CINTA BEDA NEGARA & USIA

CINTA BEDA NEGARA & USIA
#10 PERHATIAN ERLAND


__ADS_3

Beberapa menit perjalanan akhirnya nasha sampai dikampus.


"Hah (nafas panjang keluar dari mulut nya), gue harus bisa lewatin ini, ini tantangan yang buat gue sadar kalau gue gak boleh sepelein masalah"(ucap nasha dalam hati)


Nasha keluar dari mobil dan berjalan menuju lobby kampus, dan ia kepikiran siapa yang akan menjadi tamu motivator.



Dan disaat berjalan menuju lobby, ia mendengar ada suara yang memanggil nya dari belakang, ia pun menoleh ke belakang dan ternyata yang memanggil nya adalah erland. Erland berlari kearahnya nasha.



"Hai pacar"


"Hai, land gak usah panggil gue pacar kali, panggil nama aja, gue agak risih"


"Yaudah aku panggil nama aja, tapi kita panggil nya aku kamu, gimana?"


"Hah, yaudah gpp sekarang kita panggil aku kamu aja"


"Oke, nash, kamu udah sarapan?"


"Belum, aku tadi buru buru harus kesini dan aku harus siap siap buat acara nanti"


"Loh, kok kamu lebih pentingin acara ini dari pada kesehatan kamu sendiri"


"Ya, aku harus siapin ini bener bener, karena kan ada bintang tamu spesial"


"Tapi kamu harus makan biar nanti kalau ketemu sama bintang tamu nya kamu gak pucat"


"Iya, yaudah aku mau kekantin dulu ya"

__ADS_1


"Aku ikut, aku harus pastiin kalau kamu makan yang banyak"


"Ayo kalau kamu mau ikut"


Mereka pun berjalan menuju kantin. Erland dengan perlahan memegang tangan nasha, erland ingin berpacaran seperti orang-orang pada umumnya yang berpacaran dengan berpegangan tangan. Tetapi nasha merasa risih dengan cara erland memegang tangan nya.


"Hah erland kenapa sih harus pegangan tangan, kalau gue lepas nanti dipikir gue pacaran sama dia cuma gimik, gue belum siap kalau dia tau gue gak cinta sama dia. Gue masih gak tega bikin dia sedih"(Kata nasha dalam hati)


"Emmm, land kita duduk disini aja"


"Oke, oh ya kamu mau makan apa?"


"Aku bawa bekal land jadi aku cuma beli minum aja"


"Oh oke deh, mau minum apa biar aku beliin"


"Air putih boleh deh"


Disaat erland membeli minum, nasha pun ingin mengambil bekalnya, tetapi terhenti karena HP nya berbunyi. ternyata yang menelpon adalah nachita



"Halo kenapa chit?"


"Eh, lo udah sampai kampus belum, kalau udah buruan ke aula, disuruh kumpul sama Bu erna"


"Oh ya oke gue kesana"


Nasha berlari menuju aula, karena ia takut ada informasi penting. Ia pun lupa memberi tahu kepada erland kalau ia harus segera keaula.


"Chit, bu ernanya mana? kok sepi"

__ADS_1


"Bu ernanya masih di kantor, kita disuruh tunggu, oh ya lo suruh panitia yang lain kesini juga, bakalan ada rapat panitia mendadak, kata bu Erna"


"Kok lo tau kalau bakalan ada rapat mendadak, gue ketua panitia aja gak tau?"


"Bu erna udah chat lo udah telpon lo, tapi Kata bu erna, lo gak angkat dan balas chat nya"


"Ha? emang iya, perasaan gak ada chat apalagi telpon"


"Yaudah lo cek aja kalau gak percaya, gue mau ke fotocopy dulu disuruh bu erna"


"Iya"


"Bener bu erna telpon gue berkali kali, yaudah deh daripada kena omel, gue panggil panitia yang lain deh buat kumpul"


Disaat nasha memanggil panitia yang lain, Erland kembali ketempat ia dan nasha duduk. Tetapi ia tidak melihat nasha duduk disana, ia pun segera menelpon nasha, tetapi tidak diangkat oleh nasha.


"Nasha kemana sih, kok ditelpon gk diangkat, pergi juga gak bilang, gue cari aja deh, mungkin dia diaula"


Erland mencari cari nasha, dan akhirnya bertemu dengan dia.


"Nash?"


"Erland, kenapa?"


"Kamu kok disini, kamu kan belum sarapan"


"Sorry land, tapi gue harus selesai ini buru buru, 1 jam lagi acaranya bakalan mulai"


"Tapi kalau kamu nanti pingsan waktu acara kan lebih bahaya, nasha kamu makan dulu ya sedikit aja"


"Land, aku bener bener sibuk, kamu jangan bikin aku kesel, ini bukan acara biasa land, ini acara yang bakalan ada tamu spesial"

__ADS_1


SELANJUTNYA...


__ADS_2