kata orang itu


Salsa diam saja , dan dia main hp chatan sama bryan


"sal , gue masih nungguin loe ya" kata bryan


"loh gak pulang aja?" ujar salsa


"gue mau nganterin loe pulang" kata bryan


"ya udah deh , ini masih nunggu nama gue di panggil" ujar salsa


"iya sal , gakpapa kok" kata bryan

__ADS_1


"okey" ujar salsa


Tiba-tiba namanya salsa dipanggil.


"salsa" kata kak wanda


Salsa pun langsung berdiri lalu berjalan keluar.


"kamu tunggu di depan kelas dulu ya" kata kak wanda


"iya kak" ujar salsa


Salsa pun berjalan menuju depan kelas yang digunakan untuk wawancara.


"duduk aja disini dek" kata kakel


"iya kak" ujar salsa


Tiba-tiba ada yang keluar dari kelas tersebut , lalu salsa dipanggil untuk masuk.


"assalamualaikum" kata salsa masuk ke kelas


"waalaikumsalam , jangan duduk dulu" kata kakak osis


Salsa pun masih berdiri.


"saya mau tau gimana kalau kamu ada sosialisasi di kelas , coba praktek kan" kata kak jeri


"dimulai dari masuk ruangan terlebih dahulu" kata kakak osis lagi


Salsa pun keluar lagi , lalu ia masuk lagi sambil mengucap.


"hallo selamat siang , saya salsa dari perwakilan osis mau mensosialisasikan perihal pemilihan ketua osis yang akan diadakan minggu depan" kata salsa


"oke lumayan bagus , sekarang saya tanya kenapa kamu mau ikut osis?" kata kakak osis


"karna saya ingin seperti kakak saya kak" ujar salsa


"siapa kakak kamu? kak jeri?" kata kakak osis


"bukan kak, nama kakak saya adalah kak angga dan ia alumni di SMA ini" ujar salsa


"punya prestasi apa aja?" kata kakak osis


"belum punya kak" ujar salsa


"alasan lain selain kamu ingin masuk osis apa?" kata kakak osis


"gak tau kak" ujar salsa


"kalau di tanya tuh jawab yang jelas" kata kakak osis


"maaf kak" ujar salsa menunduk


"bagaimana cara kamu menanggapi anak ips saat kamu sedang sosialisasi" kata kakak osis


"berbicara lebih tegas lagi kak" ujar salsa


"berbicara lebih tegas , kamu gak tau anak ips gimana kalau rame kan?" kata kakak osis tertawa


"enggak kak" ujar salsa


Tangan nya salsa dingin sekali karna dia takut


"oke , silahkan tulis nama kamu disini" kata kak jeri


Salsa pun mendekat ke meja lalu menulis namanya dibuku , saat salsa menulis namanya tiba-tiba kakak osis bertanya


"eh dek , kamu beruntung banget loh bisa deket sama jeri dan dikasih kado kek gitu" kata kakak osis


Salsa hanya tersenyum , setelah itu salsa berjalan keluar kelas.

__ADS_1


__ADS_2