CINTA BEDA NEGARA & USIA

CINTA BEDA NEGARA & USIA
#8 MENERIMA CINTA ERLAND


__ADS_3

Erland pun dengan cepat mengendarai mobilnya dari halaman rumah nasha. Erland merasa kecewa dengan jawaban nasha


"Harus nya gue tau kalau nasha gak ada perasaan apa apa sama gue, dan harusnya gue seneng dia nganggap gue sahabat, gue emang bodoh."


Erland menghentikan mobilnya dipinggir jalan, keluar dari mobil. ingin melampiaskan semua kesedihannya.



"Gue kira lo suka sama gue nash, dengan semua kebaikan lo ke gue, dan ternyata itu semua cuman perhatian lo ke gue sebagai sahabat."


Haaaaaaa (teriak Erland sekencang mungkin)


Erland benar benar merasa kecewa. Dan ia malu sudah mengatakan perasaannya kepada nasha, karena berujung patah hati.


"Hah, gue harus bisa move on dari nasha secepat mungkin. karena gue gak bisa nyimpen perasaan ini terlalu lama, karna udah gak ada harapan lagi buat gue."


Erland memang sangat mencintai nasha, karena nasha wanita paling baik yang pernah dicintai Erland dari mantan mantan pacarnya. Jadi erland sudah untuk melupakan nasha.


Erland pun berteriak lagi.


"Aaaaaaaaaaaa, Nasha gue cinta sama lo....... gue sayang sama lo, gue rela mati demi lo."


Tanpa disadari sudah ada sepasang mata yang melihat ia sedang berteriak. Sepasang mata itu adalah Nasha ia melihat Erland da. mendengar apa yang dibicarakan erland, nasha pun menghampiri erland.


"Erland?"


Erland pun mendengar namanya dipanggil, dan ia pun menoleh ke belakang.


"Nasha? kamu ngapain kesini?


"Land, aku minta maaf tadi aku bikin kamu sedih. Aku gak ada maksud apa apa kok ngomong kayak gitu."

__ADS_1


"Iya gpp aku juga yang salah, land kamu bener bener cinta sama aku?"


"Iya, tapi aku udah berusaha buat ngehilangin perasaan itu kok, kamu tenang aja."


"Apa tawaran kamu buat jadi pacar aku masih berlaku?"


"Ha? maksud kamu?"


"Apa boleh aku ngisi kekosongan hati kamu."


"Maksud kamu...? kamu mau jadi pacar aku!!"


"Iya aku mau."


"Kamu beneran nash, kamu gak lagi bohongin aku kan."


"Iya aku gak bohong kok."


"iya kita pacaran."


Erland merasa bahagia karena cinta yang selama ini ia pendam terjawabkan. Walau ada penolakan awal dari nasha tetapi usaha nya membuahkan hasil.


"Kita harus rayain ini, kita makan makanan yuk, buat ngerayain hari jadian kita."


"Oke, boleh."


Sebenernya nasha hanya ingin membuat erland bahagia dengan menerima cintanya, karena nasha memang tetap ingin bersahabat dengan erland. Hanya ini yang membuat persahabatan nasha dan erland tetap berjalan.


"kita mau makan dimana?"


"land, aku ngantuk berat nih, kita ngerayain nya lain kali aja ya, aku bener bener ngantuk banget. gpp kan."

__ADS_1


"Yeah, yaudah deh gpp lain kali aja, yang penting kamu bisa istirahat."


"Makasih ya land."


"Iya sama sama sayang."


"Ha?sayang?"


"Kan kita udah pacaran gpp dong kalau panggil nya sayang, ya kan."


"Land, boleh gak kalau panggil nya nama aja atau aku kamu, aku masih ngerasa kurang pede."


"Oh yaudah gpp, apa sih yang enggak buat pacar ku yang satu ini."


Erland pun mengantarkan nasha pulang ke rumah


"Makasih ya land udah antar aku pulang."


"Iya sama sama, selamat tidur, jangan lupa mimpiin aku."


"Iya, bye.."


"Bye"


Nasha pun langsung masuk kedalam rumah, dengan perasaan campur aduk, karena ia merasa apa yang ia lakukan bukan jalan keluar dari masalah, ini adalah awal dari masalah nya dengan erland.


Nasha takut Erland mengetahui kalau ia memang benar-benar tidak memiliki perasaan ke Erland. Ia hanya berharap erland bisa mendapat wanita yang lebih baik darinya.


Tetapi nasha harus mencari jalan keluar lebih baik agar Erland bisa menganggapnya sahabat bukan pacar.


__ADS_1


SELANJUTNYA...


__ADS_2