
Danielle dan tim Erland pun bermain sampai pukul 16.15 dan setelah selesai mereka pun ingin segera pulang. Tetapi ada kejadian tidak menyenangkan.
"Nash, aku antar pulang ya?" tawaran erland
"Nasha biar pulang sama saya aja." ucap danielle yang tak suka
"Sama gue aja gue lebih deket sama dia, mas danielle kan baru kenal sama nana, ya kan na." tak mau kalah
Nasha hanya diam karena merasa pusing dan lemas.
"Mbak, mbak gpp kan kok kayak kurang semangat gitu?"tanya Rani khawatir
"Akuu gpp, aku cuma capek aja, gpp kok." jawab nasha mendinginkan suasana
"Jadi gimana nan, lo mau kan pulang sama gue daripada pulang sama mas danielle."
"Eh land, lu jangan egois gitu dong, biar nana aja yang pilih mau pulang sama siapa, gak usah maksa gitu." Ucap elen sahabat main basket nya.
"Tau nih kak erland, kalo mbak nashanya mau pulang sama mas danielle emang kenapa? masalah!" tambah Rani kesel
"Yeah, diem lu emang gak boleh apa gue nganterin nasha pulang. uuu"
"Apa lu" ledek elen
"Lu yang apa" balas erland
__ADS_1
"Ih serah gue lah, lu siapa." tantang elen
"Udah udah, kalian kenapa sih, cuma masalah gue mau dianter pulang sama siapa aja kalian berantem. Masalah ini sepele gak usahlah dibesar besarin." Ujar nasha tak mau ada keributan.
"Iya, biar kak nana aja yang pilih kalian gak usah ribet.'' ucap Mira
'' Iya, biar nana sendiri aja yang pilih." jawab danielle
"Gue mau pulang sendiri aja, gue males kalau udah kayak gini. Bye" ucap nasha tak mau ada yang bertengkar
"Nana gue aja yang nganterin lo, lo Kan capek." Erland masih kekeh
"Kan tadi gue udah bilang, gue bisa pulang sendiri, gue bukan cewek manja,lo ngerti gak sih. Sekali lagi lo bialang mau anterin gue, gue gak akan mau ngomong sama lo lagi." peringatan Nasha kepada Erland
"Nash, bangun nash." ucap danielle
"Kita bawa ke klinik disini aja biar nasha gak sakit badannya" ujar elen
"Iya, dimana kliniknya." tanya danielle
"Disebelah lapangan ini." jawab elen
Danielle pun menggendong nasha keluar dan membawanya ke klinik GBK. Danielle sangat mengkhawatirkannya, karena baru kali ini ia merasa sangat khawatir dengan perempuan selain adik dan ibunya. Nasha pun diberikan minyak kayu putih agar nasha sadar dari pingsannya. Dan setelah diberi minyak kayu putih nasha pun bangun.
"Emmmm, Kok gue pusing banget ya dan gue ngerasa badan gue lemes banget." Ucap nasha
__ADS_1
"Lo tadi pergi pergi gak selain kesini?" tanya elen
"Gue tadi siang baru sampe rumah, dari Bogor , dan habis itu gue gak kemana mana lagi." jawab nasha
"Lo sehabis dari Bogor lo istirahat gak, maksud gue tidur gitu?" tanya elen ke nasha
"Enggak, gue gak biasa tidur siang." jawab nasha
"Ya Lo aneh sih, usah tau perjalanan jauh bukannya istirahat malah ikut main basket, kebiasaan sih lo." elen kesal dengan kebiasaan nasha yang kurang memperhatikan kesehatannya
"Iya iya, ya gue ngelakuin itu karna gue pernah kayak gitu tapi gak sampe pingsan juga, ya paling pusing dikit." ucap nasha
"Yaudah ini yang terakhir kalinya lo kayak gini besok besok gue gak mau liat lo sakit apa lagi sampe pingsan, masih beruntung cuman pingsan kali harus dibawa kerumah sakitkan bahaya." jawab elen
"Iyadeh ini yang terakhir gak bakalan gue ulangin, janji" janji nasha
"Nash biar gue anter lo pulang ya, lo kan, pasti masih lemes." kesempatan erland untuk mengantar nasha pulang
"Eeee, gue dianter sama mas danielle aja deh, tadikan gue kesini bareng mas danielle berarti gue pulang juga sama mas danielle." Ucap nasha membuat erland kecewa
"Tapi kan lo baru kenal sama mas danielle, kok udah mau aja dianterin pulang." Erland masih berusaha
"Ya walaupun gue baru kenal sama mas danielle, tapi gue yakin dia gak mungkin ngelakuin hal yang enggak enggak sama gue." Ucap nasha positif thinking
SELANJUTNYA...
__ADS_1