CINTA BEDA NEGARA & USIA

CINTA BEDA NEGARA & USIA
#11 PERTENGKARAN


__ADS_3

"Iya aku tau, tapi kamu juga harus ngertiin aku sebagai pacar kamu, kamu harus makan nash"


Nasha yang mendengar kata kata Erland langsung kesal, dan ia sudah tidak tahan lagi dengan perhatian Erland yang menurutnya mengekangnya.


"Erland, kamu itu masih jadi pacar aku, kamu belum sah jadi suami aku, jadi kamu gak ada hak buat ngatur ngatur aku" kata nasha yang sangat marah.


"Maksud kamu?" tanya erland yang tak kalah marah.


"Aku disini ketua panitia jadi aku bener bener sibuk land, kamu jangan pernah ngatur ngatur aku, masih bagus aku gak minta putus dari kamu" jawab nasha yang membuat erland kecewa.


"Nash, aku gak ada maksud buat mengatur kamu, aku cuma memperhatikan kamu selayaknya seorang pacar" jawab erland yang tak ingin ribut dengan nasha.


"Terserah kamu, yang pasti kamu jangan ganggu aku!" jawaban nasha yang sangat menohok.


Erland hanya berdiri menatap nasha yang berjalan pergi dari hadapannya, ia merasa gagal menjadi kekasih yang baik, ia melamunkan permasalahan ini.


Ia beranjak pergi dari situ, ia berjalan menuju pintu keluar kampus, ia pergi dari kampus. Padahal ia juga panitia seminar. Erland menelpon nachita dan mengatakan kalau ia tidak bisa menjadi panitia.

__ADS_1


"Halo chit, chit sorry Hari ini gue lagi banyak masalah, jadi gue gak bisa ikut seminar dan gue serahin semuanya ke lo dan yang lain ya"


Ucap Erland yang membuat nachita bingung karena ia yang memaksa ingin jadi panitia di acara seminar karena ingin dekat dengan nasha.


"Loh land, kita kan udah sepakat, dan kita udah bagi bagi tugas, dan kalau lo gam ikut jadi panitia bisa bisa nilai lo dikurangi, apa lagi kita mau lulus, lo yakin" tanya nachita keyakinan erland.


"Gue yakin, gue gak masalah kalau nilai gue dikurangin, karena gue ada masalah, sorry chit." jawab erland yang langsung mematikan sambungan telepon.


"Tapi land...land halo, iih kenapa sih si erland kemaren maksa maksa pengen jadi panitia sekarang mau mundur jadi panitia, trus siapa yang ngelanjutin tugas dia. Tau ah ntar gue tanya bu erna aja."


Nachita belum bertemu dengan bu erna, karena bu erna masih rapat di kantor. Ia memberi tahu kepada nasha kalau erland mengundurkan diri jadi panitia seminar.


"Ha? kok bisa kita kan udah bagi bagi tugas, kalau dia keluar yang siapin kursi sama mejanya siapa?" nasha bingung harus mencari ganti erland.


"Itu dia, makanya gue aja bingung, tadinya gue mau kasih tau bu erna, tapi bu erna masih rapat dikantor" ujar nachita


"Erland kenapa mundur jadi panitia?" tanya nasha ke nachita.

__ADS_1


"Gue gak tau pasti, tapi dia bilang kalau dia lagi ada banyak masalah jadi dia ngundurin diri jadi panitia" jawab nachita yang masih bingung dengan pengganti erland.


"Jangan-jangan erland pergi karna tadi gue marah sama dia, duh gue harusnya gak bilang kayak gitu ke erland, ah gue bodoh banget sih"(Ujar nasha dalam hati).


"Chit, acaranya masih 30 menit lagi kan, gue pergi dulu ya" ujar nasha sambil melangkah pergi.


"Eh lo mau kemana, nanti dicariin bu erna lo"


"Gue ada urusan bentar, lo lanjutin siap siapnya" jawab nasha yang sudah agak jauh dari nachita.


"Ya ampun, gue udah pusing sama erland yang mundur jadi panitia, sekarang nasha malah pergi entah kemana, sedih amat nasib gue" ujar nachita


Nachita semakin bingung harus bicara apa ke bu erna kalau Erland dan Nasha pergi entah kemana. Ia takut tidak mendapatkan nilai dari bu erna.


Sementara nasha sudah pergi menggunakan mobil nya, ia menyetir dengan sangat kencang, ia bingun harus mencari erland kemana, dan ia ingat kalau ia bisa melacak keberadaan erland menggunakan HP. Ia pun segera mengentikan mobilnya dan meraih Hp yang ada ditas disebelah nya.


Ia pun menemukan keberadaan erland sekarang, dan ia segera melajukan mobilnya menuju tempat keberadaan erland.

__ADS_1


10 menit kemudian, akhirnya ia sampai di tempat keberadaan erland ia segera turun dari mobil dan segera mencari keberadaan erland.


SELANJUTNYA...


__ADS_2